Panggung besar untuk PC Windows tampaknya segera bergeser. Microsoft dan Nvidia bersiap memperkenalkan komputer Windows pertama yang memakai chip Nvidia sebagai prosesor utama, langkah yang dapat membuka arah baru bagi laptop AI dan perangkat yang lebih hemat daya.
Rencana itu dilaporkan akan muncul pekan depan, dengan perangkat yang berasal dari lini Surface milik Microsoft serta dari pabrikan lain seperti Dell. Artinya, Nvidia tidak hanya masuk lewat satu produk internal, tetapi berpeluang menyebar lebih luas ke ekosistem PC Windows.
Kabar ini menjadi penting karena pasar laptop Windows selama ini masih dikuasai pemain lama di sisi prosesor. Qualcomm saat ini menjadi pembuat utama CPU berbasis Arm untuk laptop Windows, sementara Intel dan AMD masih memegang porsi besar di segmen tersebut.
Masuknya Nvidia berpotensi mengubah peta itu. Perusahaan yang selama ini dikenal kuat di GPU tersebut kini berpeluang mengambil peran yang lebih besar, dari penyedia grafis menjadi arsitek utama di dalam laptop Windows.
Isyarat kehadiran pengumuman baru juga sudah terlihat di ruang publik. Akun resmi Windows, Nvidia, dan Arm di platform X sempat menuliskan pesan “A new era of PC” pada Jumat, sambil menampilkan petunjuk yang tampak seperti koordinat di Taipei.
Arah itu memperkuat dugaan bahwa panggung peluncuran akan berpusat di Asia. Axios menyebut Microsoft dan Nvidia akan memperkenalkan PC baru tersebut di ajang Computex di Taiwan dan konferensi pengembang Build milik Microsoft di San Francisco.
Rencana ini sebenarnya bukan muncul tiba-tiba. Reuters pada 2023 sudah melaporkan bahwa Nvidia berencana merancang CPU untuk menjalankan Windows dengan teknologi Arm, dan laporan terbaru menunjukkan langkah itu kini makin dekat ke debut publik.
Bagi Microsoft, inisiatif ini sejalan dengan upaya lama untuk mendorong PC yang lebih ramah baterai. Namun, strategi itu sejauh ini belum menghasilkan lonjakan penjualan besar, meski arah pergeserannya sudah terlihat.
Persaingan di sisi chip laptop Windows pun makin menarik karena Microsoft tidak hanya menatap perangkat keras. Perusahaan itu juga disebut akan memperkenalkan perangkat lunak yang membantu AI agents menjalankan tugas secara lokal di komputer Windows.
Di sisi lain, Apple tetap menjadi pembanding utama dalam strategi chip milik sendiri. Pada Maret, perusahaan itu meluncurkan MacBook yang diperbarui dengan chip M5-series terbaru, menambah tekanan dalam perlombaan perangkat berbasis chip buatan sendiri.
Jika semua rencana itu berjalan sesuai jadwal, peluncuran pekan depan bisa menjadi salah satu momen paling jelas bahwa Windows sedang memasuki fase baru. Pasar PC kini menunggu apakah kolaborasi Microsoft dan Nvidia benar-benar mampu memberi warna baru pada persaingan yang selama ini didominasi Qualcomm, Intel, dan AMD.





