Fitur Zontes 150X Lebih Lengkap Dan Harganya Lebih Ramah, PCX160 Tetap Unggul Di Kehalusan

Harga yang lebih ramah sering membuat pembeli menoleh lebih dulu, tetapi di kelas skutik premium pilihan tidak berhenti di angka di atas kertas. Itulah posisi yang dihadirkan Zontes 150X saat berhadapan dengan Honda PCX160, karena keduanya sama-sama menawarkan paket modern dengan karakter yang tidak sama.

Pertarungan keduanya justru menarik saat dilihat dari kebutuhan harian. Zontes 150X datang dengan kesan futuristis dan fitur yang sangat padat, sedangkan PCX160 masih bertumpu pada rasa berkendara yang halus, nyaman, dan reputasi keawetan yang sudah lama melekat.

Zontes 150X bermain di sisi fitur dan harga

Zontes 150X memakai mesin 1 silinder 149,5cc SOHC 4-klep pendingin cairan. Tenaganya mencapai 17,7 hp pada 8.700 rpm dengan torsi 15,5 Nm pada 6.500 rpm, sehingga karakternya terasa responsif di putaran bawah-menengah.

Di jalan perkotaan, karakter itu membuatnya terasa aktif dan lincah. Bobot depan yang ringan juga membantu manuver harian berlangsung cepat dan tidak terasa kaku.

Daya tarik lain datang dari tampilannya yang agresif. Garis bodi tajam, windshield tinggi, dan aura matik bongsor membuat Zontes 150X terlihat menonjol di antara banyak skutik premium lain.

Fitur yang dibawa juga tergolong sangat lengkap untuk kelas 150cc. Zontes menyematkan panel TFT, keyless system, traction control, TPMS, dan konektivitas smartphone, sehingga kesan modern dan mewahnya terasa kuat.

Di Thailand, Zontes 150X dipasarkan dengan harga 74.800 baht atau sekitar Rp 40,9 jutaan. Dengan bekal itu, posisinya terasa menarik bagi pembeli yang mengejar nilai fitur besar tanpa harus masuk ke harga yang lebih tinggi.

PCX160 mengandalkan rasa berkendara yang matang

Honda PCX160 memakai mesin 1 silinder 157cc SOHC 4-klep eSP+ pendingin cairan. Outputnya berada di 15,8 hp pada 8.500 rpm dan torsi 14,7 Nm pada 6.500 rpm, sehingga secara angka masih di bawah Zontes 150X.

Meski demikian, PCX160 justru dikenal lewat karakter mesin yang halus dan efisien. Penyaluran tenaganya linear, sehingga cocok untuk commuting maupun cruising jarak menengah.

Kenyamanan menjadi nilai penting lain yang membuat PCX160 tetap kuat di pasar. Posisi duduknya rileks, joknya nyaman, dan handling-nya terasa stabil serta natural untuk pemakaian harian.

Suspensinya juga diarahkan ke sisi kenyamanan, bukan sensasi agresif. Hasilnya, rasa berkendara PCX160 cenderung refined dan matang, sesuai dengan citra maxi scooter yang dibangun Honda.

Dari sisi tampilan, PCX160 tetap mempertahankan siluet maxi scooter khas Honda. Pendekatannya lebih elegan daripada agresif, tetapi tetap rapi dan berkelas untuk penggunaan sehari-hari.

Kedua model sama-sama modern, tetapi prioritasnya berbeda

PCX160 juga tidak tertinggal dalam urusan fitur. Honda membekalinya dengan Honda Smart Key, HSTC traction control, ABS, USB charger, dan panel instrumen TFT baru, walau tipe paling murah masih memakai LCD digital.

Di titik ini, perbedaan utamanya menjadi lebih jelas. Zontes 150X menawarkan paket yang lebih murah, lebih penuh fitur, dan lebih mencolok secara visual, sementara PCX160 memilih pendekatan yang lebih tenang dan serba meyakinkan.

Untuk banyak pembeli, faktor pemakaian jangka panjang tetap jadi penentu. PCX160 unggul pada refinement, reliability, build quality yang terasa premium, serta biaya kepemilikan yang dinilai lebih aman.

Jaringan servis Honda di Thailand juga sangat kuat. Sparepart lebih mudah ditemukan dan resale value-nya stabil, sehingga PCX160 memberi rasa percaya diri lebih besar bagi pemilik yang memikirkan masa pakai panjang.

Sementara itu, Zontes 150X tetap punya daya tarik besar sebagai skutik premium futuristis. Selama pembeli lebih memprioritaskan tenaga puncak, kelengkapan fitur, dan harga yang terasa kompetitif, model ini menjadi alternatif yang sangat menggoda di kelasnya.

Source: ridertua.com

Baca Juga

Back to top button