Ferrari memilih jalur yang paling berani lewat Luce, karena mobil ini tidak hanya datang sebagai model baru, tetapi juga sebagai titik balik besar bagi merek Kuda Jingkrak. Untuk pertama kalinya, Maranello menghadirkan mobil listrik murni yang tetap dibangun dengan ambisi menjaga rasa berkendara khas Ferrari.
Langkah itu penting karena Ferrari tampak tidak ingin sekadar mengejar status mobil nol emisi. Di saat banyak pabrikan fokus pada elektrifikasi sebagai urusan efisiensi, Luce justru diarahkan untuk tetap memelihara emosi, karakter, dan performa yang selama ini melekat kuat pada nama Ferrari.
Lebih Praktis, Tapi Tetap Bernapas Grand Tourer
Perubahan paling mudah terlihat ada pada bodinya. Luce hadir sebagai Ferrari empat pintu dengan mekanisme coach doors atau suicide door, lalu disiapkan untuk 4 sampai 5 penumpang.
Format itu membuatnya terasa lebih akomodatif dibanding Ferrari pada umumnya. Namun, arah pengembangannya tidak dilepas dari cita rasa grand tourer, sehingga mobil ini tetap ditujukan untuk perjalanan jauh dengan pendekatan yang lebih emosional.
Kapasitas bagasinya juga menunjukkan pergeseran itu. Luce menawarkan ruang hingga 600 liter, yang menempatkannya bukan hanya sebagai mobil performa tinggi, tetapi juga sebagai grand tourer listrik yang lebih praktis.
Ferrari Tidak Mau Kehilangan Suara dan Sensasi
Salah satu tantangan terbesar mobil listrik adalah karakter yang terlalu senyap. Ferrari menjawab hal itu dengan teknologi umpan balik suara elektro-mekanis eksklusif yang dirancang menyerupai getaran gitar listrik.
Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa elektrifikasi bagi Ferrari bukan hanya soal mengganti mesin pembakaran dengan motor listrik. Yang lebih penting adalah menjaga hubungan emosional antara pengemudi dan mobil, terutama ketika suara dan getaran menjadi bagian dari pengalaman berkendara.
Di dalam kabin, nuansa premium dibuat lebih tenang, tetapi orientasi pengemudi tidak dihilangkan. Ferrari tetap memasang tombol fisik bergaya analog di kokpit agar interaksi dengan mobil terasa akrab dan terarah.
Empat Motor Listrik, Performa Tetap Agresif
Dari sisi teknis, Luce membawa konfigurasi yang sangat serius untuk ukuran grand tourer listrik. Mobil ini memakai empat motor listrik independen, masing-masing ditempatkan di setiap roda.
Arsitektur quad-motor itu diperkirakan menghasilkan tenaga gabungan hingga 1.035 dk dan torsi puncak 990 Nm. Meski angka tersebut belum diverifikasi langsung oleh Ferrari, spesifikasi itu memberi gambaran betapa agresifnya arah pengembangan model ini.
Dengan dukungan sistem manajemen traksi canggih, Luce diklaim mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam 2,5 detik. Kecepatan puncaknya dibatasi secara elektronik pada 310 km/jam, sehingga performanya tetap berada di wilayah khas Ferrari meski sumber tenaganya kini listrik.
Baterai Besar, Jarak Tempuh Jauh
Ferrari juga memberi perhatian besar pada dinamika kendaraan. Paket baterai ditempatkan rendah untuk membantu menurunkan pusat gravitasi, keputusan yang penting untuk stabilitas dan handling.
Baterai yang digunakan memiliki kapasitas kotor 122 kWh. Dengan paket tersebut, Luce disebut mampu menempuh jarak hingga 530 kilometer berdasarkan siklus pengujian WLTP.
Untuk mendukung penggunaan jarak jauh, mobil ini memakai arsitektur kelistrikan 800V. Sistem itu sudah mendukung pengisian daya ultra-cepat hingga 350 kW, sehingga proses isi ulang bisa berlangsung lebih efisien.
Desain Futuristik dan Pengembangan Mandiri
Dari luar, Luce dipoles lewat arahan Centro Stile Ferrari dengan pendekatan yang sangat futuristik. Eksteriornya dibuat aerodinamis dan memiliki koefisien seret rendah, sesuatu yang penting untuk efisiensi sekaligus performa mobil listrik bertenaga besar.
Proporsi visualnya juga dibuat mencolok melalui pelek 23 inci di depan dan 24 inci di belakang. Ferrari memasangkan ban performa tinggi Pirelli P ZERO untuk menegaskan fokus mobil ini pada cengkeraman dan respons berkendara.
Ferrari menyebut banyak komponen penting dikembangkan secara mandiri. Pendekatan in-house itu mencakup berbagai elemen, termasuk suspensi aktif peredam getaran, agar karakter berkendara tetap terasa khas Ferrari meski seluruh tenaganya kini berasal dari listrik.
Di pasar Eropa, Luce disebut dibanderol mulai 550.000 Euro dan diproduksi secara terbatas. Dengan posisi seperti itu, Ferrari jelas ingin menjaga aura ultra-mewah sekaligus menandai babak baru tanpa meninggalkan identitas utamanya.
Source: kabaroto.com




