Konten promosi digital kini menjadi salah satu penggerak utama bagi UMKM perempuan untuk memperluas pasar dan menaikkan transaksi. Di saat yang sama, perlindungan usaha juga semakin penting agar pelaku usaha tidak hanya aktif berjualan, tetapi juga aman saat berkembang di ruang digital.
Dorongan itu terlihat dalam pelatihan “Waktunya START! #JualanNyaman Spesial Hari Kartini” hasil kolaborasi Tokopedia, TikTok Shop, dan Kementerian Perdagangan RI. Kegiatan ini menempatkan literasi digital sebagai bekal dasar bagi perempuan pelaku UMKM agar bisa memanfaatkan platform digital dengan lebih percaya diri.
Perempuan jadi penopang besar ekonomi UMKM
Data yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut menunjukkan besarnya peran perempuan dalam sektor usaha kecil di Indonesia. Sebanyak 64,5 persen dari total 65,5 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan, dan sektor ini menyumbang 9,1 persen terhadap produk domestik bruto nasional.
Angka itu memperlihatkan bahwa ketika kapasitas UMKM perempuan naik, dampaknya tidak berhenti pada satu kelompok usaha saja. Penguatan keterampilan, akses pasar, dan keamanan usaha pada kelompok ini ikut berkaitan dengan daya dorong ekonomi yang lebih luas.
Aman berusaha, lebih siap bertumbuh
Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto, menilai perlindungan usaha menjadi fondasi penting bagi penjual yang ingin tumbuh secara berkelanjutan di ruang digital. Ia menyoroti risiko yang bisa muncul jika pelaku usaha belum memahami perlindungan kekayaan intelektual dan kepemilikan izin usaha.
Menurut Vonny, pelaku UMKM perlu memahami aspek legal tersebut agar usaha tidak rentan menghadapi persoalan di kemudian hari. Karena itu, pelatihan ini tidak hanya membahas cara berjualan, tetapi juga cara menjaga usaha tetap terlindungi saat aktivitas dagang makin bergeser ke platform digital.
Kebutuhan akan perlindungan itu juga tercermin dari tingginya laporan yang diproses. Sepanjang semester I 2025, lebih dari 130 ribu laporan pelanggaran KI telah ditangani melalui pusat perlindungan terintegrasi Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia.
Konten yang tepat bisa melipatgandakan transaksi
Selain soal keamanan, strategi pemasaran juga menjadi sorotan utama. Video promosi dan sesi siaran langsung disebut mampu membantu UMKM menjangkau pembeli lebih luas sekaligus mempercepat transaksi.
Vonny menyampaikan bahwa sejumlah penjual yang didominasi brand lokal mencatat kenaikan transaksi lebih dari 15 kali lipat setelah bergabung di platform tersebut. Temuan lain juga menunjukkan bahwa selama Ramadan 2026, sesi live di TikTok mendorong lonjakan transaksi hingga 15 kali lipat.
Pola ini menunjukkan bahwa kualitas produk saja belum cukup untuk memenangkan pasar digital. Pelaku usaha juga perlu mampu menyampaikan produk secara menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebiasaan belanja pengguna platform digital.
Dukungan pemerintah untuk memperkuat pelaku usaha perempuan
Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, mengapresiasi kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dalam memperkuat kapasitas UMKM perempuan. Ia menilai pelaku usaha perempuan berada di garis depan aktivitas ekonomi sehari-hari, sehingga peningkatan kemampuan mereka penting untuk menghadapi perubahan pasar.
Dyah menyebut Kementerian Perdagangan memiliki tiga fokus utama, yaitu pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor melalui perjanjian dagang internasional, dan peningkatan kualitas produk lokal. Dalam konteks itu, penguatan UMKM perempuan dipandang sejalan dengan upaya menjaga daya saing nasional.
Ia juga mengutip arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga daya saing Indonesia sekaligus memastikan ekonomi nasional terus tumbuh. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pembinaan usaha kecil dan menengah punya hubungan erat dengan arah pembangunan ekonomi yang lebih besar.
Pengalaman pelaku usaha dan ruang pendampingan
Di lapangan, manfaat ekosistem digital juga dirasakan oleh Rizka, pemilik usaha nasi Timur Tengah instan. Ia menyebut platform digital membantunya menemukan pasar baru sekaligus meningkatkan omzet.
Untuk mendukung pelaku usaha seperti Rizka, kegiatan ini turut menghadirkan klinik desain, klinik KI, dan klinik pemasaran. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai ruang konsultasi bagi UMKM yang masih membutuhkan pendampingan praktis dalam membangun identitas produk dan menyusun strategi promosi.
Dalam kampanye Hari Kartini, Tokopedia dan TikTok Shop juga menghadirkan program “Beli Lokal” di aplikasi dengan promo produk dalam negeri hingga 23 April 2026. Program ini memberi ruang tambahan bagi produk lokal agar lebih mudah ditemukan konsumen dan semakin kuat bersaing di pasar digital.
Source: www.medcom.id




