iPhone Lipat Pertama Apple Diperkirakan Tembus Rp 32 Juta, Face ID Dan Dynamic Island Tak Ikut Hadir

Bocoran terbaru soal iPhone lipat pertama Apple membuat perhatian publik tertuju bukan hanya pada harga, tetapi juga pada dua fitur yang justru tak ikut hadir. Perangkat ini disebut akan memakai nama iPhone Ultra, bukan iPhone Fold, dan posisinya diarahkan sebagai model paling mewah di lini baru Apple.

Jika rumor itu tepat, perangkat ini akan masuk ke kelas harga yang sangat tinggi. Banderolnya disebut bisa mencapai $2000, sekitar $500 lebih mahal dibanding iPhone 18 Pro Max, sehingga langsung menempatkannya di jajaran iPhone termahal yang pernah dijual Apple.

Nama baru untuk ponsel lipat Apple

Label iPhone Ultra kini disebut lebih kuat beredar dibanding nama iPhone Fold yang sebelumnya lebih sering muncul dalam bocoran. Pemilihan nama ini memberi sinyal bahwa Apple tidak sekadar menyiapkan ponsel lipat biasa, melainkan produk yang diposisikan sebagai perangkat paling premium di keluarga iPhone.

Gambaran itu juga sejalan dengan strategi lini iPhone yang kabarnya akan makin ramai. Apple disebut menyiapkan hingga enam model, yaitu iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, iPhone 18, iPhone 18e, iPhone Ultra, dan iPhone Air.

Waktu peluncuran yang tidak serempak

Susunan peluncurannya juga tidak dibuat bersamaan. iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Ultra dikabarkan hadir pada September, sementara iPhone Air, iPhone 18, dan iPhone 18e muncul lebih awal pada tahun berikutnya.

Pola ini menunjukkan Apple kemungkinan akan membagi pengenalan produk dalam dua gelombang. Dengan begitu, iPhone Ultra akan tetap menjadi sorotan utama karena masuk ke kelompok perangkat paling mahal dan paling eksklusif.

Harga mahal dan dampaknya di India

Angka $2000 menjadi pusat perhatian karena nilainya diperkirakan jauh di atas iPhone 18 Pro Max. Di India, harga perangkat ini diprediksi melampaui Rs 2 lakh dan bahkan bisa berada di atas Rs 2.25 lakh.

Selama ini Apple kerap memakai pendekatan yang mendekati rumus $1 setara Rs 100 untuk kategori perangkat tertentu. Namun, pola itu dinilai belum tentu berlaku untuk iPhone Ultra karena perangkat ini membawa inovasi yang lebih rumit, diproduksi dalam jumlah terbatas, dan kemungkinan hanya dibuat di satu lokasi, yakni China.

Desain lipat buku dan bodi yang lebih ringkas

Dari sisi bentuk, iPhone Ultra disebut mengusung desain lipat gaya buku. Bocoran dummy unit dan CAD yang beredar menunjukkan bodinya bisa lebih lebar daripada banyak ponsel lipat lain, termasuk Samsung Galaxy Z Fold 7, tetapi sedikit lebih pendek.

Proporsi itu membuat perangkat ini digambarkan terasa lebih ringkas dan menyerupai paspor. Apple juga dikabarkan memakai engsel berbahan liquid metal, dengan ketebalan sekitar 9.23mm saat dilipat, sehingga berpotensi menjadi salah satu ponsel lipat paling ramping di kelasnya.

Untuk pilihan warna, Macworld menyebut iPhone Ultra kemungkinan hadir dalam dua opsi, yaitu silver-white dan deep indigo. Pilihannya sederhana, tetapi tetap menegaskan posisi premium perangkat ini.

Layar, kamera, dan fitur yang absen

Di bagian layar, panel dalamnya disebut berukuran 7.8 inci, sedangkan layar luar 5.5 inci. Keduanya dikabarkan memakai teknologi Samsung M16 OLED.

Sektor kamera belakang disebut membawa dua kamera, masing-masing kamera utama 48MP dan kamera ultrawide 48MP. Modulnya dikatakan mengingatkan pada iPhone Air, namun tidak ada indikasi kehadiran kamera telefoto.

Untuk kamera depan, Apple disebut bisa menempatkan punch-hole di kedua layar dengan kamera selfie 18MP pada masing-masing panel. Di sisi lain, dua fitur ikonik iPhone modern justru disebut tidak hadir, yakni Face ID dan Dynamic Island.

Sebagai gantinya, Apple dikabarkan beralih ke Touch ID yang ditempatkan di sisi bodi. Kombinasi ini membuat iPhone Ultra tampil berbeda dari iPhone biasa, baik dalam cara membuka kunci perangkat maupun dalam tata letak layarnya.

Chip baru, baterai besar, dan eSIM

Di sektor performa, iPhone Ultra dikaitkan dengan chip A20 Pro yang dibangun dengan proses 2nm. Chip ini diperkirakan memberi peningkatan kinerja dan efisiensi dibanding A19 Pro, disertai RAM 12GB dan penyimpanan hingga 1TB.

Bagian daya juga ikut mencuri perhatian karena baterainya dirumorkan menjadi yang terbesar yang pernah dipasang pada iPhone. Kapasitas yang beredar berada di kisaran 5,400mAh hingga 5,800mAh.

Apple juga disebut akan menghapus slot SIM fisik sepenuhnya dan memakai eSIM di semua pasar. Langkah itu diyakini membantu memberi ruang internal lebih besar untuk desain perangkat lipat ini.

Pada sisi perangkat lunak dan kecerdasan buatan, model tersebut diperkirakan memanfaatkan Siri versi baru yang hadir bersama iOS 27. Jika seluruh bocoran ini benar, iPhone Ultra akan menjadi bukan hanya ponsel lipat pertama Apple, tetapi juga salah satu perubahan desain paling besar dalam sejarah lini iPhone.

Source: www.indiatoday.in

Baca Juga

Back to top button