Kegiatan sosial menjadi titik utama yang menandai peringatan HUT ke-63 Bank Jateng Cabang Koordinator Tegal. Melalui donor darah, santunan, dan mini expo, Bank Jateng memilih merayakan ulang tahun dengan menghadirkan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh warga.
Langkah itu juga selaras dengan suasana perayaan Hari Jadi Kota Tegal ke-466 yang berlangsung pada April. Keterlibatan Bank Jateng di berbagai agenda daerah memperlihatkan bahwa momentum ulang tahun tidak hanya dimanfaatkan untuk seremoni internal, tetapi juga untuk memperluas interaksi dengan masyarakat.
Donor darah dan santunan jadi bentuk kepedulian
Salah satu agenda yang paling menyedot partisipasi warga adalah donor darah. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dan berhasil mengumpulkan 133 kantong darah, angka yang menunjukkan sambutan positif dari masyarakat terhadap aksi kemanusiaan yang digelar Bank Jateng.
Selain donor darah, Bank Jateng juga menyalurkan santunan kepada anak yatim piatu di dua panti asuhan di Kota Tegal. Penyaluran bantuan itu menjadi bagian dari upaya menempatkan peringatan hari ulang tahun sebagai ruang berbagi, bukan sekadar perayaan internal yang bersifat seremonial.
Ymt. Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Tegal, Septo Adi Purwoko, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini memang diarahkan untuk mendekatkan bank dengan masyarakat di Kota Tegal dan wilayah sekitarnya. Pendekatan tersebut membuat perayaan ulang tahun memiliki nilai sosial yang lebih terasa di lapangan.
Mini expo perkenalkan layanan pembiayaan
Di halaman kantor, Bank Jateng juga menggelar Mini Expo sebagai sarana memperkenalkan layanan perbankan kepada publik. Dalam pameran mini itu, produk Kredit Pemilikan Rumah atau KPR serta Kredit Kendaraan Bermotor atau KKB ditampilkan agar lebih mudah dikenali oleh calon nasabah.
Format expo ini dipilih agar informasi mengenai layanan pembiayaan dapat disampaikan dalam suasana yang lebih terbuka dan mudah dijangkau. Dengan cara tersebut, Bank Jateng ingin membuat layanan perbankan terasa lebih dekat, lebih sederhana dipahami, dan tidak terkesan jauh dari kebutuhan warga.
Mini expo juga berjalan berdampingan dengan kegiatan sosial sehingga peringatan HUT ke-63 tidak hanya memberi ruang promosi, tetapi juga menghadirkan interaksi yang lebih cair antara bank dan masyarakat. Pola seperti ini menunjukkan upaya Bank Jateng untuk mempertemukan layanan finansial dengan momen yang akrab bagi publik.
Terlibat dalam rangkaian Hari Jadi Kota Tegal
Kehadiran Bank Jateng dalam perayaan daerah tidak berhenti pada kegiatan di kantor cabang. Septo menjelaskan bahwa bank juga ikut mengambil bagian dalam sejumlah rangkaian Hari Jadi Kota Tegal ke-466, termasuk pameran UMKM, layanan KPR dan KKB di kawasan Balai Kota Tegal, serta kehadiran dalam jalan sehat dan pagelaran wayang.
Ragam kegiatan itu memperlihatkan peran Bank Jateng yang tidak berdiri sendiri, melainkan ikut mengisi ruang perayaan kota bersama unsur lain di masyarakat. Keterlibatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan layanan bank dalam situasi yang lebih santai dan mudah dijangkau warga.
Septo menyebut partisipasi itu sebagai bentuk sinergi dengan pemerintah daerah dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Tegal. Melalui kegiatan tersebut, Bank Jateng ingin menghadirkan layanan yang lebih dekat sambil tetap memberi dukungan pada agenda kebudayaan dan kebersamaan di kota setempat.
Rangkaian HUT ke-63 Bank Jateng Cabang Koordinator Tegal akhirnya diarahkan menjadi momentum untuk memperbesar manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan sosial, mini expo, dan keikutsertaan dalam perayaan daerah, bank menempatkan ulang tahunnya sebagai kesempatan untuk menjaga kedekatan sekaligus memperluas akses informasi layanan perbankan bagi warga Tegal.
Source: panturanews.com




