Lenovo tampaknya ingin membuat laptop convertible 15 inci terasa lebih menarik tanpa harus mengorbankan aspek yang biasanya jadi kompromi. IdeaPad 5i 2-in-1 15IPH11 hadir dengan kombinasi yang tidak sering ditemui di kelasnya, yaitu panel OLED 165 Hz dan baterai hingga 84 Wh.
Di segmen 2-in-1 berukuran besar, banyak perangkat masih bermain aman dengan panel standar dan kapasitas daya yang lebih biasa. Lenovo justru memberi ruang lebih besar untuk pengalaman yang terasa premium, terutama bagi pengguna yang menginginkan satu perangkat untuk kerja, hiburan, dan mobilitas harian.
Dua pilihan layar dengan karakter berbeda
Model ini tersedia dalam dua konfigurasi layar yang jelas punya target penggunaan berbeda. Opsi pertama memakai panel IPS 1200p 60 Hz dengan kecerahan 400 nit, sedangkan opsi kedua mengandalkan panel OLED 1600p 165 Hz dengan kecerahan 500 nit.
Varian OLED menjadi sorotan utama karena bukan hanya lebih cepat, tetapi juga menawarkan kualitas tampilan yang lebih tinggi. Lenovo menyebut panel tersebut memiliki cakupan 100% DCI-P3, sementara panel IPS berada di level 45% NTSC.
Bagi pengguna yang sering menikmati konten visual, perbedaan ini akan terasa sejak awal. Pada laptop convertible 15 inci, pilihan panel seperti ini membuat IdeaPad 5i 2-in-1 15IPH11 terlihat lebih jarang ditemui dibanding konfigurasi yang biasanya lebih umum di pasar.
Mesin yang tetap memberi ruang untuk upgrade
Selain layar, Lenovo juga memberi perhatian pada sisi fleksibilitas internal. IdeaPad 5i 2-in-1 15IPH11 dibekali RAM DDR5-5600 sebesar 16 GB atau 32 GB dalam mode dual-channel.
Penyimpanan juga tidak dibuat tertutup. Laptop ini menyediakan dua slot M.2 2242, dan salah satunya sudah terisi SSD bawaan dari Lenovo.
Skema seperti ini memberi pengguna peluang untuk menambah kapasitas tanpa harus mengganti perangkat. Untuk kebutuhan menyimpan file kerja, materi belajar, atau proyek kreatif, pendekatan tersebut menjadi nilai tambah yang cukup besar.
Baterai besar untuk mobilitas yang lebih panjang
Lenovo menawarkan dua pilihan baterai, yakni 60 Wh dan 84 Wh. Opsi 84 Wh menjadi konfigurasi paling menarik bagi pengguna yang sering berpindah tempat dan ingin lebih jarang mencari colokan.
Kapasitas itu juga membuat varian tertinggi perangkat ini terasa lebih premium. Saat dipadukan dengan panel OLED 1600p, laptop ini bergerak ke arah perangkat convertible yang bukan hanya fleksibel, tetapi juga lebih siap dipakai dalam sesi kerja panjang.
Di sisi lain, Lenovo tetap menyiapkan jalur yang lebih sederhana lewat kombinasi layar IPS dan baterai 60 Wh. Konfigurasi tersebut memberi pilihan awal yang lebih ringan dibanding varian paling tinggi.
Masuk ke kelas harga yang tidak murah
Di Inggris, harga awal perangkat ini berada di £1.190. Nilainya dapat naik hingga £1.860 jika dipasangkan dengan Core Ultra 7 355, RAM 32 GB, SSD 1 TB, layar OLED, dan konektivitas Wi-Fi 7.
Untuk pasar Eropa, harga awalnya berada di rentang €1.219 hingga €1.599 sebelum ditambah hardware yang lebih kuat. Lenovo juga mengarahkan calon pembeli untuk melihat situs resminya untuk detail lebih lanjut.
Dengan kombinasi layar OLED 165 Hz, baterai 84 Wh, serta dukungan upgrade RAM dan SSD, IdeaPad 5i 2-in-1 15IPH11 tampil sebagai salah satu convertible 15 inci yang paling fleksibel di lini Lenovo. Model ini mencoba memadukan fungsi kerja, hiburan, dan mobilitas dalam satu paket yang tetap memberi ruang pilihan bagi pengguna.
Source: www.notebookcheck.net




