Sekejap Mengecek Ponsel Bisa Berujung Fatal, April Soroti Bahaya Distraksi di Balik Kemudi

Di tengah lalu lintas yang bergerak cepat, gangguan sekecil apa pun bisa mengubah perjalanan biasa menjadi peristiwa tragis. Itulah pesan utama yang kembali ditekankan AAA saat April dipandang sebagai pengingat bahwa distraksi di balik kemudi masih menjadi ancaman serius di jalan raya.

AAA memanfaatkan momentum National Distracted Driving Awareness Month untuk mendorong pengemudi lebih disiplin menjaga fokus. Peringatan ini lahir dari kenyataan bahwa perhatian yang terpecah hanya dalam sekejap dapat berdampak fatal bagi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Angka yang menunjukkan besarnya risiko

Kekhawatiran itu bukan tanpa dasar. Data yang dikutip AAA dari National Highway Traffic Safety Administration atau NHTSA menunjukkan bahwa pada 2024 ada 3.208 orang meninggal dalam kecelakaan yang dipengaruhi oleh distraksi.

Dalam rentang 2015 hingga 2024, NHTSA juga mencatat 32.717 kematian di jalan yang melibatkan pengemudi terdistraksi. Angka tersebut memperlihatkan bahwa masalah ini belum mereda meski kampanye keselamatan terus disuarakan.

Gangguan kecil yang sering diremehkan

AAA menilai banyak pengemudi masih menganggap enteng distraksi yang muncul di dalam mobil. Mengecek ponsel, membalas pesan, atau mencari aplikasi tertentu sering terasa sepele, padahal tindakan itu cukup untuk memecah konsentrasi saat kendaraan masih melaju.

Bahayanya muncul karena lalu lintas berubah sangat cepat. Saat fokus berpindah dari jalan ke layar, pengemudi bisa terlambat melihat kendaraan lain, pejalan kaki, atau perubahan kondisi di depannya.

Saran praktis agar fokus tetap terjaga

Untuk menekan risiko tersebut, AAA menyarankan pengemudi memanfaatkan fitur “driving focus” pada ponsel jika perangkat memilikinya. Fitur ini membantu membatasi notifikasi dan aktivitas lain yang dapat mengganggu perhatian selama perjalanan.

Jika ponsel memang harus digunakan, langkah yang disarankan adalah menepi lebih dulu. AAA juga menekankan pentingnya meletakkan ponsel di luar jangkauan pandang agar pengemudi tidak terdorong mengecek layar secara spontan.

Peran penumpang dan orang sekitar

Tanggung jawab menjaga fokus di jalan tidak hanya ada pada pengemudi. AAA juga meminta penumpang ikut peduli dengan mengingatkan langsung bila melihat pengemudi mulai terdistraksi.

Peran serupa juga berlaku bagi keluarga dan teman di luar kendaraan. Menahan diri untuk tidak menelepon atau mengirim pesan saat seseorang sedang mengemudi dapat mengurangi godaan untuk membalas di tengah perjalanan.

Pesan yang terus relevan di balik kemudi

Elizabeth Carey, Director of Public Relations AAA, menegaskan bahwa ribuan nyawa hilang setiap tahun akibat kecelakaan yang melibatkan distraksi saat berkendara. Karena itu, ia mengajak pengemudi meninggalkan kebiasaan buruk yang membuat perhatian mudah teralihkan.

Peringatan ini menempatkan keselamatan bukan sekadar soal kemampuan mengendalikan kendaraan, tetapi juga disiplin menjaga fokus. Dalam lalu lintas yang dinamis, kebiasaan kecil seperti melihat layar sejenak bisa berubah menjadi risiko besar dalam hitungan detik.

Baca Juga

Back to top button