Huawei tampaknya ingin menonjol lewat pendekatan desain saat Pura X Max bersiap meluncur di China pada 20 April. Bukan hanya membawa format lipat book-style, perangkat ini juga menampilkan bodi yang lebih lebar dari kebanyakan ponsel lipat sekelasnya.
Menjelang jadwal peluncuran, unit ini sudah dibuka untuk pre-order di toko resmi Huawei di China. Sejumlah detail awal juga sudah terlihat, mulai dari pilihan warna, kapasitas memori, hingga karakter desain yang membuatnya berbeda dari banyak ponsel lipat lain di pasaran.
Format layar yang dibuat lebih lapang
Pura X Max disebut tidak mengikuti pola ponsel lipat book-style yang umumnya panjang dan ramping. Huawei justru memilih proporsi yang lebih lebar agar pengalaman layar saat dibuka terasa lebih lega.
Berdasarkan informasi yang beredar, layar utamanya memiliki ukuran 7,69 inci dengan rasio 16:10. Sementara itu, layar bagian dalam disebut berukuran 5,5 inci, yang memperkuat kesan bahwa Huawei ingin menghadirkan bidang pandang yang lebih nyaman saat perangkat digunakan.
Pendekatan seperti ini membuat Pura X Max tidak hanya tampil sebagai ponsel lipat biasa, tetapi juga sebagai alternatif bagi pengguna yang menginginkan format penggunaan yang berbeda. Di tengah pasar yang dipenuhi desain serupa, keputusan Huawei ini menjadi salah satu pembeda utama.
Punggung dengan dua tekstur berbeda
Bagian belakang perangkat juga dirancang dengan karakter visual yang tidak umum. Huawei menggunakan konsep dual-texture, dengan satu sisi bodi berfinishing halus dan sisi lainnya memakai pola garis-garis.
Perbedaan tekstur itu memberi kesan kontras yang lebih kuat saat perangkat dilihat dari belakang. Di bagian atas, Huawei meletakkan modul kamera berbentuk oval horizontal atau pill-shaped yang memuat tiga kamera.
Logo Huawei diposisikan vertikal di bagian bawah perangkat. Sementara itu, tulisan “Huawei” juga dicetak secara vertikal di sisi perangkat dan akan terlihat jelas ketika ponsel dibuka, sehingga identitas desainnya terasa lebih menonjol.
Kamera depan hadir di dua sisi
Huawei juga menyiapkan kamera swafoto di dua area layar. Kamera depan tersedia di layar luar atau cover screen, sekaligus di layar bagian dalam atau main cover.
Susunan ini memberi fleksibilitas saat perangkat dipakai dalam kondisi tertutup maupun terbuka. Pengguna tidak perlu bergantung pada satu posisi layar saja ketika ingin mengambil foto diri.
Keberadaan kamera di dua sisi layar menjadi detail penting yang mendukung penggunaan harian. Pada perangkat lipat, penyesuaian seperti ini biasanya sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pemakaian.
Warna dan memori yang sudah disiapkan
Mengacu pada informasi dari GSMArena, Huawei Pura X Max akan hadir dalam lima pilihan warna. Opsi yang disebutkan meliputi Interstellar Blue, Ollive Gold, Phantom Night Black, Vibrant Orange, dan Zero Degree White.
Untuk memori, Huawei menyiapkan beberapa varian agar pengguna bisa memilih sesuai kebutuhan. Opsi yang tersedia meliputi 12/256 GB, 12/512 GB, 16/512 GB, dan 16/1 TB.
Ketersediaan banyak opsi ini menunjukkan bahwa Huawei tidak hanya fokus pada tampilan luar, tetapi juga menyediakan fleksibilitas dari sisi kapasitas penyimpanan. Pilihan yang beragam biasanya membantu menjangkau lebih banyak kelompok pengguna.
Chipset belum diumumkan resmi
Hingga saat ini, Huawei belum membuka spesifikasi dapur pacu Pura X Max secara resmi. Meski begitu, perangkat ini diperkirakan akan memakai chipset flagship Kirin 9030 berdasarkan informasi yang beredar.
Detail internalnya memang masih disimpan rapat, tetapi gambaran awal yang sudah muncul cukup menunjukkan arah produk ini. Huawei tampaknya ingin menjadikan Pura X Max sebagai ponsel lipat yang menonjol lewat desain, susunan kamera, dan pilihan konfigurasi yang lengkap.
Peluncuran pada 20 April akan menjadi momen untuk melihat apakah desain lebar, punggung dual-texture, dan penempatan kamera di dua sisi layar benar-benar membuat Pura X Max tampil berbeda di pasar ponsel lipat China.
Source: tekno.kompas.com




