Konvoi Juara Persib Bawa Lima Generasi, Bandung Siap Terjebak Macet Seharian

Puncak perayaan gelar Persib kali ini tidak hanya menampilkan piala, tetapi juga pertemuan lintas generasi dalam satu iring-iringan. Dari skuad juara terbaru hingga para penggawa era lama, Bandung akan menjadi ruang temu sejarah yang jarang terjadi dalam momen seperti ini.

Konvoi itu digelar saat Persib baru saja menutup musim sebagai juara BRI Liga 1 2025-2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara. Gelar tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Persib di Liga 1, sehingga arak-arakan di Bandung dipandang sebagai panggung besar untuk merayakan capaian itu bersama bobotoh.

Rute konvoi telah disiapkan melintasi sejumlah titik penting di pusat kota. Perjalanan dimulai dari Parkir Barat Gedung Sate dan berakhir di Gedung Merdeka, dengan jalur yang melewati Jalan Banda, RE Martadinata, Merdeka, dan Jalan Lembong sebelum bergerak ke Jalan Veteran, Simpang Lima, lalu Asia Afrika.

Iring-iringan dijadwalkan mulai bergerak pukul 07.00 WIB dan diperkirakan selesai pada siang hari. Jalur sepanjang sekitar 5 kilometer itu diperkirakan memakan waktu 3-4 jam, sehingga kepadatan di kawasan pusat kota sulit dihindari saat ribuan bobotoh turun menyambut tim kebanggaan mereka.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan rute tersebut sengaja melewati sejumlah titik bersejarah Bandung. Jalur itu mencakup patung sepak bola di Lembong, titik nol di Asia Afrika, dan Gedung Merdeka, yang membuat perayaan juara terasa kental dengan nuansa kota.

Erwan juga menilai panjang konvoi kali ini lebih jauh beberapa kilometer dibandingkan sebelumnya. Karena itu, ia mengingatkan bahwa kemacetan hampir pasti terjadi, meski ia berharap seluruh rangkaian tetap berjalan lancar.

Di barisan depan, kendaraan yang ditumpangi gubernur, manajer, dan tim ofisial Persib akan membuka perjalanan. Setelah itu, lima bus berisi pemain dari lima era juara akan mengikuti, menjadikan arak-arakan ini lebih dari sekadar selebrasi trofi.

Urutan bus dimulai dari skuad juara 2025-2026, lalu 2024-2025, 2023-2024, disusul pemain juara 2014, dan ditutup para juara 1994-1995. Susunan ini mempertemukan lima generasi juara dalam satu konvoi yang tidak hanya merayakan hasil musim ini, tetapi juga menghubungkan perjalanan panjang Persib di Bandung.

Setibanya di Gedung Merdeka, seluruh pemain juara 2025-2026 akan mengangkat piala. Prosesi itu akan dilakukan di atas jembatan penyeberangan yang berjarak sekitar 100 meter dari Gedung Merdeka, sehingga titik akhir konvoi tetap menjadi pusat perhatian bobotoh.

Erwan meminta bobotoh memberi ruang bagi rombongan dan sementara menjauhi pusat kota agar arak-arakan berjalan tertib. Ia juga menegaskan agar tidak ada razia atau pencegatan terhadap kendaraan dari luar daerah, karena pesta kemenangan ini menurutnya harus tetap menjadi milik semua kalangan.

Kapten Persib Marc Klok ikut menyatakan keyakinannya bahwa konvoi akan berlangsung aman. Ia menilai prosesi penganugerahan gelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (23/5/2026) sudah berjalan tertib, tanpa ada pendukung yang turun ke lapangan seperti tahun lalu.

Klok menyampaikan terima kasih atas dukungan yang terus mengalir di dalam dan luar lapangan. Ia menegaskan bahwa gelar juara ini dipersembahkan untuk bobotoh, Bandung, Jawa Barat, dan semua orang yang berhati biru.

Source: www.kompas.id
Exit mobile version