Spanyol Tutup Rapat Latihan Dengan Pagar Tiga Meter, Argentina Dan Inggris Justru Berbagi Kota

Menjelang Piala Dunia 2026, tiap tim besar mulai membangun kepentingan di luar lapangan dengan sangat serius. Pilihan base camp kini menjadi bagian dari strategi, karena lokasi latihan ikut memengaruhi kenyamanan, pemulihan, dan efisiensi selama turnamen berlangsung.

Salah satu contoh paling mencolok datang dari Spanyol. Tim nomor satu dunia itu memilih Chattanooga, Tennessee, sebagai markas persiapan dan menggunakan fasilitas Baylor School, lalu memasang pagar blackout setinggi tiga meter agar sesi latihan mereka tidak mudah terlihat dari luar.

Langkah tersebut menunjukkan betapa besar perhatian tim terhadap privasi. Di tengah tekanan turnamen besar, Spanyol tampaknya ingin menjaga suasana latihan tetap tenang dan tertutup demi menjaga fokus para pemain.

Pendekatan berbeda juga terlihat di Kansas City, Missouri, yang menjadi salah satu titik paling sibuk. Argentina dan Inggris sama-sama menetapkan kota itu sebagai lokasi base camp, sehingga area tersebut akan dipenuhi aktivitas dua tim besar yang sama-sama menatap turnamen dengan target tinggi.

Argentina memilih Sporting KC Performance Center sebagai pusat latihan utama. Fasilitas itu memiliki lima lapangan elite dan sarana modern yang mendukung kebutuhan atlet profesional, sementara tim asuhan Lionel Scaloni juga menyiapkan pengamanan ekstra selama turnamen.

Kenyamanan internal juga ikut dipikirkan Argentina. Mereka bahkan meminta fasilitas khusus di hotel, termasuk area memasak barbecue khas Argentina, sebuah detail yang mengingatkan pada suasana kebersamaan saat mereka menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.

Inggris pun tidak jauh dari sana. Tim yang diperkuat Harry Kane itu akan memakai Swope Soccer Centre sebagai pusat latihan, dan kehadiran mereka membuat Kansas City makin ramai, terlebih Belanda juga memilih lokasi yang sama untuk base camp mereka.

Di tempat lain, Brasil mengambil jalur berbeda dengan menetapkan New York dan New Jersey sebagai basis utama. Tim Samba akan berlatih di fasilitas milik klub MLS New York Red Bulls sebelum menjalani fase grup melawan Maroko, Haiti, dan Skotlandia.

Portugal juga memilih lokasi yang sudah akrab dengan standar elite. Tim yang diperkuat Cristiano Ronaldo itu akan bermarkas di Palm Beach County, Florida, pada kompleks dengan 10 lapangan yang sebelumnya digunakan Real Madrid saat Piala Dunia Antarklub FIFA.

Iran ikut menentukan tempat persiapan di Tucson, Arizona. Keputusan itu muncul di tengah perdebatan soal status partisipasi mereka yang sempat dikaitkan dengan tensi politik bersama Amerika Serikat.

Sebagai tuan rumah, Meksiko memanfaatkan keuntungan lokasi dengan memilih Mexico City sebagai markas. Kota itu hanya berjarak sekitar 15 menit dari Stadion Azteca, venue pembuka turnamen, sehingga urusan perjalanan mereka menjadi jauh lebih sederhana.

Selain dekat ke stadion, Meksiko juga mendapat keuntungan dari kondisi geografis. Ketinggian Mexico City diyakini sulit diadaptasi tim lawan dalam waktu singkat, sehingga pilihan base camp itu bisa memberi nilai tambah tersendiri.

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah dengan 48 negara peserta dan total 104 pertandingan. Turnamen itu akan dimulai pada 11 Juni 2026 di Meksiko, dan pilihan base camp yang sudah ditetapkan kini mulai menjadi bagian penting dari persiapan menuju laga pembuka.

Source: www.suara.com
Exit mobile version