Pengelolaan arsip di Jawa Barat kembali mendapat sorotan setelah dua tingkat pemerintahan di provinsi ini sama-sama mengantongi penghargaan kearsipan. Capaian itu menunjukkan bahwa urusan arsip kini dipandang sebagai bagian penting dari tata kelola, bukan sekadar pekerjaan administrasi rutin.
Di tingkat provinsi, Pemprov Jawa Barat meraih dua pengakuan sekaligus dalam Anugerah Kearsipan 2026. Salah satunya adalah Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2026 pada Sistem Informasi Kearsipan Nasional dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional.
Penghargaan itu diterima langsung oleh Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan dari Kepala ANRI Mego Pinandito. Penghargaan kedua yang dibawa pulang Pemprov Jabar adalah Penghargaan Pengawasan Kearsipan Nasional 2025 dengan nilai 95,96.
Nilai tersebut menempatkan Jawa Barat dalam kategori AA atau “sangat memuaskan”. Pencapaian itu menjadi penanda bahwa pengelolaan arsip di provinsi ini berjalan pada level yang tinggi.
Erwan menilai penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa Jawa Barat terus berupaya menghormati dan menjaga jejak sejarah. Ia juga menekankan bahwa arsip memiliki peran yang lebih luas karena terkait dengan memori kolektif dan arah pembangunan.
“Arsip bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan kompas peradaban. Tanpa ingatan yang rapi, kita akan kehilangan arah,” ujar Erwan dalam rilis pers yang diterima Kompas.com.
Apresiasi untuk kerja pengelola arsip
Erwan turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Jawa Barat. Menurut dia, kerja keras Dispusipda Jabar berperan besar dalam menjaga dan mengelola arsip daerah.
Ia juga memberikan ucapan selamat kepada jajaran Dispusipda Jabar atas dedikasi dan kerja keras yang mereka tunjukkan. Penghargaan itu, kata Erwan, seharusnya menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Prestasi serupa di kabupaten
Tidak hanya pemerintah provinsi, daerah lain di Jawa Barat juga mencatat prestasi serupa. Kabupaten Purwakarta meraih Penghargaan Simpul Jaringan Teladan Nasional 2026 untuk klaster simpul jaringan kabupaten/kota.
Sementara itu, Kabupaten Bogor memperoleh Penghargaan Pengawasan Kearsipan Nasional 2026 dengan nilai 93,97 dan masuk kategori AA “sangat memuaskan”. Capaian dari provinsi hingga kabupaten ini memperlihatkan bahwa penguatan tata kelola arsip di Jawa Barat berjalan konsisten.
Di berbagai level pemerintahan, arsip diposisikan sebagai lebih dari sekadar dokumen lama. Arsip menjadi fondasi untuk menjaga ingatan institusi sekaligus memastikan layanan publik memiliki jejak yang tertata.
Source: biz.kompas.com