Harga Switch 2 Makin Mahal di Beberapa Pasar, Target Penjualan Nintendo Justru Dipangkas

Harga Nintendo Switch 2 kini bergerak naik di sejumlah pasar besar, tetapi langkah itu muncul bersamaan dengan kabar yang lebih mengejutkan: Nintendo justru memperkirakan penjualan konsol ini akan melambat. Kombinasi dua sinyal tersebut membuat arah bisnis Switch 2 terlihat lebih hati-hati dibandingkan awal peluncurannya.

Di Amerika Serikat, harga baru ditetapkan menjadi $499.99 mulai 1 September, naik $50 dari harga sebelumnya. Kanada, Eropa, dan Jepang juga ikut terkena penyesuaian, meski jadwal penerapannya tidak seragam di semua wilayah.

Nintendo menjelaskan perubahan harga itu terjadi “in light of changes in market conditions” atau karena perubahan kondisi pasar. Di pasar Amerika Serikat, harga bergerak dari $449.99 menjadi $499.99, sementara Kanada naik CAD 50 dan Eropa bertambah €40.

Jepang menjadi wilayah pertama yang merasakan penyesuaian ini, dengan harga baru berlaku pada 25 Mei. Urutan waktu yang berbeda di tiap negara menunjukkan Nintendo tidak menerapkan kebijakan ini secara serentak di seluruh pasar utama.

Perubahan harga di Amerika Serikat paling mencuri perhatian karena pasar tersebut sering dianggap sebagai patokan penting untuk perangkat konsumen. Dengan banderol baru $499.99, posisi Switch 2 menjadi lebih jauh dari titik awal peluncurannya dibanding sebelumnya.

Di sisi penjualan, performa awal Switch 2 sebenarnya masih tergolong kuat. Dalam tahun fiskal penuh pertamanya sejak dijual, Nintendo mencatat 19.86 juta unit terjual.

Angka itu melampaui pencapaian Switch generasi pertama pada periode yang sama. Model original terjual 15.05 juta unit dalam tahun pertamanya, sehingga Switch 2 unggul sekitar 4.81 juta unit.

Namun, proyeksi berikutnya justru mengarah ke perlambatan. Nintendo memperkirakan penjualan Switch 2 pada tahun mendatang turun menjadi 16.5 juta unit.

Perkiraan yang lebih rendah ini menjadi menarik karena muncul saat harga perangkat naik di beberapa wilayah penting. Dalam kondisi seperti itu, daya tarik pembelian biasanya menjadi lebih selektif setelah fase awal peluncuran lewat.

Bagi konsumen, dampaknya paling terasa pada biaya awal untuk masuk ke ekosistem konsol ini. Bagi Nintendo, tantangannya adalah menjaga momentum penjualan di tengah harga yang lebih tinggi dan ekspektasi pasar yang ikut berubah.

Kombinasi antara kenaikan harga dan proyeksi penjualan yang menurun memberi gambaran bahwa Nintendo sedang menata ulang targetnya untuk fase berikut Switch 2. Perbedaan waktu penerapan di tiap wilayah juga membuat dinamika pasar tidak sama, dengan Jepang lebih dulu terdampak dan Amerika Serikat menyusul pada 1 September.

Source: www.gsmarena.com

Baca Juga

Back to top button