Peserta SM UNNES Prestasi 2026 yang lolos tahap awal kini harus bergerak cepat. Seleksi Tahap 2 digelar sangat نزدیک pada 5–6 Juni 2026 dan mencakup UTBK internal UNNES serta tes wawancara atau unjuk prestasi di kampus.
Pengumuman Tahap 1 sendiri sudah dirilis pada 2 Juni 2026 pukul 15.00 WIB. Hasil itu menjadi penentu siapa saja yang berhak melangkah ke tahap berikutnya setelah proses verifikasi dokumen prestasi selesai dilakukan panitia.
Tahap pertama dalam jalur ini memang tidak berfokus pada tes akademik, melainkan pada pengecekan dokumen prestasi yang sebelumnya diunggah peserta. Panitia menilai keabsahan dan kesesuaian bukti yang masuk untuk memastikan peserta layak mengikuti seleksi lanjutan.
Jalur SM Prestasi UNNES dirancang untuk siswa yang memiliki rekam jejak unggul, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Prestasi yang diakui meliputi olahraga, seni, olimpiade atau lomba bidang studi, keagamaan, serta inovasi teknologi tepat guna.
UNNES juga memberi pengakuan pada hafalan Al-Qur’an minimal 20 juz bagi peserta beragama Islam sebagai bagian dari penilaian prestasi. Untuk peserta nonmuslim, prestasi keagamaan lain juga dapat menjadi dasar penilaian.
Selain capaian lomba dan bidang keagamaan, pengalaman kepemimpinan di sekolah turut diperhitungkan. Jabatan seperti ketua OSIS, wakil ketua OSIS, dan sekretaris OSIS termasuk unsur yang memberi nilai tambah.
Bagi peserta yang sudah dinyatakan lolos, tahapan berikutnya tidak boleh dianggap ringan. Jeda waktunya singkat, sehingga kesiapan menghadapi tes tulis internal dan sesi wawancara atau unjuk prestasi menjadi kunci utama.
Peserta juga perlu memastikan kartu ujian dicetak pada 2–5 Juni 2026 sebelum Seleksi Tahap 2 berlangsung. Setelah itu, hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan pada 8 Juni 2026.
Rangkaian penerimaan SM UNNES Prestasi 2026 sejak awal memang berjalan padat. Pendaftaran online dibuka pada 4–29 Mei 2026, sementara pembayaran pendaftaran berlangsung pada 4–30 Mei 2026.
Pencetakan kartu peserta dilakukan pada 5–31 Mei 2026. Setelah itu, verifikasi dokumen atau Seleksi Tahap 1 berjalan pada 25 Mei–2 Juni 2026 sebelum pengumuman hasil tahap pertama keluar pada 2 Juni 2026.
Setelah hasil akhir diumumkan, peserta yang diterima masih harus menjalani registrasi administratif pada 9–16 Juni 2026. Kuliah perdana kemudian dijadwalkan pada 18 Agustus 2026.
Jalur prestasi ini banyak diminati karena memberikan peluang masuk perguruan tinggi negeri dengan biaya yang lebih ringan. Mahasiswa yang diterima melalui skema ini dikenakan UKT Golongan I atau II, dengan besaran sekitar Rp500.000 hingga Rp1.000.000 per semester, dan dibebaskan dari Iuran Pengembangan Institusi atau IPI.
Namun, peluang tersebut tetap bergantung pada kelengkapan dan ketepatan dokumen sejak awal. Peserta harus merupakan siswa kelas akhir SMA, SMK, atau MA tahun 2026 yang memiliki prestasi unggul dan diakui.
Bagi lulusan sekolah luar negeri, syaratnya ditambah dengan surat penyetaraan ijazah resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Peserta juga wajib memiliki kondisi fisik dan mental yang memadai serta menyatakan kesanggupan mematuhi etika, aturan akademik, dan kewajiban pembayaran UKT selama masa studi.
Berkas yang diminta mencakup sertifikat atau surat keterangan prestasi dalam format JPG, PNG, atau JPEG dengan ukuran maksimal 500 KB. Peserta juga harus menyiapkan pasfoto berwarna 3×4, scan KTP berwarna, serta scan SKL, ijazah, atau surat keterangan siswa kelas 12 dalam format PDF maksimal 512 KB.
Selain itu, setiap peserta wajib menyertakan meterai elektronik atau fisik senilai Rp10.000. Seluruh dokumen diunggah melalui laman resmi pendaftaran di unnes.ac.id/admission.
Informasi resmi mengenai pengumuman, pencetakan kartu, dan tahapan seleksi berikutnya dapat dipantau melalui UNNES Admission di https://unnes.ac.id/admission/ dan https://sm.unnes.ac.id. Kanal tersebut menjadi rujukan utama selama rangkaian seleksi masih berlangsung.





