Rp150 Jutaan, Sun V Tawarkan Mini SUV Listrik yang Bisa Mengisi Daya dari Atap

Di pasar mobil listrik murah, Sun V muncul dengan pendekatan yang tidak biasa karena tidak hanya mengandalkan harga terjangkau, tetapi juga panel surya di atap. Kombinasi ini membuat mini SUV listrik tersebut langsung menonjol di kelas entry-level yang umumnya hanya bertumpu pada efisiensi dan banderol rendah.

Kehadiran fitur itu memberi nilai tambah yang terasa relevan untuk kebutuhan harian di kota. Saat mobil diparkir di area terbuka dan menerima sinar matahari, panel surya monokristalin di atap menyerap energi fotovoltaik lalu mengubahnya menjadi arus listrik searah.

Arus tersebut kemudian dialirkan melalui regulator pintar untuk mengisi baterai utama atau baterai sekunder yang mendukung kelistrikan kabin. Dalam kondisi panas yang optimal, sistem ini diklaim mampu menambah daya jelajah harian tanpa perlu colok ke listrik rumah.

Sun V juga dibentuk sebagai mini SUV, bukan sekadar mobil listrik mungil biasa. Karakternya terlihat dari ground clearance yang relatif tinggi, overfender plastik hitam, dan roof rail yang membuat tampilannya lebih tangguh.

Pendekatan itu membuat Sun V terasa lebih siap menghadapi jalan perkotaan yang tidak selalu mulus. Mobil ini juga diposisikan cocok untuk jalan berlubang atau genangan air tipis di area urban.

Di sisi kabin, Sun V memakai pendekatan sederhana dan fungsional. Panel instrumen digital terpadu dipasangkan dengan layar sentuh multimedia di tengah dasbor yang mendukung konektivitas nirkabel untuk navigasi dan pemutar musik.

Kabin mobil ini disiapkan untuk empat penumpang dewasa. Pada bagian belakang, tersedia ruang bagasi modular dengan kursi yang bisa dilipat rata agar kapasitas penyimpanan lebih fleksibel.

Meski mengandalkan solar roof, Sun V tetap menyediakan pengisian daya konvensional. Mobil ini memakai baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP yang dikenal stabil dan tahan terhadap degradasi suhu tinggi.

Untuk Home Charging standar AC 2.200 Watt, baterainya disebut membutuhkan sekitar 5 hingga 6 jam dari kosong sampai penuh. Skema ini membuat Sun V tetap praktis dipakai tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pengisian dari atap.

Dengan banderol di kisaran Rp150 jutaan, Sun V menawarkan paket yang jarang muncul di segmen ini. Mini SUV listrik tersebut menyasar pengguna urban yang mencari EV praktis, efisien, dan punya cara pengisian daya yang lebih fleksibel.

Baca Juga

Back to top button