Peluang Medali Indonesia Di Sanya Bertumpu Pada Tiga Cabang Unggulan, 22 Atlet Disiapkan

Kekuatan Indonesia di Asian Beach Games 2026 tampak diarahkan ke tiga cabang yang paling menjanjikan peluang medali. Dari total 22 atlet yang diberangkatkan ke Sanya, fokus utama Merah Putih jatuh pada bola basket 3×3, bola voli pantai, dan panjat tebing.

Pola itu memperlihatkan bahwa Indonesia tidak sekadar mengirim nama-nama terbaik, tetapi juga menyusun kontingen secara realistis sesuai kekuatan sektor yang dimiliki. Komposisi atlet disebut lahir dari seleksi ketat di bawah Komite Olimpiade Indonesia, dengan perpaduan pemain muda dan atlet berpengalaman.

Tumpuan medali diarahkan ke tiga cabang

Chef de Mission Indonesia, Krisna Bayu, menjelaskan bahwa susunan kontingen juga menyesuaikan dukungan anggaran yang tersedia. Meski jumlah personel dibatasi, kualitas tim tetap dijaga agar para atlet mendapat dukungan yang layak saat bertanding.

Pendekatan itu membuat Indonesia memusatkan energi pada nomor-nomor yang dinilai paling masuk akal untuk bersaing. Dalam konteks persaingan Asia, pilihan seperti ini penting karena negara-negara lain juga datang dengan ambisi besar untuk naik podium.

Bola basket 3×3 berisi kombinasi putra dan putri

Sektor bola basket 3×3 menjadi salah satu cabang yang paling diperhitungkan karena Indonesia mengirim empat atlet putra dan empat atlet putri. Di tim putra ada Jonathan Patrick Ale, Ebrahim Lopez Enguio, Jamar Andre Johnson, dan Halmaheranno Aprianto Lolaru Hady.

Untuk tim putri, Indonesia menurunkan Kimberley Pierre-Louis, Angelica Jennifer Candra, Diva Intan Nur Fadillah, dan Berlian Yesi Triutari. Komposisi ini dipilih untuk menjaga keseimbangan antara pengalaman dan tenaga muda di lapangan.

Pertandingan bola basket 3×3 akan berlangsung di Sanya Sports Center Gymnasium. Jadwal sektor putri dimulai lebih dulu pada 25 April menghadapi Filipina dan Kyrgyzstan, lalu tim putra bermain pada 26 April melawan Mongolia dan Sri Lanka.

Laga berikutnya sudah menunggu pada 27 April. Pada hari itu, tim putri akan bertemu Macao, China, sementara sektor putra berhadapan dengan Malaysia.

Voli pantai mengandalkan dua pasangan putra dan satu pasangan putri

Di cabang voli pantai, Indonesia membawa enam atlet yang dibagi ke dalam dua pasangan putra dan satu pasangan putri. Pasangan putra pertama diisi Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi, sedangkan pasangan putra kedua terdiri dari Imam Ahmad Faisal dan Fairuz Bayhaqly.

Di sektor putri, Indonesia mengandalkan Josephine Selvina Anasthasya Kaize dan Nur Atika Sari. Keduanya disebut menunjukkan progres signifikan dalam berbagai ajang internasional sebelum turun di Sanya.

Cabang ini akan dimainkan di Tianya Haijiao Venue Center pada 23 hingga 28 April. Perebutan medali dijadwalkan berlangsung pada 29 April, sehingga voli pantai berpotensi menjadi salah satu penentu hasil Indonesia di ajang ini.

Panjat tebing menjadi sektor paling ramai

Panjat tebing mendapat porsi terbesar dalam skuad Indonesia, yakni delapan atlet. Nama Desak Made Rita Kusuma Dewi menjadi sorotan setelah disebut baru meraih medali emas di Kejuaraan Panjat Tebing Asia 2026.

Selain Desak Made, daftar atlet panjat tebing Indonesia juga mencakup Kadek Adi Asih, Antasyafi Robby Al Hilmi, Ramaski Aswin Kristanto, Puja Lestari, Amanda Narda Mutia, Raharjati Nursamsa, dan Aditia Tri Syahria. Mereka disiapkan untuk nomor kecepatan yang menjadi fokus utama.

Lomba panjat tebing akan digelar di Tianya Haijiao Venue Cluster. Rangkaian pertandingan dimulai sejak pembukaan, dengan final dijadwalkan berlangsung pada 28 dan 29 April.

Susunan lengkap 22 atlet Indonesia

Skuad bola basket 3×3: Jonathan Patrick Ale, Ebrahim Lopez Enguio, Jamar Andre Johnson, Halmaheranno Aprianto Lolaru Hady, Angelica Jennifer Candra, Diva Intan Nur Fadillah, Kimberley Pierre-Louis, dan Berlian Yesi Triutari.

Skuad voli pantai: Bintang Akbar, Sofyan Rachman Efendi, Imam Ahmad Faisal, Fairuz Bayhaqly, Josephine Selvina Anasthasya Kaize, dan Nur Atika Sari.

Skuad panjat tebing: Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, Antasyafi Robby Al Hilmi, Ramaski Aswin Kristanto, Puja Lestari, Amanda Narda Mutia, Raharjati Nursamsa, dan Aditia Tri Syahria.

Dengan kekuatan yang difokuskan ke tiga cabang tersebut, Indonesia menempatkan peluang medali pada jalur yang paling realistis. Hasil di Sanya akan sangat ditentukan oleh performa atlet di nomor unggulan serta konsistensi mereka sepanjang rangkaian pertandingan.

Source: www.beritasatu.com

Baca Juga

Back to top button