Bentley Menyiapkan SUV Lebih Kompak Dari Bentayga, Jarak Tempuhnya Disebut Capai 640 Km Sekali Isi Daya

Bentley mulai memberi sinyal bahwa keluarga SUV-nya akan bertambah, dan arah barunya tampak mengarah ke model yang lebih kecil dari Bentayga. Langkah ini menarik perhatian karena model tersebut tidak hanya membawa status SUV mewah, tetapi juga diproyeksikan memakai teknologi listrik dengan jarak tempuh yang jauh.

Prototipe kendaraan utilitas itu sudah terlihat diuji di sirkuit Nurburgring, Jerman. Meski masih tertutup kamuflase, bentuk dasar bodi dan beberapa detail eksteriornya sudah cukup untuk memberi gambaran bahwa Bentley sedang menyiapkan SUV baru dengan pendekatan desain yang lebih modern.

Sinyal perubahan dari tampilan depan

Bagian muka prototipe ini langsung mencuri perhatian melalui lampu LED terpisah. Susunan itu mengingatkan pada pendekatan desain yang dipakai di Macan dan Cayenne Electric, namun tetap membawa nuansa Bentley lewat tampilan yang sekilas mendekati Bentley Batur.

Grille khas Bentley juga masih masuk dalam pembahasan. Elemen tersebut kemungkinan tetap hadir, tetapi fungsinya bisa bergeser dari sekadar membantu pendinginan menjadi bagian visual yang memperkuat identitas merek.

Pendinginan kabarnya akan lebih banyak ditangani saluran udara di bumper depan bawah. Konfigurasi seperti ini tidak hanya membantu menjaga suhu kerja, tetapi juga mendukung efisiensi aerodinamika.

Arah teknis menuju basis listrik

Untuk sisi teknis, arsitektur Premium Platform Electric atau PPE milik Volkswagen Group disebut sebagai kandidat paling masuk akal. Platform itu sudah dipakai sebagai dasar pengembangan model listrik lain di dalam grup.

Bentley juga disebut akan menggunakan baterai 113 kWh yang sama seperti Porsche Cayenne Electric. Dengan paket tersebut, jarak tempuhnya diklaim mampu mencapai 640 km dalam sekali pengisian penuh.

Tenaga yang disiapkan pun terdengar serius untuk sebuah SUV kompak mewah. Varian awal diperkirakan menghasilkan 402 hp, sementara versi tertinggi dapat mencapai 1.156 hp.

Posisi di bawah Bentayga

SUV baru ini akan ditempatkan di bawah Bentayga, sehingga dimensinya dipastikan lebih ringkas. Penempatan itu menunjukkan Bentley ingin menawarkan model yang tetap mewah, tetapi lebih kecil dan mungkin lebih mudah menjangkau konsumen baru.

Nama “Barnato” juga disebut sebagai kandidat untuk mobil ini. Julukan itu diambil dari Woolf Barnato, salah satu Bentley Boys sekaligus pemenang 24 Hours Le Mans, sehingga masih selaras dengan sejarah panjang merek Inggris tersebut.

Kehadiran model kedua di lini SUV memperlihatkan Bentley semakin serius membaca arah pasar yang bergerak ke kendaraan utilitas. Dengan desain yang lebih segar, basis listrik, dan tenaga besar, SUV baru ini berpotensi menjadi opsi lain bagi konsumen yang menginginkan Bentley dalam format yang lebih kompak daripada Bentayga.

Source: www.bincangbincangmobil.com

Baca Juga

Back to top button