Real Betis datang ke Montilivi dengan beban yang lebih berat setelah tersingkir dari Liga Europa usai kalah 2-4 dari Braga. Situasi itu membuat laga kontra Girona di jornada 33 LALIGA bukan sekadar pertandingan liga biasa, melainkan juga kesempatan untuk meredakan tekanan yang menumpuk di ruang ganti Manuel Pellegrini.
Di sisi lain, Girona melihat duel ini sebagai peluang menjaga jarak aman dari papan bawah sambil tetap mempertahankan asa ke persaingan yang lebih tinggi. Tim asuhan Míchel berada di posisi kesebelas dan masih terpaut tiga poin dari delapan besar, sementara keunggulan enam poin atas zona degradasi memberi ruang gerak yang belum sepenuhnya nyaman.
Girona mencoba menjaga keseimbangan
Kondisi klasemen membuat Girona berada di titik tengah yang sensitif. Mereka masih perlu mengamankan posisi di papan tengah, tetapi pada saat yang sama belum bisa menutup pintu menuju zona Eropa.
Míchel mendapat dorongan dari pulihnya Daley Blind. Bek asal Belanda itu diperkirakan langsung kembali ke susunan inti, dan hal tersebut membuat Alejandro Francés berpotensi keluar dari starting XI.
Masalah Girona justru lebih terasa di lini depan. Abel Ruiz kembali mengalami cedera, sedangkan Vladyslav Vanat sudah lebih dulu menutup musim lebih awal karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan.
Dalam kondisi seperti itu, Claudio Echeverri diperkirakan kembali dipasang untuk mengisi area serang. Cristhian Stuani tetap tersedia dari bangku cadangan, tetapi perannya kini makin penting karena ia menjadi satu-satunya penyerang tengah murni yang tersisa.
Susunan yang diproyeksikan Míchel
Dengan perubahan di sektor belakang, Girona diperkirakan tetap memakai struktur yang mirip dengan laga-laga sebelumnya. Gazzaniga masih menjadi pilihan utama di bawah mistar, sedangkan Arnau, Vitor Reis, Blind, dan Àlex Moreno disebut sebagai empat nama di lini pertahanan.
Di lini tengah, Witsel dan Fran Beltrán kemungkinan menjadi penopang permainan. Mereka akan menopang pergerakan Tsygankov, Iván Martín, dan Ounahi di area yang lebih maju.
Echeverri diprediksi melengkapi lini depan dalam skema yang disiapkan Míchel. Susunan yang paling mungkin untuk Girona adalah Gazzaniga; Arnau, Vitor Reis, Blind, Àlex Moreno; Witsel, Fran Beltrán; Tsygankov, Iván Martín, Ounahi; Echeverri.
Betis melakukan rotasi setelah pukulan Eropa
Betis tiba di Montilivi dengan kebutuhan berbeda, terutama karena jadwal yang padat dan efek mental dari kegagalan di panggung Eropa. Pellegrini disebut bakal melakukan sejumlah penyesuaian untuk menstabilkan tim setelah kekalahan dari Braga.
Perubahan pertama terjadi di bawah mistar, dengan Álvaro Valles diproyeksikan kembali menjadi penjaga gawang utama menggantikan Pau López. Di lini belakang, Natan da Silva kembali tersedia setelah menjalani hukuman larangan bermain saat melawan Braga.
Namun, Betis juga kehilangan Diego Llorente akibat esguince pergelangan kaki. Karena itu, Marc Bartra diperkirakan menjadi pasangan Natan di jantung pertahanan.
Isco dan Lo Celso jadi titik penting
Di area kreatif, Giovani Lo Celso berpeluang turun sejak awal setelah sebelumnya hanya menjadi pemain pengganti saat melawan Osasuna. Kehadirannya dinilai penting karena bisa membantu menghubungkan lini tengah dan lini depan.
Isco Alarcón juga sudah kembali masuk daftar opsi setelah sebelumnya hanya menghuni bangku cadangan di laga Eropa. Pellegrini disebut tetap berhitung dengan menit bermainnya agar tidak memaksanya terlalu cepat pada fase musim yang sangat menentukan.
Situasi ini membuka peluang bagi pemain yang lebih jarang tampil untuk ikut mendapat peran, seperti Sergi Altimira, Nelson Deossa, atau Rodrigo Riquelme. Betis sedang berusaha menjaga keseimbangan skuad sambil tetap mengejar hasil yang dibutuhkan.
Komposisi yang diperkirakan untuk tim tamu
Dengan sejumlah penyesuaian itu, Betis diproyeksikan tampil dengan Valles di gawang. Lini belakang kemungkinan diisi Aitor Ruibal, Natan, Bartra, dan Valentín, sementara Marc Roca dan Altimira disiapkan di tengah.
Di depan mereka, Abde, Lo Celso, dan Riquelme atau Fornals bisa menopang Cucho Hernández sebagai ujung serangan. Susunan yang diperkirakan adalah Valles; Aitor Ruibal, Natan, Bartra, Valentín; Marc Roca, Altimira; Abde, Lo Celso, Riquelme atau Fornals; Cucho Hernández.
Dengan latar kebutuhan yang berbeda, laga di Montilivi diprediksi berjalan sebagai duel dua tim yang sama-sama mencari arah baru. Girona ingin mempertahankan kestabilan dan peluang naik, sedangkan Betis datang untuk memulihkan kepercayaan diri sekaligus menjaga target mereka tetap hidup.
Source: www.eldesmarque.com




