Tiga Jam Kolaborasi Casio Ini Punya Nuansa Laut, Dari Biomassa Plastik Hingga Kemasan Daur Ulang

Di antara tiga model yang dirilis Casio bersama ICERC Japan, justru G-Shock GA-B2100KB-2A yang paling mudah menarik perhatian karena memadukan desain ikonik, konektivitas, dan tenaga surya. Model ini berdiri di tengah trio bertema laut tersebut, dengan harga ¥29,150 dan karakter yang tetap kuat meski tampil dalam balutan biru transparan.

Casio menyiapkan rilisan ini sebagai kolaborasi berkelanjutan dengan ICERC Japan di pasar Jepang. Peluncuran tersebut juga dibuat untuk menandai peringatan 35 tahun organisasi lingkungan itu pada 2026, sehingga tema laut dan pesan keberlanjutan terasa menyatu sejak konsep awalnya.

Tiga model, tiga karakter

Trio yang hadir terdiri dari G-Shock Frogman GW-8202K-2, G-Shock GA-B2100KB-2A, dan Baby-G BGD-5650K-2. Ketiganya memakai gradasi biru tembus pandang yang memberi kesan seperti permukaan air laut, tetapi masing-masing tetap membawa identitas seri yang berbeda.

Casio tidak mengubah DNA dasar lini tersebut, melainkan membungkusnya dengan bahasa desain yang seragam. Efek skeleton biru pada bodi jam membuat tema kelautan langsung terbaca tanpa menghilangkan ciri khas masing-masing model.

Material yang lebih ramah lingkungan

Selain tampilan, Casio juga memberi perhatian pada sisi bahan. Komponen resin utama pada bezel dan strap memakai biomassa plastik yang berasal dari sumber organik terbarukan.

Pendekatan ini melanjutkan penggunaan biomassa plastik yang sebelumnya sudah mulai diterapkan Casio dalam produksinya. Kemasan jam pun dibuat dari material daur ulang, sehingga pesan ramah lingkungan tidak berhenti di produk, tetapi juga merambat ke paket penjualannya.

Detail laut yang muncul saat jam dipakai

Tema bahari tidak hanya hadir lewat warna biru transparan. Casio menempatkan detail hewan laut sebagai elemen kecil yang muncul saat pengguna berinteraksi dengan jam.

GA-B2100KB-2A menampilkan jarum indikator kecil berbentuk paus di subdial pukul 9. Frogman GW-8202K-2 memperlihatkan siluet paus pada layar LCD ketika lampu LED diaktifkan, sedangkan Baby-G BGD-5650K-2 menghadirkan siluet lumba-lumba saat backlight dinyalakan.

Fungsi yang dibawa masing-masing model

GA-B2100KB-2A menjadi model yang paling terkoneksi di antara ketiganya. Seri 2100 berdesain oktagonal ini mendukung Bluetooth untuk tersambung ke aplikasi Casio Watches di ponsel, dengan fungsi seperti penyesuaian waktu otomatis, pengaturan world time, dan phone finder.

Daya model tersebut ditopang Tough Solar. Dalam penggunaan standar, baterainya diklaim mampu bertahan sekitar tujuh bulan dalam sekali pengisian, menjadikannya pilihan yang praktis di lini kolaborasi ini.

Berbeda dari itu, Frogman GW-8202K-2 diposisikan sebagai model paling serius untuk penyelam. Jam ini memakai case titanium screw-back dan memiliki ketahanan air 200 meter dengan sertifikasi ISO.

Fungsi bawah airnya juga paling lengkap di trio ini. Frogman menyediakan mode selam khusus yang bisa melacak waktu menyelam hingga 24 jam serta interval permukaan, lalu menyimpan hingga 10 dive log, serta menampilkan data fase bulan dan grafik pasang surut.

Frogman tidak memakai Bluetooth, tetapi tetap mengandalkan akurasi kuarsa standar dan Tough Solar sebagai sumber daya utama. Harga model ini mencapai ¥85,800, sehingga menjadi yang paling mahal dalam kolaborasi tersebut.

Pilihan paling terjangkau

Di sisi lain, BGD-5650K-2 menjadi model paling kecil dan paling mudah dijangkau. Desainnya berbasis seri persegi 5600 yang sudah lama menjadi identitas kuat di keluarga Baby-G dan G-Shock.

Meski posisinya paling bawah dari sisi harga, fiturnya tetap relevan untuk penggunaan harian. Model ini mendukung Multi Band 6 untuk penyesuaian waktu otomatis melalui penerimaan gelombang radio dari enam pemancar global, serta memakai tenaga surya seperti dua model lainnya.

Harga resminya dipatok ¥24,200. Dengan begitu, Baby-G ini menjadi pintu masuk paling terjangkau bagi koleksi bertema laut yang dibawa Casio bersama ICERC Japan.

Seluruh model kolaborasi tersebut mulai tersedia di Jepang pada Juni. Kombinasi desain biru transparan, material biomassa plastik, kemasan daur ulang, dan detail laut di tiap jam membuat rilisan ini menonjol sebagai perpaduan antara tema lingkungan dan karakter teknis khas G-Shock serta Baby-G.

Source: www.gizmochina.com

Baca Juga

Back to top button