Permintaan maaf Violetta Xandrea menarik perhatian setelah unggahan videonya memicu gelombang kritik dari warganet. Konten tersebut dinilai tidak peka karena dianggap meniru penyandang disabilitas dan membuat banyak orang bereaksi keras di media sosial.
Kemarahan publik muncul karena video itu dianggap menjadikan kondisi penyandang disabilitas sebagai bahan hiburan. Sejumlah komentar pun menolak isi unggahan tersebut dan menegaskan bahwa penyandang disabilitas tidak pantas dijadikan bahan candaan.
Kritik makin menguat setelah unggahan itu disebut memperlihatkan aksi yang diduga menirukan kondisi penyandang disabilitas dengan gangguan saraf. Reaksi negatif terus meluas, sampai nama pemilik akun yang juga dikenal sebagai Xander ikut ramai dibicarakan.
Di tengah sorotan itu, Xander akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosialnya. Ia mengakui konten yang dibuatnya telah menyinggung penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus.
“Aku meminta maaf atas sikap aku yang tidak bisa dalam membuat konten. Konten yang aku buat menyinggung penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus,” kata Xander, Jumat (5/6/2026). Ia juga menyebut unggahan tersebut memang tidak layak dijadikan contoh bagi publik.
Xander menegaskan bahwa dirinya menyesal atas kejadian itu. Ia juga berjanji tidak akan membuat konten serupa lagi sebagai bentuk penghormatan kepada penyandang disabilitas.
Selain itu, Xander menjelaskan bahwa ada beberapa video yang sudah terunggah dan tidak bisa langsung dihapus. Menurutnya, hal itu berkaitan dengan kontrak kerja sama dengan brand yang tidak bisa dihapus secara sepihak.
“Mohon maaf kalau ada beberapa video yang tidak bisa dihapus karena masih ada kontrak kerja sama dengan brand yang tidak bisa aku hapus secara sepihak,” tuturnya. Ia menutup pernyataannya dengan janji untuk lebih berhati-hati agar unggahan berikutnya tidak kembali memicu luka atau kontroversi di publik.
Source: www.beritasatu.com




