Ronaldo Masih Jadi Andalan, Portugal Hadapi Chile Sebagai Tes Terakhir Menuju Piala Dunia 2026

Portugal menghadapi Chile dengan situasi yang jauh lebih nyaman, tetapi justru laga ini tetap menyimpan nilai penting bagi Roberto Martínez. Pertandingan di Oeiras menjadi kesempatan terakhir untuk menguji komposisi terbaik sebelum Portugal berangkat ke Piala Dunia 2026.

Di saat yang sama, duel ini juga menjadi momen perpisahan Portugal dengan publik sendiri sebelum tampil di Amerika Utara. Dengan status juara UEFA Nations League dan banyak pemain inti yang masih berada dalam kondisi kuat, Portugal ingin memastikan detail kecil dalam timnya sudah rapi.

Portugal mencari sentuhan akhir

Laga Portugal vs Chile akan dimainkan di Stadion Nacional del Jamor, Oeiras, pada Sabtu, 6 Juni. Kick-off dijadwalkan pukul 12:45 waktu AS Timur, 11:45 waktu Meksiko, dan 19:45 waktu Spanyol, sementara penunjukan wasit masih menunggu konfirmasi.

Bagi Portugal, pertandingan ini bukan sekadar pemanasan biasa. Formatnya memberi ruang untuk menilai lagi kesiapan skuad sebelum turnamen utama dimulai.

Roberto Martínez diperkirakan tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1. Diogo Costa diproyeksikan menjaga gawang, dengan João Cancelo, Gonçalo Inácio, Renato Veiga, dan Nuno Mendes di lini belakang.

Ronaldo masih jadi pusat perhatian

Di lini tengah, João Neves dan Vitinha disebut akan mengisi poros ganda. Di depannya, Pedro Neto, Bruno Fernandes, João Félix, dan Cristiano Ronaldo diperkirakan menjadi empat pemain yang menopang serangan.

Ronaldo tetap diproyeksikan sebagai ujung tombak. Kehadirannya membuat laga ini terasa penting bukan hanya bagi Portugal, tetapi juga bagi publik yang ingin melihat bagaimana sang kapten menutup fase persiapan menuju Piala Dunia.

Chile datang dalam fase pembangunan ulang

Situasinya berbeda jauh bagi Chile. Tim Amerika Selatan itu kembali gagal lolos ke Piala Dunia dan sekarang sedang memasuki proses rekonstruksi yang lebih panjang.

Nicolás Córdova sudah dipastikan memimpin proyek baru tersebut sebagai pelatih. Arah pembangunan Chile kini bergeser ke target jangka menengah, termasuk Copa América 2028 dan Piala Dunia 2030.

Secara susunan, Chile juga diperkirakan memakai formasi 4-2-3-1. Brayan Cortés diproyeksikan mengawal gawang, dengan Felipe Loyola, Guillermo Maripán, Iván Román, dan Gabriel Suazo di barisan pertahanan.

Tebakan susunan pemain dan riwayat pertemuan

Di sektor tengah, Vicente Pizarro dan Rodrigo Echeverría disebut akan menjadi dua gelandang sentral. Sementara itu, Darío Osorio, Lautaro Millán, Lucas Cepeda, dan Gonzalo Tapia dipersiapkan untuk menopang lini depan.

Secara di atas kertas, laga ini condong ke Portugal. Prediksi skor yang muncul adalah Portugal 4-0 Chile, sejalan dengan penilaian bahwa tim tuan rumah lebih komplet dan lebih konsisten.

Namun, catatan pertemuan kedua tim menunjukkan hasil yang tidak sepenuhnya berat sebelah. Portugal dan Chile sudah dua kali bertemu, dan kedua laga itu sama-sama berakhir imbang tanpa pemenang.

Pertemuan terakhir terjadi pada 28 Juni 2017 di Copa Confederaciones. Saat itu, pertandingan berakhir 0-0 sebelum Chile menang 3-0 lewat adu penalti, sehingga duel kali ini tetap punya lapisan sejarah meski status kedua tim sedang berbeda jauh.

Source: www.si.com

Baca Juga

Back to top button