Izin Kerja Tim Geypens Sempat Tersendat, FC Emmen Akhirnya Pulihkan Langkah Bek Muda Itu

Kasus paspor yang menimpa Tim Geypens menunjukkan bahwa urusan administratif bisa berdampak jauh lebih besar daripada sekadar dokumen kerja. Di FC Emmen, masalah itu sempat membuat aktivitas bek muda Timnas Indonesia tersebut terhenti dan memunculkan penilaian keras dari Direktur Teknik klub, Nico Haak.

Haak menyebut kondisi yang dialami Geypens membuat hidup sang pemain terasa “hancur” karena persoalan itu datang bukan dari kemauannya sendiri. Dalam pandangan klub, beban yang timbul tidak hanya mengganggu karier, tetapi juga menekan sisi mental pemain berusia 20 tahun itu.

Dampak paspor terhadap karier Geypens

Masalah ini bermula saat paspor Belanda milik Geypens hilang setelah proses naturalisasi. Akibatnya, status legal untuk bekerja sebagai pesepak bola di Belanda ikut terganggu dan FC Emmen harus menghentikan keterlibatannya dari agenda pertandingan resmi sejak 25 Maret karena izin belum selesai.

Situasi tersebut membuat Geypens berada dalam masa sulit, karena kesempatan bermain dan ritme karier profesionalnya ikut terputus. Untuk pemain muda yang sedang berkembang, hambatan seperti ini jelas bisa memengaruhi kepastian kerja dan proses menuju level yang lebih stabil.

FC Emmen akhirnya mendapat jalan keluar

Setelah melewati proses birokrasi yang cukup rumit, FC Emmen kemudian menemukan solusi. Klub mengumumkan lewat platform X bahwa dokumen legal Geypens sudah sah dan ia dapat kembali bekerja sebagai pesepak bola di Belanda.

FC Emmen juga menjelaskan bahwa izin tinggal sementara itu berlaku hingga 2031 dengan opsi perpanjangan. Dengan status tersebut, Geypens kembali memiliki dasar legal untuk melanjutkan aktivitas sepak bola profesionalnya.

Masalah serupa juga dialami pemain lain

Kasus yang menimpa Geypens ternyata bukan satu-satunya. Richonell Margaret asal Suriname dan Dean James, yang juga membela Timnas Indonesia, mengalami persoalan serupa saat memperkuat Go Ahead Eagles.

Keduanya kemudian memperoleh lampu hijau untuk kembali tampil pada akhir pekan setelah klub menyelesaikan status kependudukan mereka. Mereka bergantung pada skema penerimaan kembali atau izin tinggal kemanusiaan tidak sementara yang disiapkan bagi warga kelahiran dan keturunan Belanda yang secara teknis kehilangan kewarganegaraan Belanda setelah naturalisasi ke negara lain.

KNVB beri peringatan kepada klub

Federasi Sepak Bola Belanda atau KNVB sebelumnya sudah mengirim surat peringatan kepada klub-klub yang terdampak. KNVB menegaskan bahwa tanggung jawab untuk memastikan izin kerja pemain kini sepenuhnya berada di tangan masing-masing klub.

Di sisi lain, dewan kompetisi KNVB juga menolak mengulang pertandingan yang sempat melibatkan pemain dengan status ilegal. Keputusan itu sekaligus mematikan harapan NAC Breda yang sempat ingin kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dibatalkan karena masalah paspor tersebut.

Sengketa itu masih menunggu keputusan akhir yang mengikat secara hukum, sementara NAC Breda tidak punya banyak ruang untuk mengubah hasil yang sudah tercatat. Di tengah seluruh rangkaian masalah itu, FC Emmen kini berusaha memastikan Tim Geypens bisa kembali fokus ke lapangan tanpa gangguan administrasi yang sempat mengguncang masa depannya.

Source: www.suara.com
Exit mobile version