Keunggulan efisiensi menjadi sorotan utama saat Changan memperkenalkan BlueCore Hybrid di ajang Beijing Auto Show atau Auto China 2026. Teknologi ini langsung dipasang pada dua model baru, yaitu sedan Eado generasi keempat dan SUV CS75 Plus, untuk memperlihatkan arah pengembangan elektrifikasi yang sedang dikejar perusahaan.
Daya tarik terbesar dari sistem tersebut ada pada klaim jarak tempuhnya yang mencapai 1.500 kilometer dengan sekali isi penuh. Angka itu muncul lewat kombinasi mesin efisien, sistem listrik berperforma tinggi, dan pengaturan tenaga berbasis kecerdasan buatan yang membantu kendaraan bekerja lebih hemat.
BlueCore Hybrid dan fondasi teknisnya
BlueCore Hybrid bukan nama yang muncul begitu saja di pameran tersebut. Changan menyebut teknologi ini sebagai pengembangan lanjutan dari sistem yang lebih dulu diperkenalkan pada 30 Maret lalu.
Di baliknya, BlueCore Hybrid berdiri di atas arsitektur iDE-H atau intelligent Deep Electrified Hybrid. Sistem ini dikembangkan selama enam tahun dan menggabungkan mesin konvensional dengan elektrifikasi yang dikendalikan kecerdasan buatan.
Zhao Fei, General Manager Changan Group, menegaskan bahwa pendekatan ini membuka arah baru bagi strategi hibrida perusahaan. Ia juga menilai kombinasi mesin dan elektrifikasi yang didukung sistem cerdas menjadi nilai utama dari teknologi tersebut.
Mesin, listrik, dan kontrol AI bekerja bersama
Pada sisi teknis, Changan menggunakan mesin injeksi langsung bertekanan tinggi 500 bar. Mesin itu dipadukan dengan tiga sistem listrik efisiensi tinggi agar performa tetap terjaga tanpa mengorbankan penghematan energi.
Pengaturan energinya juga dibantu teknologi kontrol AI berbasis cloud. Sistem ini bertugas mengelola distribusi tenaga secara otomatis supaya penggunaan bahan bakar bisa ditekan sejauh mungkin.
Hasil pengujian media menunjukkan Changan Eado generasi keempat mampu mencatat konsumsi bahan bakar minimum 1,6 liter per 100 kilometer. Untuk pemakaian harian rata-rata, angka konsumsi berada di kisaran 3,87 liter per 100 kilometer.
Klaim jarak tempuh dan pengembangan mandiri
Dengan efisiensi tersebut, Changan mengklaim mobil mampu melaju hingga 1.500 kilometer saat tangki terisi penuh. Klaim ini menjadi salah satu poin paling menonjol saat teknologi baru itu diperkenalkan ke publik.
Changan juga menyebut telah mengantongi sekitar 1.500 paten untuk teknologi inti yang menjadi dasar pengembangan sistem ini. Jumlah paten itu memperlihatkan upaya perusahaan untuk menjaga kendali atas komponen penting di lini hibrida mereka.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Changan tidak hanya ingin menjual teknologi, tetapi juga membangun fondasi mandiri untuk pengembangan produk berikutnya. Di pasar kendaraan elektrifikasi yang makin kompetitif, kepemilikan teknologi inti menjadi penopang penting bagi posisi perusahaan.
Uji ketahanan dilakukan sebelum tampil ke publik
Sebelum dibawa ke pameran, BlueCore Hybrid lebih dulu melewati pengujian dalam skala besar. Changan menyebut sistem ini telah menjalani 20.000 jam bench testing dan uji jalan sejauh 2 juta kilometer di berbagai medan.
Perusahaan juga menguji keamanan dalam kondisi ekstrem untuk menilai reliabilitas teknologinya. Salah satu simulasi yang disebut adalah peledakan ban pada kecepatan tinggi hingga 225 kilometer per jam.
Rangkaian pengujian itu memperlihatkan bahwa fokus Changan tidak berhenti pada efisiensi saja. Ketahanan dan keamanan juga ikut ditempatkan sebagai bagian penting dari pengembangan teknologi hibrida tersebut.
Dipakai pada Eado generasi keempat dan CS75 Plus
Pemasangan BlueCore Hybrid pada Eado generasi keempat dan CS75 Plus memberi sinyal bahwa Changan mulai memperluas penerapan sistem hibrida ke model andalannya. Kehadiran dua model itu sekaligus menunjukkan bahwa elektrifikasi tetap menjadi bagian besar dari strategi produk perusahaan.
Pengenalan di Beijing Auto Show 2026 semakin menegaskan bahwa Changan ingin mendorong penggunaan teknologi hibrida ke lebih banyak lini. Dengan kombinasi mesin efisien, dukungan AI, hasil uji yang panjang, dan klaim jarak tempuh 1.500 kilometer, perusahaan tampak ingin memperkuat posisinya di segmen hibrida global.





