Tertahan Di FP2 Catalunya, Veda Ega Pratama Masih Harus Berjuang Lewat Q1

Persaingan di FP2 Moto3 Catalunya langsung memperlihatkan betapa tipisnya jarak antarpembalap. Di tengah tempo yang rapat itu, Veda Ega Pratama harus puas menutup sesi di posisi ke-13 dengan catatan 1 menit 48,152 detik.

Hasil tersebut membuat pembalap Indonesia itu belum bisa mengamankan tiket otomatis ke Q2. Artinya, langkah berikutnya akan sangat ditentukan oleh Q1 yang menjadi jalur wajib jika ingin tetap membuka peluang tampil lebih kuat pada kualifikasi Moto3 Catalunya.

Peluang masih terbuka, tetapi jalurnya lebih berat

Posisi ke-13 menempatkan Veda di luar 10 besar, batas yang dibutuhkan untuk lolos langsung ke Q2. Dengan kondisi itu, sesi Q1 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, menjadi ujian penting yang tidak bisa dilewatkan begitu saja.

Q1 dijadwalkan berlangsung pukul 17.45 WIB. Di sesi ini, pembalap asal Gunungkidul tersebut harus mencari hasil yang cukup untuk menjaga harapan bersaing di fase kualifikasi berikutnya.

Ada progres, namun belum cukup untuk menembus papan atas

Sebelum FP2, Veda sempat menunjukkan perkembangan pada FP1. Ia naik dari posisi ke-23 ke urutan ke-19, sebuah peningkatan yang sempat memberi sinyal positif.

Meski begitu, peningkatan tersebut belum berlanjut ke hasil yang dibutuhkan pada FP2. Ketika persaingan semakin rapat, target masuk 10 besar tetap tidak tercapai.

Adaptasi jadi pekerjaan yang belum tuntas

Veda juga terlihat berupaya menyesuaikan gaya balap dan meningkatkan performa motor untuk mengejar waktu terbaik. Upaya seperti ini penting di lintasan yang menuntut ketepatan kecil pada setelan dan eksekusi.

Namun, ketatnya persaingan membuat langkah adaptasi itu belum cukup menghasilkan lompatan besar. FP2 akhirnya menjadi tanda bahwa masih ada detail yang perlu diselesaikan sebelum masuk ke sesi kualifikasi utama.

Hasil FP2 memperlihatkan persaingan yang rapat

Adrian Fernandez, pembalap tuan rumah, menjadi yang tercepat pada FP2 Moto3 Catalunya. Brian Uriarte menempati posisi kedua, sementara Hakim Danish dari Malaysia finis keenam.

Susunan hasil itu menggambarkan rapatnya persaingan di kelas Moto3 sejak sesi latihan bebas. Dalam situasi seperti ini, selisih kecil pada kecepatan maupun setelan motor bisa langsung mengubah posisi pembalap.

Bagi Veda, fokus kini mengarah pada satu kesempatan di Q1. Hasil dari sesi itu akan sangat menentukan langkah berikutnya dalam upaya menjaga peluang tampil lebih kompetitif di Moto3 Catalunya.

Source: www.beritasatu.com

Baca Juga

Back to top button