Persik Pilih Pemulihan Ketimbang Ngebut Latihan, Derby Lawan Arema Menunggu Di Gresik

Laga Persik Kediri kontra Arema FC di Gresik tidak hanya soal derby, tetapi juga soal bagaimana tim menjaga tenaga yang tersisa agar tidak habis sebelum pertandingan dimulai. Di tengah jadwal padat dan kondisi fisik yang masih terkuras, Persik memilih menahan intensitas latihan sambil fokus memulihkan pemain inti.

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menyebut timnya masih berada dalam fase pemulihan. Karena itu, sesi latihan pada Jumat (1/5) tidak dipaksa berjalan penuh, mengingat para pemain baru saja melewati laga berat.

Persik memang baru menelan kekalahan 0-1 dari Borneo FC di Stadion Brawijaya pada Rabu (29/4). Situasi itu membuat staf pelatih memberi porsi lebih besar pada recovery, bukan pada beban latihan yang tinggi.

Langkah tersebut diambil agar kondisi fisik pemain kembali stabil sebelum masuk ke persiapan yang lebih spesifik. Marcos ingin anak asuhnya segar lebih dulu, baru kemudian fokus pada rencana permainan menghadapi Arema.

Di sela pemulihan, Persik juga mulai mempelajari permainan lawan melalui tayangan video. Materi itu dipakai untuk membantu pemain membaca situasi pertandingan dan menyiapkan respons yang tepat saat derby berlangsung.

Marcos menilai pendekatan ini penting karena duel derby biasanya berjalan dengan tensi tinggi. Ia menekankan perlunya konsentrasi penuh sejak awal sampai akhir agar tim tidak kehilangan momen penting di lapangan.

Persiapan Persik juga akan berlanjut dengan perpindahan lokasi latihan ke Gresik. Tim dijadwalkan bertolak pada 2/5 dan melanjutkan sesi di sana sebelum pertandingan pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026.

Perubahan venue terjadi karena laga harus dipindahkan ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur. Pengelola tidak memperoleh izin keramaian dari polisi untuk menggelar pertandingan di Stadion Brawijaya.

Meski berpindah tempat, sorotan terhadap laga ini tetap besar karena statusnya sebagai Derby Jatim. Pertemuan Persik kontra Arema tetap menyedot perhatian publik meski laga tidak lagi digelar di Kediri.

Dukungan suporter pun ikut mewarnai persiapan tim. Sejumlah pendukung Persik tetap berencana datang langsung ke Gresik, dan Marcos mengapresiasi kehadiran mereka.

Menurut Marcos, dukungan fans memberi nilai tambahan bagi para pemain yang sedang bersiap menghadapi laga penting. Kehadiran suporter juga membuat pemain semakin paham bahwa pertandingan ini punya arti besar.

Salah satu suporter, Yudi, mengatakan dirinya bersama teman-temannya akan hadir untuk memberi semangat kepada tim. Ia berharap para pemain bisa tampil habis-habisan dalam laga krusial tersebut.

Dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, Persik kini bergerak dengan dua fokus yang berjalan beriringan. Pemulihan tenaga dan pembacaan permainan lawan menjadi bekal utama saat mereka bersiap turun di Gresik.

Source: www.jawapos.com

Baca Juga

Back to top button