Grup B Memang Berat, 23 Skuad Final Timnas U-17 Indonesia Siap Hadapi Jepang hingga Qatar

Grup B langsung menempatkan Timnas Indonesia U-17 dalam situasi yang menuntut konsentrasi penuh. Jepang, China, dan Qatar sudah menunggu, sehingga setiap laga di fase awal Piala Asia U-17 akan punya bobot yang besar bagi Garuda Muda.

Di tengah tantangan itu, Kurniawan Dwi Yulianto telah merampungkan daftar 23 pemain yang akan dibawa ke Jeddah, Arab Saudi, untuk tampil pada ajang yang berlangsung pada 5 hingga 22 Mei. Komposisi akhir ini memperlihatkan bahwa Indonesia datang dengan persiapan yang mengarah pada duel-duel berintensitas tinggi sejak pertandingan pertama.

Tiga kiper untuk menjaga fondasi

Kurniawan menempatkan sektor penjaga gawang sebagai salah satu fondasi penting dalam skuadnya. Tiga nama dipilih untuk mengawal area terakhir, yaitu Noah Leo Duvert dari Bali United, Abdillah Ishak dari Persija, dan Mike Rajasa dari FC Utrecht.

Pilihan tersebut menunjukkan perhatian besar terhadap detail pertahanan, terutama karena lawan-lawan di Grup B dikenal memiliki kualitas serangan yang tajam. Dalam turnamen seperti ini, peran kiper bisa sangat menentukan ketika pertandingan berjalan ketat dan hanya ada sedikit ruang untuk melakukan kesalahan.

Kombinasi pemain dari dalam dan luar negeri

Komposisi skuad final juga menarik karena diisi pemain dari berbagai latar pembinaan. Ada pemain yang menimba pengalaman di akademi dan klub dalam negeri, tetapi ada pula yang datang dari luar Indonesia dan memberi warna berbeda bagi tim muda ini.

Nama-nama seperti Mathew Baker dari Melbourne City, Noah Pohan dari NAC, dan Mike Rajasa dari FC Utrecht menjadi bagian dari susunan akhir. Kehadiran mereka melengkapi pemain-pemain lain yang berasal dari klub-klub nasional dan menunjukkan bahwa Garuda Muda dibangun dari kombinasi jalur pembinaan yang beragam.

Deretan 23 pemain Timnas Indonesia U-17

Berikut daftar lengkap pemain yang dipilih untuk Piala Asia U-17:

  1. Noah Leo Duvert (Bali United)
  2. Abdillah Ishak (Persija)
  3. Mike Rajasa (FC Utrecht)
  4. Randu Aryo (Persik)
  5. Putu Ekayana (Bali United)
  6. Farik Rizqi (Adhiyaksa)
  7. Zidane Raditya (Persis)
  8. Mathew Baker (Melbourne City)
  9. Farrel Luckyta (PSS)
  10. Made Arbi (Bali United)
  11. Peres Akwila (Persija)
  12. Fardan Farras (Borneo FC)
  13. Girly Andrade (Persik)
  14. Chico Jericho (ASIOP)
  15. Keanu Senjaya (Bali United)
  16. Noah Pohan (NAC)
  17. Alfredo Naraya (Persebaya)
  18. Miraj Rizky (Adhiyaksa)
  19. Dava Yunna (Persebaya)
  20. Ridho (Persija)
  21. Ichiro Akbar (Persebaya)
  22. Sean Rahman (Persik)
  23. Fardan Ary (Adhiyaksa)

Susunan ini memperlihatkan sebaran pemain dari berbagai klub, baik yang berbasis di Indonesia maupun yang berasal dari luar negeri. Variasi tersebut memberi gambaran bahwa skuad final disusun untuk menghadapi kebutuhan teknis dan mental dalam fase grup yang sulit.

Lawan-lawan berat sudah menanti sejak awal

Indonesia akan memulai perjalanan di fase grup dengan menghadapi China pada 5 Mei. Setelah itu, Qatar menjadi lawan berikutnya empat hari kemudian, sebelum Jepang menutup rangkaian pertandingan grup pada 12 Mei.

Urutan laga tersebut membuat fase awal terasa sangat padat dan menuntut kesiapan penuh sejak menit pertama. China akan menjadi ujian pembuka, Qatar hadir sebagai lawan yang tak kalah merepotkan, lalu Jepang berpotensi menjadi partai yang sangat menentukan nasib Indonesia di turnamen ini.

Grup B disebut paling menuntut

Dengan isi grup seperti itu, Grup B pantas disebut sebagai tantangan terbesar bagi Garuda Muda. Setiap pertandingan mengharuskan pemain tampil disiplin, tajam, dan siap secara mental karena kesalahan kecil bisa langsung berdampak pada posisi di klasemen.

Timnas Indonesia U-17 datang ke Jeddah membawa skuad yang sudah final dan komposisi yang memadukan pengalaman dari beberapa lingkungan pembinaan. Dalam situasi seperti ini, kemampuan menjaga fokus dari laga pertama hingga laga terakhir akan menjadi faktor utama bagi peluang Indonesia di Piala Asia U-17.

Source: www.viva.co.id

Baca Juga

Back to top button