Samsung kembali menahan nilai promo untuk Galaxy S26 Ultra, dan perubahannya terasa jelas bagi pembeli yang membandingkan penawaran flagship tahun ini dengan generasi sebelumnya. Potongan harga memang masih ada, tetapi paket diskonnya tidak lagi selengkap dan semenarik Galaxy S25 Ultra pada periode yang sama tahun lalu.
Saat ini, Galaxy S26 Ultra mendapat potongan $200 untuk semua model penyimpanan. Harga awalnya turun menjadi $1,099.99 dari harga normal $1,299.99, sehingga tetap memberi ruang hemat bagi konsumen yang membidik perangkat kelas atas.
Bonus tambahan yang ikut menghilang
Perbedaan terbesar justru terlihat dari bonus pendamping. Galaxy S25 Ultra sebelumnya mendapat tiga bulan gratis Samsung Care Plus, sedangkan Galaxy S26 Ultra tidak lagi membawa fasilitas itu.
Program kode diskon “APP5” yang selama ini memberi potongan 5% saat pembelian lewat aplikasi Samsung Shop juga tidak lagi berlaku. Akibatnya, total nilai promo Galaxy S26 Ultra terasa lebih kecil meski potongan utamanya masih tergolong besar.
Nilai tukar tambah juga lebih rendah
Samsung juga menurunkan nilai trade-in untuk perangkat lama. Untuk Galaxy S22 Ultra, nilai tukar tambah yang tercantum adalah $260, lebih rendah dibanding $300 untuk Galaxy S21 Ultra pada 12 Mei 2025.
Pola serupa terlihat di lini Apple. iPhone 14 Pro mendapat nilai trade-in $214, sedangkan iPhone 13 Pro pada 12 Mei 2025 dihargai $250.
Tekanan biaya ikut membentuk strategi harga
Langkah Samsung ini tidak muncul di ruang hampa. Perusahaan disebut lebih berhati-hati memberi diskon karena krisis chip memori masih menekan margin keuntungan.
Di saat yang sama, Samsung juga menaikkan harga beberapa perangkat lain. Galaxy Z Fold 7 yang saat itu sudah berusia sembilan bulan ikut naik, begitu juga Galaxy Tab S11 Ultra varian 1TB yang bertambah $280.
Penawaran flagship tetap ada, tetapi ruangnya mengecil
Samsung masih mempertahankan insentif untuk lini flagship, namun ruang untuk memberi paket menarik kini lebih sempit. Sebelum Galaxy S26 series meluncur, bocoran juga sudah menyebut perusahaan akan lebih menahan promosi.
Perusahaan bahkan sempat menaikkan harga base Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus. Samsung juga sempat menghentikan sementara penawaran pre-order double storage, lalu menyesuaikan diskon dan trade-in untuk menutup kekurangan.
Tekanan harga diperkirakan belum cepat longgar
Kondisi ini diperkirakan belum akan segera berubah. IDC tidak memperkirakan harga memori stabil hingga akhir 2027.
Gartner juga memproyeksikan lonjakan gabungan harga DRAM dan SSD sebesar 130% pada akhir 2026. Selama tekanan itu bertahan, promo untuk Galaxy S26 Ultra kemungkinan akan tetap hemat di satu sisi, tetapi lebih pelit di sisi lain.





