RB Leipzig tidak hanya menjaga jarak aman di papan atas, tetapi juga memastikan tempat di Liga Champions musim depan setelah menang 2-1 atas St. Pauli di Red Bull Arena. Tambahan tiga poin itu membuat posisi mereka di empat besar tak lagi mungkin dikejar, sehingga target utama musim ini resmi tercapai.
Kemenangan tersebut terasa makin bernilai karena datang setelah Leipzig sebelumnya menelan kekalahan 4-1 dari Bayer Leverkusen. Di hadapan publik sendiri, tim asuhan Ole Werner menunjukkan respons yang lebih stabil dan kembali menemukan kendali permainan saat tekanan sempat menguat.
Leipzig memecah kebuntuan di akhir babak pertama
RB Leipzig memulai laga dengan dominasi penguasaan bola, tetapi pertahanan rapat St. Pauli sempat membuat tuan rumah kesulitan mencari celah. Situasi baru berubah tepat di menit ke-45 ketika Xaver Schlager menyelesaikan umpan Christoph Baumgartner untuk membuka skor 1-0.
Gol tersebut menjadi titik balik penting karena membuat Leipzig bermain lebih tenang setelah jeda. Mereka tetap menekan, menjaga tempo, dan memaksa St. Pauli bertahan lebih dalam sambil berharap pada serangan balik.
Tekanan Leipzig kembali membuahkan hasil pada menit ke-54. Kali ini Willi Orban, sang kapten, menuntaskan umpan David Raum lewat situasi bola mati untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
St. Pauli datang terlambat untuk membalas
St. Pauli baru mendapatkan momentum saat laga hampir habis. Abdoulie Ceesay, yang masuk menggantikan Andreas Hountondji, memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86 setelah menerima umpan Jackson Irvine.
Gol itu sempat memberi sedikit harapan bagi tim tamu, tetapi waktu yang tersisa terlalu singkat untuk mengejar hasil imbang. Leipzig mampu menjaga keunggulan sampai peluit akhir dan mengamankan kemenangan yang mereka butuhkan.
Hasil ini menunjukkan bahwa Leipzig tidak hanya menang, tetapi juga mampu mengendalikan laga melawan lawan yang memilih bertahan cukup dalam. Setelah kekalahan besar dari Bayer Leverkusen, mereka menjawabnya dengan permainan yang lebih rapi dan stabil.
Empat besar terkunci, Liga Champions menanti
Tambahan tiga poin membuat Leipzig kini mengoleksi 65 poin dari 33 pertandingan dan bertahan di posisi ketiga klasemen sementara. Dengan perolehan itu, mereka dipastikan tetap berada di zona empat besar dan mengunci tiket ke Liga Champions musim depan.
Capaian tersebut mempertegas konsistensi Leipzig dalam persaingan papan atas Bundesliga. Saat sempat terpukul, mereka justru mampu membalas dengan hasil yang langsung mengamankan target besar klub.
Situasi St. Pauli makin sulit
Bagi St. Pauli, kekalahan ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka menjadi sembilan laga. Mereka tetap berada di posisi ke-17 dengan 26 poin dan tertinggal enam angka dari zona aman.
Kondisi tim juga tidak ideal karena beberapa pemain absen akibat cedera. Karol Mets dan James Sands termasuk di antara nama yang memengaruhi kedalaman skuad dalam perjuangan mereka keluar dari tekanan di sisa musim.
Catatan pertandingan
RB Leipzig menang 2-1 atas St. Pauli. Gol Leipzig dicetak Xaver Schlager pada menit ke-45 dan Willi Orban pada menit ke-54, sedangkan gol St. Pauli lahir lewat Abdoulie Ceesay pada menit ke-86.
Leipzig menurunkan Maarten Vandevoordt, Ridle Baku, Willi Orban, Castello Lukeba, David Raum, Assan Ouedraogo, Xaver Schlager, Christoph Baumgartner, Brajan Gruda, R. Jose Cardoso da Cruz, dan Yan Diomande dalam skema 4-4-2. St. Pauli memakai formasi 3-4-3 dengan Nikola Vasilj di bawah mistar dan Jackson Irvine menjadi salah satu penggerak serangan dari lini tengah.
Source: mediaindonesia.com