Setelah Menjajah 40 Negara, Rox Motor Kini Membangun Kembali Basisnya di China, Dealer Baru Jadi Senjata Utama

Rox Motor mulai mengubah arah strategi setelah ekspansi luar negeri memberi hasil awal yang dianggap cukup kuat. Perusahaan kini mendorong pasar China kembali ke posisi penting, sambil memanfaatkan jaringan dealer baru untuk memperluas jangkauan penjualan di dalam negeri.

Langkah itu terlihat dari pembukaan experience center baru di Xi’an, Provinsi Shaanxi, pada 27 April. Gerai tersebut menjadi fasilitas pertama yang berjalan dengan model dealership baru yang sedang didorong perusahaan, sekaligus menandai apa yang disebut Rox Motor sebagai langkah “deep layout” di pasar domestik.

Dealer baru jadi pintu masuk strategi lokal

Rox Motor tidak hanya membuka satu titik penjualan, tetapi juga mulai menyusun pola distribusi yang lebih dekat ke konsumen China. Dalam skema baru ini, perusahaan menggandeng Yulin Dongfang Group untuk mempercepat perluasan jaringan dan membuka peluang kerja sama dengan mitra lokal lain.

Pendekatan itu menunjukkan bahwa perusahaan ingin memperkuat fondasi bisnis di dalam negeri setelah lebih dulu membangun pengenalan merek lewat pasar internasional. Rox Motor tampak ingin menjadikan dealer baru sebagai jalur utama untuk memperluas penetrasi, bukan sekadar menambah jumlah gerai.

Dari ekspor ke penguatan basis domestik

Sejak berdiri pada 2021, Rox Motor lebih banyak bergerak agresif ke pasar luar negeri dibanding langsung mengejar pasar domestik. Dalam waktu kurang dari dua tahun, perusahaan ini sudah hadir di lebih dari 40 negara dan wilayah.

Uni Emirat Arab disebut sebagai salah satu pasar yang menonjol karena performanya kuat di segmen kelas atas. Bekal dari pencapaian ekspor itu kini dibawa kembali ke China, dengan harapan reputasi internasional dapat membantu membangun kepercayaan konsumen lokal.

Pergeseran ini membuat Rox Motor berbeda dari banyak produsen kendaraan listrik China lain yang biasanya lebih dulu menargetkan penetrasi domestik. Perusahaan kini mencoba menyeimbangkan dua arah pertumbuhan, yaitu mempertahankan ekspansi global sambil menguatkan posisi di pasar asalnya.

Produk baru ikut disiapkan

Perluasan jaringan penjualan juga dibarengi penyiapan lini produk untuk pasar domestik. Salah satu yang disorot adalah China version dari Adamas Royal Edition yang diperkenalkan di Beijing Auto Show 2026.

Model tersebut dipasarkan dengan harga jual ritel resmi 998.800 yuan, atau sekitar $146.170. Kehadiran varian ini menunjukkan bahwa Rox Motor tidak hanya membangun titik distribusi, tetapi juga menambah amunisi produk untuk mendukung strategi lokal.

Sebelumnya, perusahaan meluncurkan Rox Adamas reguler pada akhir Desember 2025. Model ini hadir sebagai penerus Rox 01 SUV, model pertama perusahaan, dengan harga awal diskon 334.900 yuan.

Kinerja pengiriman masih bergerak positif

Di tengah perubahan strategi itu, data pengiriman Rox Motor juga menunjukkan perkembangan yang menguat. Pada kuartal pertama tahun ini, total pengiriman perusahaan mencapai 3.806 unit, naik 71,67% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada Maret, pengiriman tercatat 1.480 unit, atau naik 14,02% secara bulanan. Angka ini memberi sinyal bahwa momentum bisnis Rox Motor masih terjaga setelah tahap awal ekspansi ke luar negeri.

Perusahaan sebelumnya menargetkan penjualan global bisa dilipatgandakan menjadi 30.000 unit pada 2026. Target itu kini menjadi tolok ukur penting untuk melihat sejauh mana jaringan dealer baru di China bisa ikut menopang pertumbuhan bisnis secara keseluruhan.

Dengan experience center baru di Xi’an, kemitraan lokal yang mulai dijalankan, serta lini produk yang terus disiapkan, Rox Motor menempatkan China kembali sebagai pusat perhatian dalam strategi bisnisnya. Perusahaan kini berupaya menjaga laju ekspor yang sudah terbentuk sambil membangun basis domestik yang lebih rapat dan terstruktur.

Baca Juga

Back to top button