Perjalanan jauh dengan motor listrik mulai mendapat panggung baru lewat touring Polytron Fox 500 dan Fox-R menuju Bali. Dalam etape awal saja, rombongan sudah membuktikan bahwa rute antarkota lewat Pantura bisa ditempuh dengan perencanaan daya yang rapi dan dukungan pengisian yang tepat.
Sebanyak sekitar 15 rider dari komunitas Polytron EV Rider Jakarta ikut dalam perjalanan ini. Mereka menempuh jalur Bogor menuju Bali dengan target akhir di Pantai Pandawa, Bali, sambil melewati Surabaya sebagai bagian dari rute panjang lintas provinsi.
Persiapan dibuat serius sejak awal
Rombongan memulai perjalanan dari Kota Bogor pada Kamis, 26 Juni 2025. Sebelum masuk jalur utama, mereka berkumpul lebih dulu di PLN Gambir atau PLN UP3 Menteng, Jakarta, untuk menyiapkan etape berikutnya.
Start perjalanan dilakukan dari kawasan Jalan R3 Bogor sekitar pukul 10.49 WIB. Salah satu motor tercatat memulai perjalanan dengan baterai 94 persen, lalu seluruh motor di-reset trip meter supaya konsumsi baterai selama touring lebih mudah dipantau.
Perlengkapan yang dibawa juga menunjukkan touring ini memang dirancang untuk perjalanan jauh. Para rider menyiapkan helm full face, jaket riding berprotektor, fast charging 30 ampere, drone, dan sepatu safety.
Fox 500 jadi andalan di rute jarak jauh
Fokus utama touring ini tertuju pada Polytron Fox 500. Model tersebut disebut memiliki jarak tempuh lebih jauh dibanding generasi sebelumnya dan sudah mendukung fast charging untuk kebutuhan perjalanan jauh.
Dukungan itu menjadi penting karena perjalanan lintas kota tidak hanya menuntut daya tahan baterai, tetapi juga disiplin mengatur titik isi ulang. Karena itu, pengisian daya sejak awal perjalanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi touring.
Setelah bertolak dari Jakarta, rombongan bergerak melintasi Bekasi, Karawang, Pamanukan, dan Cirebon sebelum melanjutkan etape ke Surabaya dan Bali. Jalur ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa motor listrik roda dua mulai masuk ke kebutuhan mobilitas antarkota, bukan hanya perjalanan harian di dalam kota.
Pantura memberi tantangan lebih cepat dari perkiraan
Kepadatan lalu lintas langsung terasa ketika rombongan melewati Bekasi dan Karawang. Formasi touring sempat terpecah, meski komunikasi antar rider tetap terjaga melalui intercom.
Situasi itu ikut memperlihatkan bahwa touring motor listrik jarak jauh bukan semata soal kemampuan kendaraan. Ketahanan rider dan kemampuan menjaga ritme perjalanan di tengah lalu lintas padat juga ikut menentukan kelancaran etape.
Saat memasuki Karawang, salah satu motor Fox 500 tercatat sudah menempuh sekitar 113 kilometer dengan sisa baterai 30 persen. Angka itu memberi gambaran awal tentang bagaimana konsumsi energi bekerja ketika motor dipakai untuk perjalanan panjang.
SPKLU PLN menjadi titik kunci perjalanan
Jaringan SPKLU PLN menjadi penopang utama sepanjang rute touring ini. Titik pengisian pertama dilakukan di SPKLU PLN Kosambi, Karawang, dan baterai diisi hingga rata-rata mencapai 80 persen sebelum rombongan melaju lagi.
Setelah itu, perjalanan berlanjut ke Pamanukan. Saat malam tiba dan lalu lintas mulai lebih lengang, formasi rider kembali lebih rapi setelah sempat terpisah di siang hingga sore hari.
Setibanya di PLN ULP Pamanukan, motor kembali diisi daya. Pengisian tersebut menjadi bekal penting sebelum rombongan bergerak ke Cirebon untuk menutup etape hari pertama.
Hampir 300 kilometer dalam sehari
Rombongan semula berencana bermalam di Brebes, tetapi kondisi perjalanan membuat titik istirahat dialihkan ke Cirebon. Etape pertama akhirnya berakhir di PLN UP3 Cirebon dengan total jarak sekitar 293 kilometer dalam satu hari.
Setelah tiba, seluruh motor kembali diisi daya hingga penuh. PLN UP3 Cirebon pun tidak hanya berfungsi sebagai lokasi charging, tetapi juga sebagai tempat istirahat bagi rider yang sedang menjalani perjalanan lintas provinsi.
Di dalam video perjalanan, salah satu rider menyebut touring ini terasa spesial karena dilakukan dengan motor listrik untuk jarak jauh. Rider lain juga menyampaikan bahwa dukungan PLN terasa sepanjang perjalanan touring tersebut.
Perjalanan menuju Surabaya dan Bali masih berlanjut dengan jarak yang lebih panjang serta medan yang lebih beragam. Touring Polytron Fox 500 dari Bogor ke Bali pun menjadi contoh paling nyata bahwa motor listrik roda dua mulai siap dipakai untuk perjalanan antarkota di Indonesia.





