Reuni Alumni Smada Dan Bulog Berubah Menjadi Aksi Pesisir, 4.000 Mangrove Untuk Untia

Reuni alumni SMA Negeri 2 Makassar tahun ini tidak berhenti pada temu kangen. Agenda itu justru diarahkan menjadi gerakan sosial yang menyentuh lingkungan pesisir, kesehatan warga, hingga bantuan kemanusiaan.

Di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, sebanyak 4.000 bibit mangrove ditanam sebagai bagian dari rangkaian Tudang Sipulung Nasional (TSN) II IKA Smada Makassar. Kawasan ini dipilih karena dinilai membutuhkan vegetasi yang mampu membantu menahan abrasi di pesisir.

Kegiatan tersebut mempertemukan Ikatan Alumni SMA Negeri 2 atau Smada Makassar, Perum Bulog, dan Pemerintah Kota Makassar dalam satu langkah konservasi. Penanaman mangrove itu juga diposisikan sebagai upaya nyata untuk menjaga wilayah pantai yang menghadapi tekanan kerusakan lingkungan.

Ketua Umum IKA Smada Makassar, Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq, menilai kerja sama lintas pihak seperti ini menunjukkan komitmen menjaga lingkungan dari kerusakan. Ia menekankan bahwa ekosistem pesisir perlu semakin terlindungi agar risiko abrasi dapat ditekan.

Marga Taufiq juga mengingatkan bahwa manfaat program semacam ini semestinya tidak berhenti pada simbol kepedulian. Menurut dia, masyarakat perlu merasakan dampak jangka panjang dari lingkungan yang lebih sehat dan lebih aman.

Kolaborasi perdana di Makassar

Marga Taufiq, yang juga menjabat Wakil Direktur Utama Bulog, menyebut penanaman mangrove di Makassar bersama alumni Smada sebagai kolaborasi pertama. Ia menilai langkah itu dapat menjadi contoh bagi pihak lain yang ingin ikut terlibat dalam pelestarian lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa program tanggung jawab sosial dan lingkungan Bulog memang diarahkan pada kegiatan yang memberi dampak langsung kepada masyarakat. Dalam kerangka itu, pelestarian alam menjadi salah satu bagian penting yang terus didorong.

Dukungan juga datang dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Ia melihat sinergi antara IKA Smada Makassar dan Bulog sebagai bentuk perhatian yang kuat terhadap alam sekaligus peluang menghadirkan ekosistem yang lebih baik di kawasan pesisir.

Reuni yang dibuat bermanfaat bagi warga

Ketua Panitia TSN II IKA Smada Makassar, Fauzi Andi Wawo, menegaskan bahwa reuni akbar ini tidak dibangun sebagai kegiatan seremonial semata. Menurut dia, susunan acaranya memang dirancang agar memberi manfaat langsung kepada warga.

Selain penanaman mangrove, rangkaian kegiatan juga mencakup sunatan massal, pengobatan gratis, penyaluran bantuan sembako untuk masyarakat miskin, serta bantuan untuk panti asuhan di berbagai wilayah Makassar. Dengan demikian, pertemuan alumni diarahkan menjadi ruang berbagi yang lebih luas.

Fauzi berharap Tudang Sipulung Alumni SMADA Makassar dapat memperkuat kebersamaan, solidaritas, dan sinergi antaralumni. Melalui kegiatan di Untia, semangat menjaga almamater berjalan seiring dengan upaya memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan pesisir.

Source: www.medcom.id

Baca Juga

Back to top button