Pilihan elektrifikasi di kelas SUV keluarga kini tidak lagi bergerak di satu arah. Wuling Eksion hadir dengan dua pendekatan sekaligus, yaitu listrik murni dan plug-in hybrid, sehingga konsumen bisa menyesuaikan mobil dengan kebutuhan harian maupun perjalanan jauh.
Langkah ini membuat Eksion menonjol di tengah pasar yang belum seragam. Ada pembeli yang sudah siap memakai mobil bebas emisi sepenuhnya, tetapi ada juga yang masih ingin jangkauan panjang tanpa harus terlalu bergantung pada pengisian daya.
Dua karakter, dua cara pakai
Varian Eksion EV ditujukan bagi pengguna yang ingin berkendara sepenuhnya dengan tenaga listrik. Mobil ini memakai baterai 69,2 kWh dan disebut sanggup melaju lebih dari 500 km dalam sekali pengisian penuh.
Karakter seperti ini cocok untuk mobilitas dalam kota. Respons motor listrik yang instan juga membuat mobil terasa halus dan cepat saat menghadapi lalu lintas padat.
Berbeda dari itu, Eksion PHEV membawa pendekatan yang lebih fleksibel. Varian ini memadukan mesin bensin 1.500 cc, motor listrik, dan baterai sekitar 20,5 kWh.
Dengan konfigurasi tersebut, Eksion PHEV disebut mampu menempuh lebih dari 1.000 km saat kondisi penuh. Untuk jarak pendek sehari-hari, mode listrik murninya juga dapat dimanfaatkan agar konsumsi bahan bakar tetap lebih hemat.
Ruang besar untuk keluarga
Eksion diposisikan sebagai SUV 7-seater premium yang mengutamakan kenyamanan keluarga. Konfigurasi tiga baris kursi membuat mobil ini sanggup membawa tujuh penumpang sekaligus.
Dimensi bodinya ikut mendukung kebutuhan ruang di dalam kabin. Panjang mobil ini sekitar 4,7 meter dengan wheelbase 2,8 meter, dua ukuran yang penting untuk kenyamanan penumpang di segmen SUV keluarga.
Kombinasi ruang lega dan kapasitas besar menjadi salah satu daya tarik utamanya. Banyak konsumen di kelas ini mencari mobil yang nyaman untuk aktivitas harian, tetapi tetap siap dipakai saat perjalanan luar kota.
Pembeda pada tipe CE dan CX
Selain perbedaan sistem penggerak, Wuling juga membagi Eksion ke dalam tipe CE dan CX. Pembagian ini memberi opsi fitur dan tampilan yang berbeda bagi calon pembeli.
Tipe CX disebut memiliki fitur yang lebih lengkap dan nuansa yang lebih premium dibanding tipe CE. Dengan skema ini, konsumen dapat menyesuaikan kebutuhan dan anggaran tanpa harus berpindah ke model lain.
Tampilan gagah dan kabin modern
Dari sisi desain, Eksion mengusung konsep Muscular Flowline. Bahasa desain ini memberi kesan gagah, modern, dan futuristik pada SUV tersebut.
Ciri visual paling mudah dikenali terlihat pada lampu berbentuk X di bagian depan dan belakang. Velg 18 inci serta bodi yang aerodinamis juga memperkuat karakter modern mobil ini.
Masuk ke dalam kabin, fokus bergeser pada kenyamanan penumpang. Panoramic sunroof, layar infotainment besar, dan sistem hiburan modern hadir untuk mendukung pengalaman berkendara yang terasa lebih premium.
Fitur keselamatan ikut ditonjolkan
Wuling juga membekali Eksion dengan teknologi ADAS level 2. Sistem ini hadir untuk membantu pengemudi saat berkendara dan menambah rasa aman di berbagai kondisi jalan.
Fitur yang disebut tersedia meliputi adaptive cruise control, lane assist, dan sistem pengereman otomatis. Kehadiran teknologi ini menjadi nilai penting terutama untuk perjalanan jauh bersama keluarga.
Di segmen SUV elektrifikasi, fitur keselamatan aktif memang sering menjadi pembeda utama. Karena itu, ADAS level 2 ikut memperkuat posisi Eksion di pasar.
Harga dan posisi pasar
Eksion dipasarkan dengan harga mulai dari kisaran Rp389 juta. Dengan banderol itu, model ini masuk ke segmen SUV menengah dengan tawaran yang cukup kompetitif.
Kombinasi dua teknologi elektrifikasi, kapasitas tujuh penumpang, fitur premium, dan ADAS level 2 menjadi fondasi utama produk ini. Wuling tampak ingin menjangkau konsumen yang berada di tahap transisi berbeda menuju kendaraan ramah lingkungan.
Melalui Eksion, Wuling menawarkan dua jawaban dalam satu model untuk kebutuhan yang berbeda. Pilihan EV menyasar pengguna yang siap beralih penuh ke mobil listrik, sedangkan PHEV tetap memberi ruang bagi konsumen yang mengutamakan jangkauan panjang dan fleksibilitas penggunaan.





