Dua Layar OLED 3K, Asus ROG Zephyrus Duo GX651 Siap Angkat Gaming dan Kerja Sekaligus

Asus menempatkan ROG Zephyrus Duo GX651 sebagai laptop yang tidak hanya mengejar performa tinggi, tetapi juga cara pakai yang jauh lebih fleksibel. Perangkat ini menggabungkan dua layar OLED 3K, grafis kelas atas, dan desain yang bisa diubah sesuai kebutuhan kerja maupun hiburan.

Di ajang Computex 2026, pendekatan itu langsung mencuri perhatian karena laptop ini dibangun untuk lebih dari sekadar bermain gim. Pengguna bisa membuka gim di satu layar sambil menjalankan Discord, OBS Studio, browser, statistik gim, atau aplikasi kerja di layar lainnya tanpa perlu monitor eksternal.

Dua layar dengan spesifikasi serupa

ROG Zephyrus Duo GX651 memakai dua panel ROG Nebula HDR OLED berukuran 16 inci. Keduanya sama-sama membawa resolusi 3K 2880 x 1800 piksel, rasio 16:10, refresh rate 120Hz, dan response time 0,2 ms.

Asus juga membekali kedua layar itu dengan dukungan sentuh dan stylus. Panelnya sudah tervalidasi Pantone dan mendukung 100 persen DCI-P3, sehingga perangkat ini tetap relevan untuk gaming sekaligus pekerjaan visual yang menuntut ketepatan warna.

Performa tinggi untuk beban kerja berat

Di balik layar gandanya, Asus menempatkan Intel Core Ultra 9 386H sebagai otak utama. Prosesor ini memiliki 16 core, 16 thread, cache 18MB, boost hingga 4,9GHz, dan NPU hingga 50 TOPS untuk kebutuhan berbasis AI.

Bagian grafis hadir dalam dua pilihan, yaitu NVIDIA GeForce RTX 5070 Ti Laptop GPU dengan memori 12GB GDDR7 dan NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU dengan VRAM 24GB GDDR7. Kombinasi ini ditujukan untuk gim AAA modern, rendering 3D, editing video resolusi tinggi, hingga live streaming.

RAM besar dan penyimpanan yang siap berkembang

Untuk multitasking, Asus menanamkan RAM LPDDR5X 64GB berkecepatan 8533MHz dalam konfigurasi dual-channel. Kapasitas tersebut membuat laptop ini lebih siap menjalankan banyak aplikasi berat secara bersamaan.

Penyimpanan utamanya memakai SSD PCIe 5.0 NVMe 2TB. Selain itu, tersedia dua slot M.2 yang memberi ruang ekspansi lebih longgar untuk kebutuhan di masa mendatang.

Desain fleksibel untuk berbagai skenario pakai

ROG Zephyrus Duo GX651 tidak memakai keyboard biasa yang menyatu permanen. Asus memilih keyboard magnetik yang bisa dilepas dan juga dapat digunakan secara nirkabel lewat Bluetooth, dengan ketebalan sekitar 5,1 mm dan travel key 1,7 mm.

Laptop ini juga menyediakan lima mode pemakaian, yaitu Dual Screen Mode, Laptop Mode, Sharing Mode, Book Mode, dan Tent Mode. Fleksibilitas itu membuatnya cocok untuk bermain gim, presentasi, kolaborasi kerja, atau aktivitas yang memerlukan sudut layar berbeda.

Pendinginan dan konektivitas ikut disiapkan

Untuk menjaga stabilitas performa, Asus membenamkan ROG Intelligent Cooling. Sistem ini mencakup desain motherboard baru, vapor chamber, optimasi kipas, dan lapisan grafit.

Sisi konektivitasnya juga lengkap dengan dua port Thunderbolt 4, dua USB 3.2 Gen 2 Type-A, HDMI 2.1, pembaca kartu SD UHS-II, dan jack audio 3,5 mm. Untuk koneksi nirkabel, laptop ini mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0.

ROG Zephyrus Duo GX651 ditenagai baterai 90Wh dan tetap dilengkapi adaptor daya 250W. Dengan dua layar OLED 3K, opsi RTX 5090 Laptop GPU, RAM 64GB, SSD PCIe 5.0, dan bodi yang serbaguna, Asus menempatkan laptop ini sebagai salah satu perangkat paling ambisius yang dibawa ke Computex 2026.

Source: www.medcom.id

Baca Juga

Back to top button