Pasar MacBook bekas di 2026 justru tampil lebih agresif dibanding laptop murah baru Apple. Saat MacBook Neo hadir di harga $599, empat model lama di pasar barang bekas menawarkan kombinasi harga yang lebih rendah, fitur yang masih kuat, dan nilai pakai yang sulit diabaikan.
Yang menarik, pilihan-pilihan ini tidak sekadar lebih murah. Beberapa di antaranya masih membawa baterai yang awet, layar yang lebih baik, RAM lebih besar, hingga penyimpanan yang jauh lebih lega daripada Neo.
M1 MacBook Air: titik masuk paling murah
Di antara semua opsi, M1 MacBook Air menjadi yang paling ramah di kantong. Salah satu unit bekas dengan 8GB RAM dan 512GB storage disebut berada di kisaran $380, angka yang hampir setengah dari harga MacBook Neo versi 512GB.
Model ini memang masih memakai desain lama tanpa notch cutout, MagSafe, dan webcam yang lebih baik. Namun, reputasinya sebagai laptop dengan daya tahan baterai yang sangat awet tetap membuatnya menarik untuk kebutuhan harian.
Untuk browsing, presentasi, editing ringan, dan tugas sekolah, chip M1 masih sangat relevan di 2026. Pembeli juga tetap perlu memperhatikan kondisi unit, termasuk kemungkinan laptop datang tanpa charger yang layak.
M2 MacBook Air: lawan terdekat dengan paket lebih segar
Jika ingin mendekati kelas Neo tetapi tetap mencari nilai lebih, M2 MacBook Air menjadi penantang yang sulit dilewatkan. Salah satu unit bekas disebut dijual sekitar $590 dengan konfigurasi 8GB RAM dan 256GB storage, jadi posisinya sangat dekat dengan harga Neo.
Di atas kertas, spesifikasinya memang mirip. Namun, perangkat ini tetap unggul lewat layar yang lebih baik, prosesor yang lebih kuat, dan baterai yang lebih tahan lama.
Apple menyebut M2 MacBook Air 40% lebih cepat dari M1 untuk beban kerja berat seperti editing Final Cut Pro, serta 20% lebih cepat saat menerapkan filter dan efek di Adobe Photoshop. Laptop ini juga membawa layar Retina 13,6 inci, kamera FaceTime HD 1080p, speaker yang lebih baik, MagSafe, dua port Thunderbolt, jack headphone 3,5 mm, Touch ID, dan daya tahan hingga 18 jam.
M1 Pro MacBook Pro: naik kelas tanpa lonjakan harga yang terlalu jauh
Bagi pengguna yang membutuhkan performa lebih serius, M1 Pro MacBook Pro menawarkan langkah naik yang terasa jelas. Versi 16 inci disebut bisa ditemukan sekitar $670, masih di bawah harga MacBook Neo 512GB.
Model ini membawa 16GB RAM dan SSD 512GB, jadi kapasitas memorinya dua kali lipat dari Neo. Selain itu, storage-nya juga lebih cepat, sementara sisi visual dan pengalaman pakainya ikut terdongkrak oleh layar mini LED, desain yang lebih premium, MagSafe, speaker yang sangat baik, serta daya tahan baterai yang tetap impresif.
Dalam penggunaan sehari-hari, laptop ini masih sanggup membuka banyak aplikasi sekaligus dan menangani video editing tanpa melambat. Ukuran 16 inci juga membantu aliran udara lebih baik, sehingga performanya lebih nyaman dipertahankan.
M1 MacBook Pro: pilihan kuat untuk yang mengejar ruang simpan besar
Nama lain yang masih sangat kompetitif adalah M1 MacBook Pro. Di eBay, model ini disebut tersedia dengan 1TB storage dan 16GB RAM seharga $599, setara dengan MacBook Neo tetapi dengan kapasitas internal yang jauh lebih besar.
Keberadaan Touch Bar menjadi pembeda yang masih melekat pada model ini. Walau desainnya masih lama dan belum membawa mini LED display, MagSafe, atau penyempurnaan lain seperti pada lini M1 Pro, paketnya tetap menarik untuk pengguna yang butuh ruang penyimpanan besar.
Kehadiran kipas internal juga membantu M1 bekerja lebih cepat karena pendinginan yang lebih baik. Bahkan jika unit dengan spesifikasi persis itu sulit ditemukan, setiap MacBook Pro M1 tetap bisa menjadi upgrade menarik di atas Neo.
Pilihan-pilihan tersebut menunjukkan bahwa pasar bekas masih punya ruang besar untuk pembeli yang tidak ingin membayar harga baru. Di kelas MacBook berbasis Apple Silicon, empat model ini masih menawarkan keseimbangan yang kuat antara harga, performa, dan fitur yang relevan untuk 2026.





