Keberangkatan empat pembalap Barcode Gokart ke Alcamo, Italia, bukan sekadar soal jumlah wakil. Komposisi tim kali ini justru menandai langkah baru karena tiga di antaranya akan tampil di kelas Junior, yang baru pertama kali diperlombakan di SWS International E-Finals.
Situasi itu membuat Barcode Gokart tercatat sebagai pihak pertama dari Indonesia yang mengirim pembalap Junior ke panggung dunia tersebut. Bagi karting elektrik nasional, momen ini memberi warna baru pada jalur pembinaan yang selama ini dibangun lewat kompetisi internal.
SWS International E-Finals sendiri merupakan kejuaraan dunia karting elektrik bermerk Sodi. Ajang ini rutin mempertemukan ratusan pembalap dari puluhan negara dan dikenal sebagai salah satu panggung paling bergengsi di cabang tersebut.
Balapan tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 11-13 Juni 2026 di Alcamo. Kehadiran wakil Indonesia di sana juga menunjukkan peningkatan partisipasi, karena pada edisi sebelumnya Barcode Gokart hanya memberangkatkan dua pembalap ke Wavre, Belgia.
Tiga Nama Muda dari Kelas Junior
Tiga pembalap yang akan turun di kelas Junior adalah Bayu Anantha, Dastan Sugiharto, dan Mason Tan. Ketiganya mendapatkan tiket ke Italia setelah finis di tiga besar klasemen Barcode Gokart E-Sprint Series Junior sepanjang 2025.
Hasil tersebut menjadi dasar seleksi yang dipakai Barcode Gokart untuk menentukan wakil ke kompetisi internasional. Dengan begitu, keberangkatan mereka bukan berdiri sendiri, melainkan hasil dari rangkaian persaingan di ajang domestik.
Kehadiran tiga nama muda itu juga memperlihatkan arah pembinaan yang dijalankan Barcode Gokart. Fokusnya tidak hanya mencetak persaingan di level lokal, tetapi juga menyiapkan pembalap agar bisa menghadapi lawan dari luar negeri.
Ananda Julio Mengisi Kelas Senior
Dari kelas Senior, Barcode Gokart menunjuk Ananda Julio sebagai wakil tunggal. Ia berhak tampil setelah menempati puncak klasemen Barcode Gokart E-Sprint Series kelas Senior sepanjang 2025.
Kombinasi empat pembalap ini menunjukkan bahwa jalur seleksi Barcode Gokart berjalan dari dua kategori sekaligus. Junior dan Senior sama-sama dipantau melalui kompetisi internal yang digelar setiap tahun.
E-Sprint Series sendiri menjadi arena seleksi sekaligus tempat pengembangan kemampuan bagi pembalap muda dan senior. Ajang ini terbuka bagi peserta dari level pemula, amatir, hingga profesional.
Catatan Baru untuk Karting Elektrik Indonesia
Founder dan CEO Barcode Gokart, Daniel Sugiharto, menilai capaian ini sebagai kelanjutan dari peran pionir yang dijalankan perusahaannya. Ia mengingatkan bahwa tahun lalu Barcode Gokart menjadi yang pertama dari Indonesia yang ikut SWS International E-Finals di Belgia.
Tahun ini, catatan itu bertambah. Barcode Gokart kembali menjadi yang pertama dari Indonesia, kali ini dengan mengirim pembalap Junior pada event perdana SWS International E-Finals Junior.
Arti pentingnya bukan hanya pada keberangkatan empat pembalap ke Italia. Kehadiran mereka juga menandai saat ketika kelas Junior resmi masuk ke kompetisi dunia tersebut, sehingga pengalaman yang dibawa para wakil Indonesia menjadi lebih spesifik dan bersejarah.
Bagi Bayu Anantha, Dastan Sugiharto, Mason Tan, dan Ananda Julio, Alcamo akan menjadi panggung untuk menguji hasil kerja mereka di level internasional. Mereka datang dari jalur prestasi yang berbeda, tetapi tetap berada dalam satu sistem pembinaan yang sama.
Source: otodriver.com




