Pengiriman Xpeng Masih Menurun, GX Belum Sempat Mengubah Arah Pasar Mei

Dorongan penjualan Xpeng pada bulan lalu belum datang dari model baru yang paling diharapkan, melainkan dari pasar luar negeri dan pengembangan teknologi yang terus berjalan. Di saat yang sama, pengiriman domestik perusahaan itu masih menunjukkan pemulihan yang berjalan pelan.

Pada May, Xpeng mencatat pengiriman 32,158 unit, turun 4.08% secara tahunan, meski naik 3.70% dibandingkan April. Dalam lima bulan pertama, total pengiriman perusahaan mencapai 125,851 unit dan masih terkoreksi 22.59% year-on-year.

GX belum sempat memberi dampak penuh

Salah satu alasan utama penjualan belum terdongkrak kuat adalah waktu peluncuran GX yang terlalu mepet dengan akhir bulan. SUV itu baru resmi diluncurkan pada 20 May, sedangkan pengiriman skala besar baru akan dimulai pada June.

Akibatnya, kontribusi GX terhadap angka pengiriman May masih sangat terbatas. Padahal, model ini disiapkan sebagai produk penting untuk mendorong volume Xpeng di segmen keluarga kelas menengah ke atas.

GX hadir dalam pilihan battery electric dan extended-range. Xpeng menetapkan harga awal terbatas 269,800 yuan, atau sekitar $39,794, untuk menarik pasar yang lebih luas.

Respons awal kuat, tetapi belum masuk ke data pengiriman

Minat awal terhadap GX terlihat tinggi sejak awal peluncuran. Dalam 12 jam pertama, model ini mengantongi 24,863 pesanan pasti, dan lebih dari 80% di antaranya berasal dari varian Ultra flagship trim.

Analis Deutsche Bank yang dipimpin Wang Bin bahkan memperkirakan total pesanan baru Xpeng pada May bisa naik menjadi sekitar 50,000 unit berkat GX. Namun, lonjakan pesanan tersebut belum langsung tercermin dalam data pengiriman bulan yang sama karena distribusi massal baru berjalan pada June.

Teknologi otonom dan pasar luar negeri ikut bergerak

Di luar penjualan mobil, Xpeng juga terus mengembangkan teknologi otonomnya. Pada May, mobil robotaxi L4 mass-produced pertama di China yang dipasang langsung dari pabrik dan dikembangkan sendiri oleh Xpeng keluar dari lini produksi di Guangzhou.

Robotaxi itu dibangun berbasis prototipe GX dan memakai empat chip Turing AI buatan internal. Daya komputasinya diklaim mencapai 3,000 TOPS, dengan operasi demonstrasi dijadwalkan mulai pada kuartal ketiga.

Sementara itu, pasar internasional mulai memberi penopang tambahan. Setelah P7+ mulai dikirim ke luar negeri pada April, penjualan overseas bulanan perusahaan melampaui 6,000 unit untuk pertama kalinya pada bulan itu.

Data penjualan luar negeri untuk May belum tersedia, tetapi Xpeng menyebut kontribusi bisnis internasional diperkirakan akan melampaui 20% mulai kuartal kedua. Perusahaan juga melaporkan margin kotor kuartal pertama sebesar 20.6% dalam laporan keuangan yang dirilis pada 28 May.

Gambaran May menunjukkan Xpeng masih berada dalam fase transisi, dengan tekanan pada pengiriman domestik yang belum sepenuhnya reda. Namun, GX, robotaxi, dan pertumbuhan bisnis luar negeri memberi sinyal bahwa arah pemulihan perusahaan mulai memiliki penopang baru.

Source: cnevpost.com

Baca Juga

Back to top button