Honda kembali memberi penyegaran pada Grom untuk pasar Jepang, dan fokusnya bukan sekadar tampilan. Motor mini 125 cc ini tetap mengusung karakter ringkas, tetapi sekarang tampil lebih agresif dengan sentuhan yang membuatnya terasa lebih dekat ke motor sport kecil.
Dengan banderol 440.000 Yen atau sekitar Rp 48,902 juta, Grom 2026 tetap diposisikan sebagai fun bike manual yang punya daya tarik di luar fungsi harian. Model ini masih cocok dipakai di perkotaan, dibawa santai saat akhir pekan, dan tetap relevan untuk kebutuhan modifikasi maupun aktivitas motorsport skala kecil.
Wajah baru tanpa meninggalkan ciri lama
Honda tidak mengubah basis Grom secara total pada model 2026. Meski begitu, penyegaran visualnya cukup kuat untuk membedakan motor ini dari generasi sebelumnya.
Perubahan paling mudah terlihat ada pada pilihan warna bodi. Honda menyiapkan tiga opsi, yaitu Gaiety Red, Splendid Blue, dan Pearl Shining Black.
Di antara ketiganya, Gaiety Red tampil paling mencolok karena memberi kesan sporty yang lebih tegas. Warna ini ikut memperkuat siluet mini-sport modern yang kini menjadi daya tarik utama Grom 2026.
Karakter kompaknya tetap dijaga lewat penggunaan roda 12 inci. Ukuran ini selama ini menjadi identitas Grom karena membuat motor terasa ringan dan lincah saat dikendarai.
Mesin kecil yang tetap menyenangkan
Di sektor mesin, Honda masih mempertahankan konfigurasi 123 cc. Unit ini memakai mesin 4-tak, silinder tunggal, SOHC, 2-katup, dan pendingin udara.
Tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 10 dk pada 7.250 rpm, sedangkan torsi puncaknya 11 Nm pada 6.000 rpm. Angka tersebut membuat Grom tetap ramah untuk mobilitas harian, tetapi masih menyenangkan saat dipakai berkendara santai.
Honda juga mempertahankan transmisi manual 5 percepatan pada model ini. Paket tersebut sama seperti yang digunakan pada Honda Monkey 125.
Kombinasi mesin kecil dan transmisi manual menjadi salah satu nilai jual utama Grom. Pengendara bisa merasakan kopling dan perpindahan gigi secara penuh, sehingga pengalaman berkendaranya terasa lebih interaktif.
Fitur dan kaki-kaki dibuat lebih mendukung karakter sporty
Pada bagian depan, Grom 2026 memakai lampu LED ganda dengan cahaya putih. Desain ini membentuk wajah motor yang khas dan mudah dikenali dari kejauhan.
Di bagian belakang, Honda memasang lampu LED dengan tingkat kecerahan tinggi yang terintegrasi dengan fairing belakang. Lampu sein masih menggunakan bohlam konvensional.
Sektor kaki-kaki juga dibuat selaras dengan karakter sporty yang ingin ditonjolkan. Honda menggunakan velg aluminium cor lima palang berukuran 12 inci di depan dan belakang.
Ban depan berukuran 120 mm, sedangkan ban belakang 130 mm. Proporsi ini membuat motor terlihat lebih berisi dan memberi kesan kokoh meski dimensinya tetap kecil.
Suspensi depan memakai garpu terbalik berdiameter 31 mm. Sementara itu, bagian belakang dilengkapi monoshock untuk menunjang rasa berkendara yang lebih sporty.
Untuk pengereman, Grom 2026 sudah dibekali rem cakram di kedua roda. Honda juga menambahkan ABS 1-channel yang bekerja bersama IMU.
Kombinasi itu menjadi poin penting bagi motor berukuran kecil seperti Grom. Kehadiran ABS dan IMU membantu meningkatkan rasa percaya diri saat pengereman, terutama ketika motor dipakai di jalan kota atau di jalur berkelok.
Masih punya tempat di segmen mini-sport
Grom bukan motor kecil yang sekadar mengandalkan kepraktisan. Model ini hadir sebagai mini-bike sport yang menawarkan gaya, kelincahan, dan pengalaman berkendara yang unik dalam ukuran kompak.
Karakter tersebut membuat Grom punya pasar tersendiri. Motor ini menarik bagi pengendara yang mencari kendaraan ringkas, tetapi juga ingin motor dengan nuansa hobi yang kuat.
Peluncurannya di Jepang menegaskan bahwa Honda masih melihat Grom sebagai model penting di segmen mini-sport. Penyegaran warna, tampilan, dan fitur memperlihatkan bahwa formula dasarnya tetap dipertahankan, namun dibuat terasa lebih modern.
Dengan harga 440.000 Yen, Grom 2026 hadir sebagai motor kecil dengan paket yang cukup lengkap. Lampu LED, suspensi upside-down, rem cakram depan-belakang, serta ABS 1-channel dengan IMU membuatnya tampil sebagai mini-sport premium di kelas 125 cc.
Source: oto.detik.com




