Xiaomi YU7 GT Tancap Gas di Nürburgring, SUV Listrik 990 HP Ini Geser Audi RS Q8 Performance

Di atas kertas, Xiaomi YU7 GT tampil sebagai SUV listrik yang tidak hanya mengejar tenaga besar, tetapi juga kecepatan lap yang serius. Mobil ini sudah mencatat waktu 7 menit 34,931 detik di Nürburgring Nordschleife, cukup untuk menggeser Audi RS Q8 Performance dari posisi SUV produksi tercepat di lintasan tersebut.

Catatan itu membuat perhatian terhadap YU7 GT melonjak, apalagi pengumuman rekor tersebut muncul hanya dua hari sebelum peluncuran resminya di China pada 21/5. Bagi Xiaomi, pencapaian ini menjadi penegasan bahwa divisi otomotifnya tidak sekadar hadir, tetapi juga mulai berani bermain di level performa yang sangat tinggi.

Rekor yang mengubah peta persaingan

Waktu tempuh YU7 GT tercatat lebih cepat dari Audi RS Q8 Performance yang membukukan 7 menit 36,698 detik pada 2024. Selisihnya memang tipis, tetapi cukup untuk membuat Xiaomi mengambil alih posisi puncak di kelas SUV produksi di Nürburgring.

Pencapaian itu langsung memberi sorotan besar pada model ini di tengah persiapan menuju debut resminya. Di sirkuit yang dikenal sangat menuntut, setiap detik memiliki arti besar dan YU7 GT berhasil memanfaatkannya dengan baik.

Tenaga besar di balik catatan cepat

YU7 GT hadir sebagai SUV listrik lima penumpang dengan sistem penggerak dual-motor AWD. Total tenaganya mencapai 738 kW atau setara 990 hp, sehingga mobil ini masuk ke wilayah performa ekstrem.

Motor depan menghasilkan 288 kW, sedangkan motor belakang menyumbang 450 kW. Untuk mendukung karakter tersebut, Xiaomi juga memasang baterai 101,7 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 705 km berdasarkan standar CLTC.

Bukan hanya untuk sirkuit

Meski rekor Nürburgring menjadi sorotan utama, YU7 GT juga disiapkan untuk penggunaan jalan raya. SUV ini diklaim mampu melaju hingga 300 km/jam, jadi fokusnya tidak berhenti pada kemampuan di trek.

Agar tetap stabil saat dipacu keras, Xiaomi membekali mobil ini dengan suspensi udara dual chamber, electronic limited-slip differential atau eLSD, dan penyetelan sasis khusus Nürburgring. Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa perhatian Xiaomi tidak hanya tertuju pada tenaga, tetapi juga pada traksi dan kontrol.

Langkah lanjutan Xiaomi di arena performa

Keberhasilan YU7 GT memperlihatkan bahwa Xiaomi semakin serius membangun reputasi di segmen performa tinggi. Sebelumnya, sedan listrik Xiaomi SU7 Ultra juga sudah menunjukkan kemampuan yang mengesankan di Nürburgring.

Xiaomi turut menonjolkan peran Ren Zhoucan sebagai pembalap penguji utama dalam program ini. Ia disebut sebagai pembalap asal China pertama yang memperoleh sertifikasi resmi Nürburgring untuk program pencatatan rekor lap.

Motor berputaran tinggi dan strategi performa

Di sisi penggerak, Xiaomi menyiapkan HyperEngine V8S EVO sebagai motor utama pada model ini. Motor tersebut diklaim mampu berputar hingga 28.000 rpm dengan efisiensi mencapai 98,38 persen.

Gabungan motor berputaran tinggi, baterai besar, dan pengaturan sasis khusus membuat YU7 GT menjadi salah satu proyek performa paling serius dari Xiaomi sejauh ini. Setelah rekor Nürburgring berhasil dikantongi, perhatian kini bergeser ke peluncuran resminya di China dan posisi yang akan ditempati SUV listrik ini di pasar.

Source: www.bincangbincangmobil.com

Baca Juga

Back to top button