Gaya sketchbook yang dipadukan dengan prompt Gemini AI sedang menarik perhatian karena memberi hasil yang terasa lebih hidup daripada edit foto biasa. Bukan hanya lucu, visual ini juga menghadirkan kesan hangat, berantakan, dan penuh karakter dalam satu tampilan.
Daya tarik utamanya justru terletak pada ketidakteraturan yang sengaja dipertahankan. Coretan acak, noda pensil, tinta tipis, lipatan kertas, dan susunan gambar yang tidak rapi membuat hasil akhirnya terlihat spontan dan lebih autentik.
Visual yang Terasa Seperti Halaman Sketsa
Banyak pengguna memakai gaya ini untuk mengubah potret sederhana menjadi gambar yang menyerupai halaman sketchbook penuh ekspresi. Hasilnya kerap dipilih sebagai foto profil, poster digital, atau konten estetik karena memberi identitas visual yang kuat.
Tren ini juga sejalan dengan munculnya berbagai visual baru dari AI yang memadukan sentuhan fan artist dan unsur realistis yang lebih modern. Karena itu, gambar yang dihasilkan terasa alami dan tidak kaku seperti buatan mesin.
Karakter yang Dibiarkan Penuh Aksi
Sejumlah prompt yang beredar menonjolkan pola visual yang mirip, yakni satu halaman penuh dengan pose bertumpuk, doodle chibi kecil, dan ekspresi berlebihan. Komposisi seperti ini menciptakan kesan lucu sekaligus kacau, seolah halaman sketsa itu dipenuhi ide yang tumpah begitu saja.
Salah satu prompt meminta karakter digambarkan sebagai fan artist yang memenuhi satu halaman sketchbook dengan coretan berantakan. Di dalamnya ada pose full-body dari berbagai sudut, close-up acak dari tangan, mata, rambut, dan detail wajah, serta outfit aesthetic hitam dan silver bergaya streetwear modern.
Ada juga prompt yang menampilkan karakter favorit fan artist di atas halaman putih bersih dengan susunan bertumpuk. Versi chibi kecil, reaksi konyol, pose emosional, dan busana biru pastel-putih dengan hoodie oversized membuat hasilnya terasa lebih lembut dan lucu.
Kesan Lucu Lahir dari Komposisi yang Tidak Rapi
Nuansa lucu pada gaya sketchbook tidak hanya muncul dari karakter yang digambar. Komposisi yang dibuat tanpa grid, tanpa struktur, dan tanpa simetri ikut memperkuat kesan halaman yang penuh energi dan tidak terlalu dipoles.
Prompt lain menonjolkan energi fandom yang berantakan lewat pose chaotic dan ekspresi lucu yang dilebih-lebihkan. Visual itu diperkuat dengan pakaian aesthetic maroon dan hitam bergaya gothic modern, coat oversized, boots tebal, serta pencahayaan ilustrasi dramatis.
Detail Busana dan Sketsa Berlapis Jadi Penentu
Beberapa prompt lain memperlihatkan sketsa berlapis dengan pose full-body dinamis, chibi di sudut halaman, dan doodle close-up dari mata, jari, rambut, serta aksesori. Paduan sweater oversized, tekstur pakaian berlapis, dan detail realistis yang terinspirasi anime membuat tampilannya terasa kreatif tanpa berlebihan.
Ada pula karakter yang ditampilkan sebagai pusat obsesi seorang fan artist dalam halaman sketchbook chaotic. Pilihan streetwear ungu tua dan abu-abu bergaya cyber futuristik, aksesori berlapis, serta detail ilustrasi realistis memberi hasil yang terasa modern dan penuh karakter.
Popularitas gaya ini menunjukkan bahwa banyak pengguna kini tidak hanya mengejar gambar yang rapi dan realistis. Sebaliknya, mereka justru mencari hasil yang berantakan, lucu, dan penuh energi agar lebih menonjol di linimasa dan terasa lebih personal.
Source: radartasik.id




