MPV Listrik Rp990 Jutaan Ini Bikin Alphard Terasa Di Atas Kertas, X9 Siap Menantang Kelas Premium

XPeng X9 langsung menarik perhatian karena membawa paket MPV listrik premium dengan harga yang masih berada di bawah Toyota Alphard. Di pasar Indonesia, model ini diposisikan sebagai pilihan baru untuk pembeli yang menginginkan kabin besar, teknologi tinggi, dan tampilan yang lebih futuristis.

Per Mei 2026, XPeng X9 dijual dalam tiga varian dengan banderol OTR Jakarta mulai Rp990.000.000. Varian Standard Range Pro dipasarkan pada harga tersebut, lalu Long Range Pro berada di kisaran Rp1.059.000.000 hingga Rp1,17 miliar, sedangkan Long Range Pro+ ada di rentang Rp1.099.000.000 hingga Rp1,21 miliar.

Posisi harga yang menekan pasar MPV premium

Dengan struktur harga itu, X9 masuk ke wilayah yang selama ini identik dengan mobil mewah bermesin konvensional atau hybrid. Toyota Alphard masih menjadi tolok ukur utama di segmen ini, dengan kisaran harga Rp1,4 miliar sampai Rp1,7 miliar.

Selisih itu membuat XPeng X9 terlihat lebih agresif sebagai penantang. Di sisi lain, Denza D9 juga hadir sebagai opsi listrik mewah, sehingga pasar MPV premium semakin padat dan kompetitif.

Kabin besar untuk kebutuhan penumpang kelas atas

XPeng X9 hadir sebagai MPV listrik 7-seater dengan ukuran bodi yang besar. Mobil ini memiliki panjang 5.293 mm, lebar 1.988 mm, tinggi 1.785 mm, dan wheelbase 3.160 mm.

Ruang bagasinya diklaim mencapai 755 liter. Kombinasi kabin lapang dan bagasi besar membuat X9 cocok untuk keluarga besar atau pengguna yang membutuhkan ruang fleksibel untuk perjalanan jauh.

Fokus pada kenyamanan dan fitur kabin

Bagian interior X9 diarahkan ke kenyamanan penumpang. Mobil ini dibekali captain seat elektrik, panoramic glass roof, pintu geser elektrik, air suspension pintar, dan sistem audio premium 27 speaker.

Susunan fitur tersebut memberi kesan bahwa X9 tidak sekadar mengejar status mobil listrik. XPeng tampaknya juga ingin menempatkannya sebagai MPV mewah yang serius memanjakan penumpang.

Teknologi listrik 800V dan pilihan tenaga

Di balik bodinya, XPeng X9 memakai platform listrik 800V dengan pilihan baterai LFP dan NMC. Varian standar membawa motor listrik 315 hp dengan torsi 450 Nm, sedangkan versi AWD Performance bisa menghasilkan tenaga hingga 503 hp.

Klaim performanya mencakup torsi 450 Nm hingga 640 Nm, akselerasi 0-100 km/jam dalam 5,7 hingga 8,2 detik, serta kecepatan maksimum 200 km/jam. Kapasitas baterainya berada di rentang 84,5 kWh sampai 110 kWh.

Jarak tempuh dan pengisian cepat jadi nilai jual

XPeng menyebut jarak tempuh X9 bisa mencapai 740 km berdasarkan siklus CLTC. Untuk kelas MPV listrik besar, angka ini menjadi salah satu daya tarik utama karena memberi ruang pakai yang lebih panjang untuk mobilitas harian maupun perjalanan luar kota.

Kemampuan fast charging 800V juga memperkuat posisinya. Pada beberapa varian, pengisian dari 10 persen ke 80 persen diklaim hanya memakan waktu sekitar 12 menit.

Bersaing dengan pendekatan yang berbeda

Peta persaingan X9 menarik karena tiap model punya karakter yang tidak sama. XPeng X9 mengandalkan desain aerodinamis dan sporty, Toyota Alphard bermain di ranah elegansi dan kenyamanan penumpang, sedangkan Denza D9 menonjol lewat nilai fitur di segmen listrik mewah.

Perbedaan penggerak juga jelas terlihat. XPeng X9 dan Denza D9 sama-sama full listrik, sementara Alphard masih memakai teknologi hybrid.

Bantuan berkendara dan kabin cerdas

XPeng X9 juga dilengkapi XPILOT Advanced Driver Assistance System, automatic parking assist, rear wheel steering, dan AI cockpit dengan chip XPeng Turing. Paket ini memperkuat citranya sebagai MPV besar yang tidak hanya mewah, tetapi juga sarat teknologi.

Di komunitas otomotif dan pengguna EV global, dua hal yang paling sering disorot dari model ini adalah kabin yang luas dan pengisian cepat. Dua karakter itu ikut menjelaskan mengapa XPeng X9 mulai dianggap sebagai ancaman serius di kelas MPV premium listrik.

Source: moladin.com

Baca Juga

Back to top button