Thronebreaker: The Witcher Tales kembali mencuri perhatian di Steam setelah harga diskonnya turun jauh menjadi $3.99 dari harga normal $19.99. Potongan 80% ini membuat RPG single-player dari CD Projekt Red tersebut kembali masuk radar pemain yang mencari game bernuansa fantasi dengan fokus kuat pada cerita dan strategi.
Menariknya, daya tarik Thronebreaker tidak bergantung pada aksi cepat seperti seri utama The Witcher. Game ini justru menawarkan pengalaman yang lebih tenang tetapi tetap menantang, karena pusat permainannya berada pada pengelolaan sumber daya, perekrutan pasukan, dan pertempuran berbasis kartu.
Cerita Meve jadi pusat pengalaman
Di Thronebreaker: The Witcher Tales, pemain mengikuti kisah Meve, Ratu Lyria dan Rivia, yang harus menghadapi krisis besar ketika kerajaannya berada di ambang invasi. Dari premis itu, permainan mengajak pemain membangun kekuatan, mencari sekutu, serta menyiapkan langkah untuk bertahan dari tekanan yang terus meningkat.
Perjalanan Meve membawa pemain ke berbagai wilayah, mulai dari padang rumput, kastel, hingga desa yang dipenuhi monster. Setiap lokasi memberi nuansa petualangan yang berbeda dan memperkuat identitas game sebagai RPG naratif yang menitikberatkan eksplorasi.
Pertarungan kartu jadi inti permainan
Berbeda dari ekspektasi banyak pemain terhadap game berlatar The Witcher, Thronebreaker tidak dirancang sebagai game aksi. Sistem pertarungan kartu menjadi jantung permainan, sehingga setiap duel menuntut perencanaan yang matang dan pemahaman terhadap komposisi tim.
Pemain perlu menyusun pasukan secara seimbang dan memakai kemampuan pada waktu yang tepat agar bisa unggul dalam pertarungan. Pendekatan ini membuat game lebih menonjol melalui keputusan taktis daripada refleks cepat, dan hal itu memberi identitas yang cukup berbeda di antara RPG fantasi lain.
Selain pertarungan, ada pula unsur eksplorasi dan pencarian rahasia yang mendorong pemain terus bergerak maju. Kombinasi progres bertahap, pengumpulan sumber daya, dan duel kartu membuat ritme permainan terasa saling terhubung.
Respon pemain di Steam terbilang kuat
Dari sisi penerimaan, Thronebreaker: The Witcher Tales menunjukkan hasil yang solid di Steam. Game ini sudah mengumpulkan lebih dari 17.000 ulasan sejak November 9, 2018, dan 88% di antaranya bernada positif.
Banyak ulasan memuji dunia The Witcher yang dihadirkan, termasuk arah artistik, akting suara, dan cerita yang punya banyak belokan. Penilaian itu juga sejalan dengan data Metacritic, yang mencatat Metascore 85 dan user score 8.3.
Meski begitu, respons terhadap gameplay tidak sepenuhnya sama. Sebagian pemain disebut kurang cocok dengan model permainannya, sementara elemen puzzle juga mendapat catatan kurang memuaskan dari beberapa ulasan.
Bonus digital menambah daya tarik
Diskon saat ini tidak hanya menonjol karena harga yang rendah. Penawaran tersebut juga disebut menyertakan versi digital Gwent: Art of The Witcher Card Game dan novel grafis The Witcher: Fox Children.
Tambahan itu memberi nilai ekstra bagi pemain yang ingin memperdalam lore serta melihat sisi visual dari semesta The Witcher. Bagi penggemar karya CD Projekt Red, paket seperti ini membuat penawaran terasa lebih lengkap dibanding sekadar pembelian satu gim.
Bagi pemain yang mencari pengalaman single-player dengan fokus pada strategi, Thronebreaker: The Witcher Tales terasa lebih relevan daripada game aksi pada umumnya. Dengan harga $3.99 di Steam, ulasan positif 88% dari lebih dari 17.000 pemain, serta bonus digital yang ikut disertakan, game ini tetap menjadi salah satu penawaran bertema The Witcher yang patut dilihat saat ini.
Source: www.notebookcheck.net




