Persaingan di Kejuaraan Nasional Turnamen Olahraga Domino Indonesia ORADO berubah menjadi sorotan besar karena dua provinsi mampu tampil paling menonjol di dua kategori berbeda. Bangka Belitung menguasai nomor Senior, sementara Sulawesi Selatan menegaskan dominasinya di kelas Junior lewat permainan yang lebih stabil.
Ajang yang berlangsung di JSI Resort Megamendung ini juga menarik perhatian karena total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp1 Miliar. Kehadiran peserta dari 38 provinsi membuat turnamen tersebut tidak hanya menjadi arena perebutan gelar, tetapi juga penanda bahwa domino mulai ditempatkan dalam pengelolaan yang lebih serius.
Kelas Junior milik Sulawesi Selatan
Di kategori Junior, Sulawesi Selatan tampil paling konsisten sejak pertandingan dimulai. Ritme permainan yang terjaga membuat mereka mampu bertahan di tekanan lawan hingga akhirnya berdiri di posisi teratas.
Hasil tersebut membawa Sulawesi Selatan pulang dengan hadiah Rp130 juta. Di belakang mereka, persaingan berlangsung ketat karena Sumatera Selatan B menempati posisi kedua dan meraih Rp65 juta.
Kalimantan Selatan menyusul di peringkat ketiga dengan hadiah Rp45 juta, sedangkan Sumatera Selatan berada di posisi keempat. Susunan hasil ini memperlihatkan bahwa level persaingan di Junior berjalan rapat dan menuntut ketenangan di setiap fase permainan.
Capaian Sulawesi Selatan juga memperkuat pandangan bahwa pembinaan yang teratur dapat menghasilkan prestasi di tingkat nasional. Domino dalam konteks ini tidak lagi sekadar hiburan santai, melainkan olahraga yang menuntut fokus dan konsentrasi tinggi.
Bangka Belitung tampil mengejutkan di Senior
Jika di Junior dominasi terlihat dari kestabilan Sulawesi Selatan, kategori Senior justru menghadirkan kejutan melalui kemenangan Bangka Belitung. Tim ini mampu memaksimalkan fase penentuan dan keluar sebagai juara pertama.
Bangka Belitung membawa pulang hadiah Rp220 juta setelah menuntaskan pertandingan penting dengan hasil efektif. Pencapaian ini terasa istimewa karena mereka tidak lebih dulu disebut sebagai unggulan utama sebelum turnamen dimulai.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa kompetisi di ORADO berlangsung terbuka. Selama mampu menjaga fokus dan konsistensi, setiap provinsi tetap punya peluang besar untuk bersaing sampai tahap akhir.
ORADO semakin dekat ke arah sport industry
Ketua Umum Pengurus Besar Olahraga Domino Indonesia, Yooky Tjahrial, mengatakan kejurnas ini diikuti perwakilan dari 38 provinsi. Ia menjelaskan bahwa proses menuju level nasional dilakukan secara berjenjang, mulai dari kabupaten hingga provinsi.
Yooky juga menegaskan arah pengembangan domino yang ingin dibawa ke ranah sport industry. Menurut dia, kemasan turnamen dibuat berbeda agar atlet mendapat penghargaan yang layak, termasuk fasilitas dan hadiah yang mampu menghadirkan suasana kompetisi yang lebih profesional.
“Kami ingin menjadikan domino ORADO sebagai sport industry,” ujar Yooky. Ia menambahkan bahwa domino bukan sekadar permainan keberuntungan, melainkan olahraga yang mengandalkan fokus, kerja sama, dan latihan rutin.
Pernyataan itu menjadi penegasan penting dari penyelenggaraan kejurnas ini karena ORADO ingin memperkuat domino sebagai olahraga prestasi. Arah tersebut juga menunjukkan keinginan agar domino berkembang tanpa bergantung pada praktik perjudian.
Para atlet membidik target yang lebih besar
Di balik perebutan gelar nasional, para atlet juga membawa ambisi lanjutan. Robi dari Sulawesi Selatan mengaku sudah mengenal domino sejak kecil dan terus berlatih untuk menjaga penampilan.
Dari sisi lain, Riski melihat peluang yang lebih luas bagi cabang ini. Ia berharap bisa menjadi atlet domino profesional dan menyaksikan olahraga tersebut tampil di panggung yang lebih besar.
Dari kubu Bangka Belitung, Afidy menilai kemenangan timnya tetap bernilai tinggi walaupun persiapan dilakukan dalam waktu yang tidak panjang. Ia menyebut hasil itu sebagai modal penting untuk mengejar target berikutnya.
“Target kami selanjutnya adalah SEA Games,” kata Afidy. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa domino mulai dipandang sebagai cabang yang memiliki jalur prestasi lebih jauh, bukan hanya sekadar turnamen lokal atau nasional.
PB ORADO masih terus mendorong pengesahan status domino agar bisa dipertandingkan secara resmi di Pekan Olahraga Nasional. Dengan hadiah total Rp1 Miliar, partisipasi 38 provinsi, dan fokus pada pembinaan atlet, Kejurnas ORADO 2026 memberi gambaran tentang arah baru domino yang makin dikelola dengan serius.
Source: www.viva.co.id