Di kelas harga sejutaan, pilihan ponsel kini tidak lagi sekadar soal bisa dipakai harian. Banyak model sudah membawa layar 120Hz, kamera 50 MP, dan baterai besar, sehingga pembeli punya ruang lebih luas untuk memilih sesuai kebutuhan.
Yang paling mencuri perhatian tetap datang dari kombinasi layar AMOLED dan refresh rate tinggi. Di antara banyak nama yang bersaing, Itel S25 menjadi salah satu yang paling menonjol karena memakai panel Super AMOLED Full HD+ 120Hz, sesuatu yang masih jarang ditemui di kelas ini.
Layar jadi pembeda paling terasa
Itel S25 hadir dengan Unisoc Tiger T612, RAM 8GB, dan ROM 128GB. Di sisi kamera, perangkat ini membawa kamera utama 50 MP dan kamera depan 32 MP, lalu ditopang baterai 5.000 mAh dengan fast charging 18W.
Kombinasi itu membuatnya kuat untuk pengguna yang mengutamakan tampilan dan respons sistem. Dalam kelas harga yang sama, paket seperti ini memberi nilai tambah yang cukup besar bagi pembeli yang sering menatap layar dalam waktu lama.
Baterai besar masih punya tempat khusus
Bagi pengguna yang lebih memikirkan daya tahan, Tecno Spark 50G dan Motorola G06 Power menjadi dua nama yang sangat menonjol. Keduanya sama-sama dibekali baterai 7.000 mAh, angka yang sangat besar untuk segmen sejutaan.
Tecno Spark 50G membawa layar 6,78 inci IPS LCD 120Hz, RAM 4GB atau 6GB, storage hingga 256GB, dan kamera 50 MP AI Camera. Motorola G06 Power menawarkan layar 6,88 inci HD+ 120Hz, Helio G81 Extreme, RAM 4GB, ROM hingga 256GB, serta kamera utama 50 MP.
Di jalur yang sama, Oppo A6T juga masuk lewat baterai 6.500 mAh. Ponsel ini memakai layar 6,75 inci 120Hz, Snapdragon 685, RAM 4GB atau 6GB, dan ROM 128GB.
Ada juga yang mengejar dukungan jangka panjang
Samsung Galaxy A07 hadir dengan pendekatan yang agak berbeda dari banyak kompetitornya. Ponsel ini mengandalkan Helio G99 6nm dan jaminan update OS hingga 6 tahun, sehingga terasa menarik bagi pengguna yang ingin perangkat lebih awet dipakai.
Samsung juga membekali Galaxy A07 dengan layar 6,7 inci HD+ 90Hz, kamera utama 50 MP, dan pengisian daya 25W. Untuk pembeli yang mengutamakan kestabilan serta dukungan software panjang, paket ini menjadi salah satu pembeda paling jelas.
Performa dan memori juga ikut naik kelas
Poco C75 tetap menjadi opsi kuat berkat layar IPS LCD hampir 7 inci 120Hz. Perangkat ini memakai Helio G81 Ultra, RAM 8GB, ROM 256GB, kamera 50 MP, dan baterai 5.160 mAh.
Nama lain yang ikut mencuri perhatian adalah Hino A75 Elegance. Setelah turun harga dari Rp2,2 jutaan menjadi sekitar Rp1,5 jutaan, ponsel ini tampil dengan Helio G99, charger 33W, layar 6,78 inci IPS LCD Full HD+ 120Hz, memori hingga 8GB/512GB, kamera utama 50 MP, dan kamera depan 24 MP.
Fitur modern dan konektivitas makin relevan
Itel Color 200 NFC masuk daftar karena membawa fitur yang berguna untuk pemakaian harian. Ponsel ini dibekali layar 6,78 inci 120Hz, Unisoc T250, RAM 4GB, ROM 128GB, kamera utama 50 MP, kamera depan 8 MP, dan baterai 5.200 mAh dengan fast charging 18W.
Sementara itu, Nubia A76 5G menawarkan daya tarik berbeda karena sudah mendukung jaringan 5G di kelas harga ini. Perangkat tersebut memakai Unisoc T765G, RAM 8GB, ROM 128GB, layar 6,75 inci 90Hz, dan baterai 5.000 mAh dengan fast charging 22,5W.
Masih ada pilihan paling hemat
Infinix Smart 20 ditujukan untuk pembeli yang ingin menjaga pengeluaran tetap rendah. Ponsel ini membawa layar 6,78 inci IPS LCD 120Hz, Helio G81 Ultimate, RAM 4GB, ROM 64GB atau 128GB, kamera depan dan belakang 8 MP, serta baterai 5.200 mAh dengan pengisian 15W.
Ragam pilihan ini menunjukkan bahwa HP kelas Rp1 jutaan kini makin matang. Ada yang mengincar layar AMOLED, ada yang fokus ke baterai super besar, dan ada pula yang memilih performa stabil dengan storage lega atau dukungan software yang lebih panjang.





