Samsung Galaxy Z Wide Fold Tampil Makin Nyata, Bodinya Tipis Hingga Mengejutkan

Di tengah ramai pembahasan soal foldable yang makin tipis, Galaxy Z Wide Fold justru mencuri perhatian lewat arah desain yang terasa lebih berani. Model ini tidak hanya mengejar bodi yang ringkas saat dilipat, tetapi juga menawarkan layar lebar saat dibuka dengan format bergaya 3:2 atau 4:3.

Sorotan terbesar datang dari ukuran bodinya. Berdasarkan bocoran ukuran internal, perangkat yang disebut sebagai penerus Galaxy Z Fold 7 itu dikabarkan hanya setebal 9,8 mm saat dilipat, sehingga tampil sangat tipis untuk sebuah ponsel lipat dengan format seperti ini.

Dummy yang makin mendekati wujud akhir

Samsung kini kembali diperbincangkan setelah muncul video hands-on yang menampilkan dummy Galaxy Z Wide Fold dengan tampilan lebih realistis. Jika sebelumnya dummy yang beredar masih terlihat kasar, versi terbaru ini memperlihatkan proporsi perangkat dari beberapa sisi dengan lebih jelas.

Meski begitu, perangkat peraga tersebut tetap belum bisa dianggap sebagai versi final. Detail desain masih mungkin berubah sebelum Samsung benar-benar membawanya ke pasar.

Ketipisan yang terasa saat dibuka

Angka 9,8 mm saat dilipat bukan satu-satunya hal yang membuat perangkat ini menonjol. Saat dibuka, Galaxy Z Wide Fold diklaim hanya memiliki ketebalan 4,3 mm pada titik paling tipis.

Ukuran itu bahkan lebih tipis daripada Galaxy S25 Edge yang memiliki ketebalan 5,8 mm, meski pengukuran tersebut tidak menghitung tonjolan kamera. Pendekatan seperti ini disebut menjadi salah satu alasan Samsung mendapat respons sangat positif dari pengujian internal.

Bukan cuma mengejar layar besar

Pendekatan Samsung terlihat tidak berhenti pada ukuran panel. Perusahaan juga menaruh perhatian pada kenyamanan genggaman dan bentuk bodi yang tidak terlalu lebar saat perangkat masih tertutup.

Itulah yang membuat konsep wide fold ini terasa berbeda dari foldable tradisional. Dalam kondisi tertutup, perangkat tetap terlihat ringkas, tetapi ketika dibuka ia berubah menjadi perangkat dengan bidang layar yang lebih lapang dan terasa seperti tablet kecil.

Format yang mulai dilirik banyak merek

Format wide fold disebut bakal menjadi tren penting pada 2026. Sejumlah pemain besar mulai bergerak ke arah yang sama, termasuk Huawei lewat Pura X Max.

Samsung sendiri disebut akan segera meluncurkan model wide fold yang kabarnya akan memakai nama Galaxy Z Fold 8. Apple juga diperkirakan masuk ke kategori ini lewat iPhone lipat pertamanya pada September, sementara Xiaomi disebut tengah menyiapkan pendekatan serupa.

Arah kamera ikut menunjukkan pembeda

Di sektor kamera, Samsung tampaknya memilih konfigurasi dual-camera. Langkah ini disebut sejalan dengan foldable Apple yang masih sebatas rumor, meski keduanya belum benar-benar hadir di pasar.

Xiaomi mengambil jalan berbeda karena dikabarkan akan memakai triple-camera seperti Huawei. Perbedaan ini memperlihatkan bahwa masing-masing produsen mulai memilih strategi yang tidak sama, baik dari sisi kamera maupun bentuk bodi perangkat.

Dengan dummy yang kini makin mendekati produk jadi, arah desain Galaxy Z Wide Fold mulai terlihat semakin tegas. Jika bocoran ukuran dan pendekatan desainnya tidak berubah, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu foldable yang paling tipis sekaligus paling menarik saat dibuka di kelasnya.

Source: www.notebookcheck.net

Baca Juga

Back to top button