Penyegaran Besar Burgman Street 2026, Mesin 125 Cc Tetap Jadi Andalan Suzuki

Suzuki Burgman Street mendapat penyegaran besar pada model year 2026 untuk pasar India, dan perubahan itu terlihat paling jelas pada bagian tampilan serta fitur yang mendukung aktivitas harian. Meski begitu, Suzuki tetap mempertahankan mesin 125 cc yang selama ini menjadi salah satu alasan skutik bergaya maxi ini tetap relevan untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.

Arah pembaruan kali ini tampak sederhana tetapi terukur. Suzuki tidak mengubah karakter dasar Burgman Street sebagai motor praktis, melainkan membuatnya terasa lebih modern tanpa meninggalkan kenyamanan dan kelegaan yang menjadi identitas utamanya.

Panel instrumen dibuat lebih informatif

Sorotan penting dari penyegaran ini ada pada panel instrumen digital baru yang kini dibuat lebih besar. Suzuki juga meningkatkan kecerahan layar agar informasi tetap mudah dibaca saat motor dipakai di bawah sinar matahari.

Fitur Suzuki Ride Connect disebut bekerja lebih mulus dengan ponsel pintar. Melalui sistem ini, pengendara bisa memantau navigasi turn-by-turn, notifikasi panggilan, dan pesan singkat langsung dari layar dasbor.

Selain itu, Suzuki menambahkan indikator baru yang memberi informasi kendaraan lebih rinci. Salah satu yang paling berguna adalah pengingat servis, sehingga pemilik bisa memantau kondisi motor dengan cara yang lebih praktis.

Mesin tetap sama, efisiensi tetap jadi andalan

Di balik ubahan pada tampilan dan fitur, sektor dapur pacu tidak mengalami revisi. Burgman Street 2026 masih memakai mesin 125 cc dengan teknologi Suzuki Eco Performance atau SEP.

Suzuki menyebut mesin ini tetap menawarkan keseimbangan antara respons dan efisiensi bahan bakar. Outputnya tercatat 8,3 hp pada 6.500 rpm dan torsi 10,2 Nm pada 5.250 rpm.

Keputusan mempertahankan mesin tersebut menunjukkan keyakinan Suzuki terhadap karakter yang sudah dimiliki Burgman Street. Untuk penggunaan harian, kombinasi tenaga dan efisiensi memang menjadi modal penting yang membuatnya tetap menarik.

Bentuk buritan berubah paling mencolok

Perubahan visual yang paling mudah dikenali justru ada di bagian belakang. Desain buritan kini dibuat lebih tebal dan tampil berbeda dari model sebelumnya, sehingga menjadi sektor yang paling menonjol dari penyegaran Burgman Street 2026.

Ubahan lain terlihat pada lampu utama yang kini terbelah. Sein tetap dipisahkan di bagian bawah, sedangkan reflektor bulat berpindah dari area sepatbor ke dek.

Walau tampak lebih padat, ukuran motor justru sedikit menyusut. Panjangnya kini 1.860 mm dari sebelumnya 1.875 mm, sementara tinggi jok turun 5 mm menjadi 775 mm dari 780 mm.

Ruang simpan bertambah, kaki-kaki ikut disesuaikan

Pembaruan di bagian belakang juga membawa efek pada ruang penyimpanan. Kapasitas bagasi kini menjadi 24,6 liter, naik dari 21,5 liter pada model lama.

Ruang itu disebut cukup untuk menampung satu helm half-face beserta barang bawaan kecil lainnya. Tangki bensin tetap berkapasitas 5,5 liter, sehingga sisi praktis untuk mobilitas harian masih dipertahankan.

Di sektor kaki-kaki, perubahan terjadi pada roda belakang. Jika sebelumnya memakai pelek 10 inci dengan ban 80/100, kini bagian belakang menggunakan pelek 12 inci dengan ban tubeless 100/80.

Roda depan tetap memakai pelek 12 inci dengan ban tubeless 90/90. Dengan komposisi ini, diameter pelek belakang kini seragam dengan depan.

Warna baru dan peluang ke Indonesia

Suzuki juga menawarkan pilihan warna baru dengan kesan lebih berani. Aksen matte pada beberapa bagian bodi dipadukan dengan emblem krom agar tampilannya terasa lebih premium.

Sektor pencahayaan masih mengandalkan LED di lampu depan dan belakang. Hal ini menjaga visibilitas tetap menjadi bagian penting dari paket penyegaran Burgman Street 2026.

Di India, motor ini dipasarkan dalam dua varian, yaitu Ride Connect seharga Rp19.282.326 dan Ride Connect TFT Edition Rp20.809.564. Sementara itu, di Indonesia, PT Suzuki Indomobil Sales masih menjual Burgman Street 125EX rakitan lokal dengan harga Rp26.543.500 OTR Jakarta.

Karena model Suzuki di Indonesia juga kerap mengikuti arah pasar India, peluang hadirnya versi terbaru ini di Tanah Air tetap terbuka. Perhatian kini tertuju pada kemungkinan pembaruan serupa ikut dibawa ke Indonesia dalam waktu mendatang.

Source: www.oto.com

Baca Juga

Back to top button