Keputusan Carlo Ancelotti untuk menyusun lini depan Brasil langsung memunculkan sorotan, terutama karena Joao Pedro justru tersisih dari daftar pemain. Padahal, penyerang Chelsea itu datang dengan modal performa klub yang tergolong kuat dan sempat masuk dalam bayangan sebagai salah satu opsi utama Selecao.
Brasil memilih membawa sembilan nama untuk sektor serang, dan pilihan itu menunjukkan betapa ketatnya persaingan di tim nasional. Vinicius Jr., Raphinha, Matheus Cunha, Luiz Henrique, Igor Thiago, Endrick, Martinelli, Rayan, dan Neymar masuk dalam rombongan yang disiapkan Ancelotti untuk kebutuhan turnamen.
Masuknya banyak nama besar membuat ruang untuk Joao Pedro semakin sempit. Situasi itu terasa menarik karena sebelumnya ia sempat mendapat kesempatan tampil dalam laga uji coba melawan Prancis pada akhir Maret dan menghadapi Kroasia pada awal April.
Di level klub, Joao Pedro sebenarnya punya catatan yang cukup meyakinkan bersama Chelsea. Mantan pemain Watford dan Brighton & Hove Albion itu membukukan 15 gol dan delapan asis dari 34 laga, dengan keterlibatan langsung dalam 23 gol.
Namun, kontribusi tersebut belum cukup untuk mengubah pilihan Ancelotti. Salah satu pertimbangan yang ikut membayangi adalah catatan Joao Pedro bersama Brasil yang masih minim, karena ia belum mencetak gol dalam delapan penampilan untuk Selecao.
Joao Pedro sendiri merespons pencoretan itu melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyampaikan bahwa dirinya sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tetap harus menerima kenyataan bahwa mimpi membela Brasil di Piala Dunia kali ini belum terwujud.
Dalam unggahannya, Joao Pedro juga menggambarkan bahwa rasa senang dan kecewa adalah bagian dari sepakbola. Setelah itu, ia menegaskan akan tetap mendukung Brasil sebagai penggemar biasa dan berharap tim tersebut bisa membawa pulang gelar keenam.
Brasil kini tetap melangkah ke Piala Dunia 2026 dengan target besar di depan mata. Mereka berada di Grup C bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia, sehingga absennya Joao Pedro ikut menambah perhatian terhadap komposisi skuad yang dipilih Ancelotti.





