Ross Stewart Selamatkan Southampton Di Menit Akhir, Bristol City Dua Kali Gagal Menjaga Keunggulan

Southampton kembali menunjukkan ketangguhan mereka saat berhasil menghindari kekalahan di kandang sendiri. Laga melawan Bristol City di Stadion St Mary’s berakhir 2-2, meski tim tamu sempat dua kali berada di atas angin.

Hasil ini membuat Southampton tetap menjaga catatan tak terkalahkan mereka menjadi 20 pertandingan beruntun di semua kompetisi. Di sisi lain, Bristol City memang gagal membawa pulang kemenangan, tetapi mereka membuktikan diri mampu menekan salah satu tim yang sedang bersaing di papan atas Championship.

Bristol City langsung memberi tekanan

Pertandingan dibuka dengan tempo tinggi dari Bristol City yang tidak membiarkan Southampton bermain nyaman sejak awal. Tekanan itu segera menghasilkan keuntungan ketika laga baru berjalan lima menit.

Ryan Manning salah mengantisipasi umpan silang Scott Twine, dan bola justru masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat Bristol City unggul cepat dan memberi mereka kepercayaan diri untuk terus menjaga intensitas permainan.

Southampton sempat terdorong bermain lebih berhati-hati setelah tertinggal. Namun, tuan rumah perlahan mulai menemukan ritme lewat penguasaan bola yang lebih sabar serta upaya memanfaatkan bola mati.

Balasan Southampton lewat bola mati

Upaya tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30. Kesalahan yang melibatkan Manning bisa ditebus setelah Southampton memaksimalkan situasi bola mati, dengan Cyle Larin menuntaskan peluang di depan gawang untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Gol penyeimbang itu membuat jalannya pertandingan berubah. Southampton tampil lebih berani, sementara Bristol City tetap berusaha mempertahankan tekanan dan tidak kehilangan agresivitas dalam duel-duel di lapangan.

Laga kemudian berkembang menjadi pertandingan yang terbuka. Kedua tim sama-sama menemukan ruang untuk menyerang, dan peluang berbahaya muncul bergantian di kedua sisi.

Keunggulan kedua Bristol City

Memasuki babak kedua, Bristol City kembali menunjukkan ancaman dari situasi bola mati dan duel udara. Pada menit ke-63, Sam Bell membawa tim tamu unggul lagi lewat sundulan yang memanfaatkan situasi tersebut dan mengarah ke pojok gawang Daniel Peretz.

Skor 2-1 membuat Bristol City berada dalam posisi yang lebih tenang. Southampton pun dipaksa menaikkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan, sementara pertahanan Bristol City mulai tampil lebih rapat dalam menjaga keunggulan.

Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Southampton lalu mendapat dorongan penting dari bangku cadangan yang mengubah arah laga dalam waktu singkat.

Ross Stewart jadi pembeda dari bangku cadangan

Tonda Eckert memasukkan Ross Stewart, dan keputusan itu langsung memberi dampak besar. Penyerang asal Skotlandia tersebut hanya membutuhkan beberapa menit untuk mencetak gol penyeimbang melalui sundulan kuat di dalam kotak penalti.

Noah Eile dan rekan-rekannya gagal menutup ruang dengan sempurna, sehingga Stewart bisa menyelesaikan peluang dan membawa Southampton kembali ke skor 2-2. Gol itu sekaligus menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan di St Mary’s.

Setelah skor kembali imbang, kedua tim sama-sama memiliki dorongan untuk mencari gol penentu. Sisa waktu pertandingan berjalan semakin terbuka karena tidak ada pihak yang puas bermain aman.

Peluang akhir dan peran kiper

Bristol City masih sempat mengancam lewat penampilan Radek Vitek di bawah mistar. Kiper mereka tampil penting dengan menggagalkan peluang emas dari Cameron Archer dan Shea Charles di menit-menit akhir.

Southampton juga nyaris berbalik unggul pada fase penutup laga. Ross Stewart bahkan mencoba aksi akrobatik untuk mencetak gol kemenangan, tetapi usahanya belum berbuah gol sebelum wasit meniup peluit akhir.

Pertandingan ini juga diwarnai kartu kuning untuk Shea Charles, Cameron Pring, Sam Morsy, dan Rob Dickie. Bristol City tentu kecewa karena dua kali memimpin tidak cukup untuk menang, tetapi performa mereka tetap memperlihatkan kemampuan memberi perlawanan serius kepada Southampton yang masih menjaga rekor positifnya di Championship.

Baca Juga

Back to top button