Jawa Timur kembali diposisikan sebagai pusat perhatian dalam pengendalian harga pangan nasional. Bank Indonesia menjadikan provinsi ini sebagai lokasi peluncuran Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera atau GPIPS, sebuah langkah yang menandai perluasan fokus dari sekadar menahan laju harga menjadi memperkuat sistem pangan secara menyeluruh.
Pilihan itu tidak lepas dari posisi Jawa Timur yang kuat di dua sisi sekaligus, yakni produksi dan distribusi. Di satu sisi, provinsi ini menjadi penyumbang besar berbagai komoditas pangan utama, sementara di sisi lain juga berperan sebagai simpul logistik penting untuk kawasan timur Indonesia.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman menyebut GPIPS sebagai bentuk evolusi dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan atau GNPIP. Menurut dia, tantangan stabilitas harga dan ketahanan pangan saat ini jauh lebih kompleks sehingga membutuhkan sinergi yang lebih kuat dan program yang lebih terintegrasi.
Fokus GPIPS tidak lagi berhenti pada pengendalian harga jangka pendek. Program ini diarahkan untuk memperkuat produksi, pascapanen, dan distribusi agar ketahanan pangan nasional bisa lebih berkelanjutan.
Kekuatan produksi Jawa Timur
Data produksi 2025 menjadi salah satu alasan utama mengapa Jawa Timur dipilih. Provinsi ini mendominasi hampir seluruh komoditas pangan utama, terutama beras, jagung, cabai rawit, dan bawang merah.
Jawa Timur tercatat sebagai penghasil padi terbesar di Indonesia dengan kontribusi 17,34% terhadap produksi nasional. Total produksi padinya mencapai 10,57 juta ton, angka yang menegaskan peran besar provinsi ini dalam pasokan beras nasional.
Di komoditas jagung dan cabai rawit, Jawa Timur juga berada di posisi teratas secara nasional. Untuk bawang merah, provinsi ini menempati urutan kedua tertinggi di Indonesia.
Aida menilai kapasitas produksi tersebut membuat Jawa Timur menjadi tulang punggung program prioritas pemerintah 2026. Program itu menargetkan swasembada beras dan jagung dengan bertumpu pada kekuatan produksi daerah yang besar.
Jalur distribusi yang menjangkau timur Indonesia
Selain dari sisi produksi, Jawa Timur memiliki peran strategis dalam distribusi pangan. Dalam peta konektivitas nasional, wilayah ini dikenal sebagai Gerbang Baru Nusantara.
Melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Timur menjadi simpul distribusi yang menghubungkan arus logistik pangan dari Jawa ke Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua. Posisi itu membuat provinsi ini menjadi pintu utama penyaluran pangan bagi jutaan penduduk di kawasan timur Indonesia.
Kapasitas cadangan pangan juga ikut memperkuat alasan pemilihan Jawa Timur. Gudang Bulog di provinsi ini mampu menampung 1,22 juta ton, atau setara 22,81% dari kapasitas gudang nasional.
Gabungan antara produksi yang besar, jalur distribusi yang kuat, dan cadangan pangan yang memadai dipandang Bank Indonesia sebagai modal penting untuk pengendalian inflasi pangan yang lebih menyeluruh. Karena itu, Jawa Timur dinilai paling siap menjadi panggung utama GPIPS.
Penguatan kerja sama antardaerah
Peluncuran GPIPS di Jawa Timur juga mendapat sambutan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia menilai langkah tersebut penting agar pangan sejahtera dapat memberi manfaat luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Khofifah menjelaskan bahwa Jawa Timur memiliki Etalase Pengendalian Inflasi atau EPI di tingkat kabupaten dan kota. Skema ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama antardaerah untuk saling melakukan mitigasi dalam pengendalian harga.
Ia menambahkan bahwa konektivitas pasar antarkabupaten dan antarkota masih terus dikomunikasikan secara intensif. Menurut dia, kerja sama lintas daerah tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat respons daerah terhadap tekanan inflasi pangan.
Dengan peluncuran GPIPS di Jawa Timur, Bank Indonesia mendorong pendekatan yang lebih terintegrasi dalam menjaga pangan nasional. Provinsi ini kini ditempatkan bukan hanya sebagai daerah produksi, tetapi juga sebagai simpul penting distribusi dan cadangan pangan dalam menjaga stabilitas harga.
Source: www.cnbcindonesia.com




