Menjelang Bhayangkara Ke-80, Polres OKU Timur Antar Bantuan Langsung ke Rumah Warga Rentan

Kehadiran Polres OKU Timur di tengah masyarakat tidak hanya terlihat dari tugas pengamanan, tetapi juga dari penyaluran bantuan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, jajaran kepolisian setempat membagikan 417 paket sembako kepada lansia dan masyarakat kurang mampu dengan pola door to door.

Cara distribusi ini dipilih agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang telah masuk daftar penerima manfaat. Penyaluran dilakukan dengan mendatangi rumah warga satu per satu, sehingga aparat dapat memastikan paket sembako sampai ke tangan yang tepat tanpa hambatan di lapangan.

Bantuan disusun untuk kebutuhan harian

Setiap paket sembako berisi kebutuhan pokok yang relevan untuk menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat. Di dalamnya terdapat 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, dan 1 kilogram gandum.

Jumlah bantuan yang disalurkan dalam kegiatan terbaru ini mencapai 417 paket setelah ada penambahan 11 paket. Pola bertahap itu menunjukkan bahwa pendistribusian disesuaikan dengan data penerima dan kondisi warga yang telah dipetakan sebelumnya.

Dipimpin langsung Kapolres OKU Timur

Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono. Ia menegaskan bahwa kepolisian perlu hadir dengan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk membantu warga di luar tugas utama menjaga keamanan. Melalui penyaluran sembako, hubungan antara polisi dan masyarakat ikut dipererat dalam suasana yang lebih dekat dan langsung.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat merasakan manfaat nyata dari kehadiran kami,” ujar AKBP Adik Listiyono.

Selaras dengan pelayanan Polri Presisi

Pembagian sembako ini juga dikaitkan dengan penerapan Polri Presisi yang menekankan pelayanan publik yang responsif. Dalam konteks itu, bantuan sosial menjadi salah satu bentuk pelayanan yang tidak berhenti pada aspek administrasi atau keamanan semata, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar warga.

Langkah Polres OKU Timur tersebut sejalan dengan upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat kesejahteraan sosial di daerah. Dengan demikian, kegiatan kepolisian tidak hanya memiliki nilai kemanusiaan, tetapi juga mendukung stabilitas sosial di lingkungan masyarakat.

Dukungan dari jajaran Polda Sumsel

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya juga menyampaikan penjelasan mengenai kegiatan tersebut. Ia menyebut pembagian sembako dilakukan serentak oleh jajaran Polda Sumsel sebagai dukungan terhadap program strategis nasional.

“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan,” kata Kombes Nandang.

Ia menambahkan, bantuan sosial diharapkan mampu memperkuat situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Dengan begitu, pembagian sembako tidak hanya memberi manfaat langsung bagi penerima, tetapi juga ikut menjaga ketenteraman di wilayah.

Menjelang Bhayangkara ke-80

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polres OKU Timur untuk menjalankan kegiatan yang lebih dekat dengan kebutuhan warga. Sasaran utama dalam penyaluran ini adalah lansia dan masyarakat kurang mampu yang masuk kategori penerima manfaat.

Melalui 417 paket sembako yang dibawa langsung ke rumah warga, Polres OKU Timur berharap beban masyarakat dapat sedikit berkurang. Pada saat yang sama, kegiatan ini menegaskan bahwa kehadiran polisi di daerah mencakup pelayanan keamanan sekaligus kepedulian sosial yang bisa dirasakan secara nyata oleh warga OKU Timur.

Baca Juga

Back to top button