Honor X7e datang dengan pendekatan yang jelas: menonjolkan ketahanan baterai di segmen entry-level. Di pasar Malaysia, ponsel ini dibanderol 899 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 4 juta, sehingga langsung menarik perhatian mereka yang mencari daya tahan panjang tanpa harus naik kelas harga.
Yang membuat perangkat ini mencolok bukan hanya kapasitas baterainya, tetapi juga kombinasi fitur yang dibawanya. Honor mengeklaim baterai 7.500 mAh pada X7e mampu dipakai menonton video hingga 31,7 jam dalam sekali isi, lalu didukung pengisian cepat 45 watt agar waktu menunggu tidak terlalu lama.
Fokus utama: baterai jumbo
Kapasitas 7.500 mAh menjadi pembeda paling kuat di tengah banyak ponsel murah yang masih memakai baterai standar. Honor juga menyebut baterai ini dirancang tahan hingga 1.000 siklus pengisian.
Dengan klaim itu, Honor menempatkan X7e sebagai ponsel yang tidak hanya kuat untuk pemakaian harian, tetapi juga ditujukan untuk umur pakai yang panjang. Pabrikan bahkan menyebut performanya tetap awet sampai sekitar enam tahun.
Layar lega dan performa kelas dasar
Di sisi depan, Honor X7e membawa layar LCD 6,6 inci dengan resolusi HD Plus. Panel ini mendukung refresh rate hingga 120 Hz, yang membuat aktivitas menggulir layar terasa lebih halus di kelasnya.
Untuk dapur pacu, Honor memilih chipset MediaTek Helio G81 Ultra. Chip tersebut dipadukan dengan RAM 6 GB dan penyimpanan internal 256 GB, sehingga ponsel ini tidak hanya mengandalkan baterai besar sebagai nilai jual.
Kombinasi tersebut memberi ruang simpan yang cukup longgar untuk aplikasi, foto, dan video. Di segmen entry-level, kapasitas memori seperti ini menjadi salah satu nilai tambah yang terasa langsung bagi pengguna.
Kamera dan fitur yang disiapkan untuk kebutuhan harian
Pada bagian belakang, Honor X7e mengusung kamera utama 50 MP. Kamera ini ditemani satu kamera tambahan, meski fungsi sensor pendampingnya tidak dijelaskan secara rinci.
Di bagian depan tersedia kamera 5 MP untuk swafoto dan panggilan video. Susunan ini menunjukkan Honor tetap memberi perhatian pada kebutuhan dasar fotografi, meski sorotan utama perangkat tetap berada pada daya tahan baterai.
Honor juga menyematkan sensor sidik jari di sisi bodi, sertifikasi IP64 untuk perlindungan terhadap debu dan cipratan air, serta jack audio 3,5 mm. Ada pula tombol AI khusus yang bisa diakses dengan sekali tekan untuk memberi akses cepat ke fungsi tertentu.
Konektivitas dan perangkat lunak
Untuk konektivitas, Honor X7e mendukung jaringan 4G LTE dual SIM. Ponsel ini juga dibekali WiFi dual-band, Bluetooth 5.1, GPS, dan port USB Type-C 2.0.
Di sisi perangkat lunak, perangkat ini menjalankan Android 16 dengan antarmuka MagicOS 10.0. Paket ini memperlihatkan pendekatan yang cukup aman di kelas entry-level, dengan fitur yang disusun untuk kebutuhan harian.
Honor X7e hadir dalam dua pilihan warna, yakni Midnight Black dan Sunset Orange. Kedua opsi itu memberi pilihan bagi pengguna yang ingin tampilan lebih netral maupun yang lebih mencolok.
Dengan harga 899 ringgit Malaysia, baterai 7.500 mAh, pengisian cepat 45 watt, layar 120 Hz, kamera utama 50 MP, serta memori internal 256 GB, Honor X7e tampil sebagai salah satu opsi yang sulit diabaikan di kelasnya. Hingga kini belum ada informasi apakah ponsel ini juga akan dipasarkan di Indonesia.
Source: tekno.kompas.com




